Editor
KOMPAS.com-Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang berada di bawah pendudukan kembali dibuka bagi umat Muslim setelah sebelumnya ditutup selama beberapa pekan oleh otoritas Israel.
Pembukaan kembali ini terjadi setelah Israel mencabut pembatasan yang telah diberlakukan sejak 28 Februari, yang menyebabkan penutupan total salah satu situs paling suci dalam Islam.
Penutupan tersebut berlangsung di tengah aksi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, serta menjadi penutupan penuh yang belum pernah terjadi sejak awal pendudukan pada 1967.
Baca juga: Arab Saudi Kutuk Keras Penyerbuan Al-Aqsa oleh Menteri Israel
Ditulis Anadolu, masjid yang berada di kawasan Kota Tua itu dibuka kembali saat waktu fajar, Kamis (9/4/2026) sehingga ratusan Muslim Palestina dapat memasuki kompleks Al-Haram al-Sharif.
Saat gerbang dibuka bertepatan dengan azan Subuh, jemaah langsung memadati area tersebut, dengan sejumlah orang terlihat menangis dan melakukan sujud syukur di halaman masjid.
Ratusan umat Muslim kemudian melaksanakan shalat Subuh berjamaah, yang menjadi ibadah berjamaah pertama sejak penutupan berlangsung.
Selama masa penutupan, tidak ada pengecualian yang diberikan kepada umat Muslim, termasuk pada bulan Ramadhan maupun saat Idul Fitri.
Baca juga: Israel Tutup Masjid Al-Aqsa hingga Idul Fitri, Apakah Berpotensi Permanen?
Otoritas Israel hanya mengizinkan staf masjid serta pejabat Wakaf Islam Yerusalem untuk beribadah di lokasi tersebut, sementara warga Palestina lainnya diarahkan beribadah di masjid-masjid kecil di berbagai wilayah kota.
Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, juga sempat memasuki kompleks tersebut pada 6 April saat masjid masih dalam kondisi tertutup.
Selain Masjid Al-Aqsa, otoritas Israel juga menutup sejumlah tempat suci umat Kristen di Kota Tua, termasuk Gereja Makam Kudus, serta melarang jemaah menghadiri perayaan Paskah.
Gereja tersebut merupakan salah satu situs paling suci bagi umat Kristen di Yerusalem.
Pemerintah Israel sebelumnya memperpanjang status darurat hingga pertengahan April, namun tidak menjelaskan apakah penutupan Masjid Al-Aqsa akan berlangsung selama periode tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang