Editor
KOMPAS.com - Pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Banjarmasin untuk musim haji 1447 Hijriah dijadwalkan berlangsung mulai 23 April hingga 21 Mei 2026.
Sebanyak 19 kelompok terbang (kloter) akan diberangkatkan secara bertahap melalui Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru.
Setiap kloter dijadwalkan lebih dulu masuk Asrama Haji Banjarmasin sehari sebelum keberangkatan.
Seluruh proses disiapkan untuk memastikan kelancaran pelayanan jemaah dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Baca juga: Kisah Pasutri Penjual Gudeg di Sleman, Menabung Sejak 2009 hingga Bisa Berangkat Haji 2026
Berdasarkan jadwal resmi, kloter pertama (BDJ 01) akan masuk asrama pada 23 April 2026 pukul 10.00 Wita dan diberangkatkan ke Madinah pada 24 April 2026 dini hari.
Pola keberangkatan serupa berlaku untuk kloter berikutnya. Kloter 2 hingga kloter 7 dijadwalkan berangkat pada 25 April hingga 1 Mei 2026. Selanjutnya, kloter 8 sampai kloter 14 akan diberangkatkan pada 3 Mei hingga 12 Mei 2026.
Adapun kloter 15 hingga kloter 19 dijadwalkan berangkat pada 13 Mei hingga 21 Mei 2026.
Baca juga: Skema Haji 2026 Boyolali Berubah, Petugas Haji akan Fokus Layanan Umum dan Kesehatan
Seluruh penerbangan jemaah haji Embarkasi Banjarmasin dilayani maskapai Garuda Indonesia menggunakan pesawat Airbus A330-900 dengan registrasi T7-SRS.
Pesawat ini memiliki kapasitas hingga 360 tempat duduk dengan rute penerbangan langsung dari Banjarmasin menuju Madinah.
Setiap kloter akan membawa sekitar 350 hingga 360 jemaah. Para jemaah tersebut didampingi petugas kloter yang terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, serta tenaga kesehatan.
Jadwal Pemulangan Haji 2026 Embarkasi Banjarmasin
Untuk kepulangan, jemaah haji dijadwalkan kembali ke Tanah Air mulai 4 Juni hingga 1 Juli 2026.
Lebih lanjut, untuk jadwal setiap kloter akan menyesuaikan dengan gelombang pemulangan dari Arab Saudi.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammaf Syarifuddin, memastikan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji terus dimatangkan.
Salah satunya melalui pengukuhan petugas penyelenggara ibadah haji untuk Embarkasi Banjarmasin.
Ia menyebutkan bahwa petugas akan melayani jemaah dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Oleh karena itu, kondisi fisik dan kesehatan petugas menjadi faktor penting dalam mendukung pelayanan di lapangan.
“Petugas harus menjaga kesehatan dan fisik agar dapat memberikan pelayanan optimal kepada jemaah,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Menurutnya, secara umum persiapan penyelenggaraan haji tahun ini telah mencapai tahap maksimal.
Ia berharap seluruh proses berjalan lancar, baik saat pemberangkatan maupun pemulangan.
“Tentunya kita berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali dengan predikat haji mabrur,” katanya.
Pada musim haji 2026, jumlah jemaah dari Embarkasi Banjarmasin mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Jika pada 2025 jumlah jemaah sekitar 3.500 orang, maka pada 2026 meningkat menjadi 5.187 orang.
Penambahan kuota tersebut merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat dalam pemerataan alokasi jemaah antarprovinsi.
Dengan peningkatan ini, Syarifuddin juga dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini.
Ia akan tergabung dalam kloter BDJ 19 atau kloter terakhir Embarkasi Banjarmasin.
Selain kesiapan teknis, aspek pelayanan konsumsi juga menjadi perhatian. Menu makanan yang disiapkan untuk jemaah dirancang mengakomodasi cita rasa lokal.
Beberapa menu yang disiapkan antara lain nasi kuning, nasi uduk, hingga nasi balamak, dengan olahan lauk yang disesuaikan agar mudah dikonsumsi oleh berbagai kelompok usia.
Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Jemaah "Haji Embarkasi Banjarmasin Masuk Asrama 23 April 2026, Cek Jadwal Keberangkatan Kloter Kalsel".
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang