Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bunga Langka Bakhtari Mekar di Wilayah Perbatasan Utara Arab Saudi, Pertanda Apa?

Kompas.com, 5 April 2026, 22:01 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Tanaman liar musiman Bakhtari kembali tumbuh di wilayah perbatasan utara (Northern Border Province) seiring membaiknya kondisi iklim dan meningkatnya curah hujan.

Wilayah perbatasan utara atau Northern Border Province adalah provinsi yang terletak di ujung utara Kerajaan Saudi Arabia

Kemunculan ini menjadi indikator positif bagi pemulihan lingkungan gurun yang sebelumnya kering.

Baca juga: Apa Itu Side Hustle? Tren Baru Anak Muda Arab Saudi yang Ubah Cara Kerja dan Hidup

Perubahan cuaca tersebut mendorong pertumbuhan berbagai vegetasi alami yang memperkaya lanskap.

Fenomena ini juga memperlihatkan meningkatnya keanekaragaman hayati di kawasan tersebut, terutama saat musim semi.

Baca juga: Ribuan Sumur Kuno di Gurun Arab Saudi Jadi Bukti Kecerdikan Peradaban Masa Lalu

Dipicu Curah Hujan dan Iklim yang Membaik

Dilansir dari Saudi Gazette, Munculnya kembali tanaman Bakhtari tidak terlepas dari kondisi cuaca yang lebih mendukung dalam beberapa waktu terakhir.

Curah hujan yang meningkat memberikan kelembapan yang cukup bagi pertumbuhan tanaman liar musiman.

Situasi ini turut mempercepat regenerasi vegetasi di wilayah gurun, sekaligus menciptakan pemandangan alam yang lebih hijau dan hidup dibandingkan sebelumnya.

Karakteristik Tanaman Bakhtari

Secara ilmiah, tanaman Bakhtari dikenal sebagai Roemeria. Tanaman ini termasuk jenis herba tahunan, yaitu tumbuhan berpembuluh dengan batang lunak dan lentur.

Bakhtari mampu tumbuh di lingkungan gurun maupun semi-gurun yang memiliki kondisi ekstrem.

Kemampuannya beradaptasi terhadap keterbatasan air menjadikannya cocok hidup di wilayah dengan sumber daya air yang minim.

Tanaman ini termasuk dalam keluarga poppy dan memiliki ciri khas berupa bunga berwarna ungu cerah, biji halus, serta daun yang lembut.

Peran Penting Tanaman Bakhtari bagi Ekosistem

Selain memperindah lanskap, Bakhtari memiliki fungsi ekologis yang penting. Tanaman ini membantu menjaga kestabilan tanah dan berkontribusi terhadap keberlanjutan ekosistem lokal.

Keberadaannya juga mendukung keseimbangan lingkungan, terutama di wilayah gurun yang rentan terhadap degradasi tanah.

Dengan kondisi iklim yang masih mendukung, tanaman musiman seperti Bakhtari diperkirakan akan terus menyebar di kawasan tersebut.

Hal ini berpotensi meningkatkan daya tarik lingkungan sekaligus nilai wisata alam di wilayah utara.

Pertumbuhan vegetasi liar yang semakin luas dapat menciptakan lanskap yang lebih menarik bagi pengunjung.

Selain itu, kondisi ini juga menjadi bukti bahwa upaya pemulihan lingkungan mulai menunjukkan hasil positif.

Ke depan, keberlanjutan kondisi iklim yang stabil akan menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan tanaman musiman.

Dengan demikian, kawasan ini tidak hanya kaya secara ekologis, tetapi juga memiliki potensi ekonomi melalui sektor pariwisata alam.

Fenomena kemunculan Bakhtari menjadi pengingat bahwa perubahan kecil dalam iklim dapat membawa dampak besar bagi kehidupan lingkungan gurun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Bacaan Doa Minum Air Zamzam Lengkap: Adab, Manfaat, dan Keutamaannya
Bacaan Doa Minum Air Zamzam Lengkap: Adab, Manfaat, dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Ini Dzikir dan Doa Setelah Shalat Fardhu, Lengkap dari Istighfar hingga Tahlil
Ini Dzikir dan Doa Setelah Shalat Fardhu, Lengkap dari Istighfar hingga Tahlil
Doa dan Niat
5 Doa Sebelum TKA agar Ujian Lancar dan Mudah Mengingat Materi
5 Doa Sebelum TKA agar Ujian Lancar dan Mudah Mengingat Materi
Doa dan Niat
Kisah Sumur Zamzam Tak Pernah Kering Sejak 4.000 Tahun Silam
Kisah Sumur Zamzam Tak Pernah Kering Sejak 4.000 Tahun Silam
Aktual
Amalan Istighfar dan Al-Waqiah, Kunci Rezeki Lancar Berkah
Amalan Istighfar dan Al-Waqiah, Kunci Rezeki Lancar Berkah
Doa dan Niat
Pernyataan Lengkap Iran Permudah Kapal RI Lewati Selat Hormuz usai Dubesnya Temui MUI
Pernyataan Lengkap Iran Permudah Kapal RI Lewati Selat Hormuz usai Dubesnya Temui MUI
Aktual
Ini Tuntunan Shalat Jenazah dan Shalat Ghaib, dari Niat hingga Salam
Ini Tuntunan Shalat Jenazah dan Shalat Ghaib, dari Niat hingga Salam
Doa dan Niat
Bertemu Dubes Iran, MUI Ungkap Iran Akan Permudah Kapal RI Lewati Selat Hormuz
Bertemu Dubes Iran, MUI Ungkap Iran Akan Permudah Kapal RI Lewati Selat Hormuz
Aktual
Pertama di Dunia, Dokter Arab Saudi Sukses Operasi Hati dengan Robot dan Sayatan Super Kecil
Pertama di Dunia, Dokter Arab Saudi Sukses Operasi Hati dengan Robot dan Sayatan Super Kecil
Aktual
Mulai 11 Mei 2026, Arab Saudi–Rusia Bebas Visa: Warga Bisa Tinggal 90 Hari
Mulai 11 Mei 2026, Arab Saudi–Rusia Bebas Visa: Warga Bisa Tinggal 90 Hari
Aktual
Mendes Gandeng Baznas Tarik Zakat hingga Desa, Yandri: Dapat Duit dari Allah, Keluarkan Dong Zakat Mal
Mendes Gandeng Baznas Tarik Zakat hingga Desa, Yandri: Dapat Duit dari Allah, Keluarkan Dong Zakat Mal
Aktual
Kemenhaj Sulteng Pastikan 1.751 Jemaah Haji 2026 Siap Berangkat, Persiapan Capai 100 Persen
Kemenhaj Sulteng Pastikan 1.751 Jemaah Haji 2026 Siap Berangkat, Persiapan Capai 100 Persen
Aktual
158 Jemaah Haji 2026 Asal Bangka Selatan Siap Berangkat, Persiapan Capai 95 Persen
158 Jemaah Haji 2026 Asal Bangka Selatan Siap Berangkat, Persiapan Capai 95 Persen
Aktual
Asrama Haji Lampung Punya Dua Gedung Baru, Jemaah Haji 2026 Bisa Nikmati Fasilitas Modern
Asrama Haji Lampung Punya Dua Gedung Baru, Jemaah Haji 2026 Bisa Nikmati Fasilitas Modern
Aktual
Calon Jemaah Haji 2026 Asal Makassar Siap Berangkat, Mulai Masuk Asrama Haji Sudiang 21 April
Calon Jemaah Haji 2026 Asal Makassar Siap Berangkat, Mulai Masuk Asrama Haji Sudiang 21 April
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com