Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadwal Keberangkatan Haji 2026 Embarkasi Banjarmasin, 19 Kloter Berangkat Bertahap Mulai 23 April

Kompas.com, 16 April 2026, 19:36 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Banjarmasin untuk musim haji 1447 Hijriah dijadwalkan berlangsung mulai 23 April hingga 21 Mei 2026.

Sebanyak 19 kelompok terbang (kloter) akan diberangkatkan secara bertahap melalui Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru.

Setiap kloter dijadwalkan lebih dulu masuk Asrama Haji Banjarmasin sehari sebelum keberangkatan.

Seluruh proses disiapkan untuk memastikan kelancaran pelayanan jemaah dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Baca juga: Kisah Pasutri Penjual Gudeg di Sleman, Menabung Sejak 2009 hingga Bisa Berangkat Haji 2026

Jadwal Pemberangkatan Haji 2026 Embarkasi Banjarmasin

Berdasarkan jadwal resmi, kloter pertama (BDJ 01) akan masuk asrama pada 23 April 2026 pukul 10.00 Wita dan diberangkatkan ke Madinah pada 24 April 2026 dini hari.

Pola keberangkatan serupa berlaku untuk kloter berikutnya. Kloter 2 hingga kloter 7 dijadwalkan berangkat pada 25 April hingga 1 Mei 2026. Selanjutnya, kloter 8 sampai kloter 14 akan diberangkatkan pada 3 Mei hingga 12 Mei 2026.

Adapun kloter 15 hingga kloter 19 dijadwalkan berangkat pada 13 Mei hingga 21 Mei 2026.

Baca juga: Skema Haji 2026 Boyolali Berubah, Petugas Haji akan Fokus Layanan Umum dan Kesehatan

Seluruh penerbangan jemaah haji Embarkasi Banjarmasin dilayani maskapai Garuda Indonesia menggunakan pesawat Airbus A330-900 dengan registrasi T7-SRS.

Pesawat ini memiliki kapasitas hingga 360 tempat duduk dengan rute penerbangan langsung dari Banjarmasin menuju Madinah.

Setiap kloter akan membawa sekitar 350 hingga 360 jemaah. Para jemaah tersebut didampingi petugas kloter yang terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, serta tenaga kesehatan.

Jadwal Pemulangan Haji 2026 Embarkasi Banjarmasin

Untuk kepulangan, jemaah haji dijadwalkan kembali ke Tanah Air mulai 4 Juni hingga 1 Juli 2026.

Lebih lanjut, untuk jadwal setiap kloter akan menyesuaikan dengan gelombang pemulangan dari Arab Saudi.

Kesiapan Petugas Haji 2026

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammaf Syarifuddin, memastikan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji terus dimatangkan.

Salah satunya melalui pengukuhan petugas penyelenggara ibadah haji untuk Embarkasi Banjarmasin.

Ia menyebutkan bahwa petugas akan melayani jemaah dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Oleh karena itu, kondisi fisik dan kesehatan petugas menjadi faktor penting dalam mendukung pelayanan di lapangan.

“Petugas harus menjaga kesehatan dan fisik agar dapat memberikan pelayanan optimal kepada jemaah,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, secara umum persiapan penyelenggaraan haji tahun ini telah mencapai tahap maksimal.

Ia berharap seluruh proses berjalan lancar, baik saat pemberangkatan maupun pemulangan.

“Tentunya kita berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali dengan predikat haji mabrur,” katanya.

Jumlah Jemaah Haji 2026 Meningkat

Pada musim haji 2026, jumlah jemaah dari Embarkasi Banjarmasin mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Jika pada 2025 jumlah jemaah sekitar 3.500 orang, maka pada 2026 meningkat menjadi 5.187 orang.

Penambahan kuota tersebut merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat dalam pemerataan alokasi jemaah antarprovinsi.

Dengan peningkatan ini, Syarifuddin juga dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini.

Ia akan tergabung dalam kloter BDJ 19 atau kloter terakhir Embarkasi Banjarmasin.

Menu Konsumsi Jemaah Bernuansa Lokal

Selain kesiapan teknis, aspek pelayanan konsumsi juga menjadi perhatian. Menu makanan yang disiapkan untuk jemaah dirancang mengakomodasi cita rasa lokal.

Beberapa menu yang disiapkan antara lain nasi kuning, nasi uduk, hingga nasi balamak, dengan olahan lauk yang disesuaikan agar mudah dikonsumsi oleh berbagai kelompok usia.

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Jemaah "Haji Embarkasi Banjarmasin Masuk Asrama 23 April 2026, Cek Jadwal Keberangkatan Kloter Kalsel".

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar