Editor
KOMPAS.com - Asrama Haji Kelas 1 Surabaya, Jawa Timur, memastikan kesiapan penuh menyambut jemaah haji kloter pertama pada 21 April 2026.
Jemaah asal Kabupaten Probolinggo dijadwalkan menjadi rombongan pertama yang masuk embarkasi sebelum terbang ke Tanah Suci pada 22 April 2026.
Persiapan dilakukan secara intensif untuk menjamin layanan optimal bagi calon jemaah.
Berbagai fasilitas dan layanan pendukung telah ditingkatkan guna menunjang kenyamanan selama masa transit.
Baca juga: Fasilitas Haji 2026 Ditingkatkan, Embarkasi Balikpapan Siap Layani Ribuan Jemaah
Pengelola Asrama Haji Surabaya menegaskan seluruh kesiapan teknis terus dimatangkan menjelang kedatangan jemaah.
Lokasi yang berada di kawasan Sukolilo tersebut menjadi salah satu titik penting pemberangkatan haji di Indonesia.
Jemaah dari Kabupaten Probolinggo akan menjadi kelompok pertama yang memasuki asrama sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.
Tahapan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian perjalanan ibadah haji.
Baca juga: Hukum Titip Doa ke Orang yang Berangkat Haji, Bolehkah dalam Islam? Ini Penjelasan Ulama
Pihak pengelola menghadirkan peningkatan fasilitas pada tiga gedung utama, yaitu Gedung Raudhoh, Sofa, dan Zam Zam. Seluruh gedung kini memiliki standar layanan yang diklaim setara hotel bintang tiga.
"Kasurnya empuk, ruangan nyaman hingga tersedia fasilitas air panas. Kami ingin memberikan layanan terbaik agar jemaah bisa beristirahat optimal," ujar Fentin Istifaiyah.
Saat ini, proses pembersihan dan perawatan fasilitas masih berlangsung untuk memastikan seluruh sarana siap digunakan.
Pengaturan kamar dilakukan guna menghindari kepadatan jemaah. Setiap kamar di gedung baru diisi maksimal tiga orang dengan tempat tidur terpisah.
Fasilitas kamar meliputi kamar mandi dalam dengan kloset duduk dan aliran air yang memadai.
Sementara itu, gedung lama tetap menggunakan pendingin ruangan dengan kapasitas empat orang per kamar tanpa tempat tidur susun.
Perawatan rutin seperti pengecatan ulang dan pengecekan atap juga dilakukan secara berkala.
Selain akomodasi, pengelola juga memastikan kebutuhan konsumsi dan kesehatan jemaah terpenuhi.
Setiap jemaah akan mendapatkan makan tiga kali sehari serta dua kali makanan ringan.
Layanan ini bertujuan menjaga kondisi fisik jemaah sebelum menjalani perjalanan panjang ke Tanah Suci.
Asrama juga siap menghadapi lonjakan kedatangan, dengan kapasitas hingga empat sampai lima kloter per hari.
Asrama Haji Sukolilo menjadi salah satu embarkasi terbesar di Indonesia. Fasilitas ini melayani jemaah dari Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur.
Setiap tahun, ribuan jemaah menjalani tahapan penting di lokasi ini, mulai dari pemeriksaan kesehatan akhir hingga pembagian dokumen perjalanan dan biaya hidup.
Peningkatan fasilitas menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam memberikan layanan terbaik, sejalan dengan program haji ramah lansia.
Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, Asrama Haji Surabaya menargetkan pelayanan yang aman, nyaman, dan terstandar bagi seluruh jemaah.
Kesiapan ini diharapkan mampu mendukung kelancaran proses pemberangkatan haji 2026, sekaligus meningkatkan pengalaman ibadah jemaah Indonesia sejak sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul "Embarkasi Surabaya Siapkan Layanan Mewah untuk Jemaah Haji 2026".
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang