Editor
KOMPAS.com — Upaya besar-besaran menghijaukan kawasan suci terus dilakukan Arab Saudi. Lebih dari 60.000 pohon telah ditanam di sekitar Makkah sebagai bagian dari strategi meningkatkan kenyamanan jemaah sekaligus mendorong keberlanjutan lingkungan.
Laporan Saudi Press Agency (SPA) menyebutkan, program ini dijalankan oleh Kidana Development Company, anak usaha dari Royal Commission for Makkah City and Holy Sites.
Dalam tahap terbaru, sebanyak 40.000 pohon ditanam, melengkapi lebih dari 20.000 pohon yang sudah lebih dulu ditanam pada fase sebelumnya.
Baca juga: 3 WNI Ditangkap Terkait Haji Ilegal, Saudi Sita Uang hingga ID Haji Palsu
Secara keseluruhan, program ini meningkatkan ruang hijau hingga tiga kali lipat dibanding musim haji tahun lalu.
Langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih sejuk dan nyaman bagi para jemaah, terutama saat suhu tinggi melanda kawasan tersebut selama musim haji.
Program penghijauan ini juga sejalan dengan visi besar Saudi Vision 2030 serta Saudi Green Initiative yang menekankan keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan di kawasan suci Islam.
Selain penanaman pohon, perhatian juga tertuju pada pengembangan Al-Mughmas Valley Park yang kini semakin dikenal sebagai destinasi ekowisata unggulan di Makkah.
Taman ini memiliki ekosistem khas gurun dan semi-gurun dengan berbagai jenis tanaman liar yang tahan terhadap suhu tinggi dan minim air.
Keanekaragaman hayati di kawasan ini juga mendukung kehidupan berbagai satwa seperti burung, serangga, hingga reptil.
Keberadaan Al-Mughmas Valley Park menjadi simbol komitmen Arab Saudi dalam mengembangkan ekowisata sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan pengunjung.
Baca juga: Saudi Rilis Discover Makkah, Cek Lokasi Bersejarah di Makkah Jadi Lebih Mudah
Kombinasi antara penghijauan skala besar dan pengembangan kawasan alami ini menunjukkan pendekatan terpadu Arab Saudi dalam menciptakan lingkungan yang lebih berkelanjutan—tidak hanya memperkaya pengalaman spiritual jemaah haji, tetapi juga membuka peluang wisata ramah lingkungan di masa depan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang