JEDDAH, KOMPAS.com- Senyum mengembang di wajah Fairuz Aisyah Fadhilah (18) setibanya di ruang tunggu haji Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi.
Saat ditemui oleh Kompas.com, Fairuz memutar kembali ingatannya saat mendaftar haji 13 tahun silam.
"Saat itu masih duduk di bangku TK. Saya masih ingat banget, pulang sekolah pakai jilbab pink dan daftar haji," kata perempuan yang tergabung dalam kloter 17 embarkasi Medan (KNO) itu, Senin (11/5/2026).
Baca juga: Jemaah Haji Asal Blora Pilih Hadiri Pemakaman Suami, Kemenag: Istri Tetap Bisa Berangkat Haji
Fairuz mengungkapkan, orangtua membantunya menunaikan rukun Islam kelima dengan mendaftarkan haji.
Fairuz yang mulanya tidak mengerti makna 'haji' saat usianya masih kecil, kini mulai memahami.
"Haji itu rukun Islam yang kelima, untuk menyempurnakan agama," katanya.
Baca juga: Jamaah Haji Aceh Kantongi Uang Saku Terbanyak di Tanah Suci, Terima Hingga Rp 12,5 Juta
Putri dari Frida Ramadhini Harahap (54) dan Zulfahmi Fithri (55) itu saat ini menimba ilmu di Institut Pertanian Bogor (IPB) semester dua.
Di sela kegiatan perkuliahan, Fairuz selalu menyempatkan untuk mengikuti kegiatan manasik sebagai persiapan ke Baitullah.
Untuk menunaikan ibadah haji, Fairuz mengungungkapkan telah mengurus dokumen dan perizinan dari kampusnya.
Sedangkan kegiatan manasik kebanyakan diikuti secara daring lantaran masih berkuliah.
Tak banyak orang yang memiliki kesempatan seperti Fairuz, berhaji pada usia muda bersama orangtua. Hal itu yang membuatnya tak henti mengucapkan rasa syukur.
Saat menjalankan ibadah haji pun, Fairuz memiliki doa yang ia tujukan pada orangtuanya. Antara lain, agar ayah ibunya panjang umur dan sehat selalu.
"Murah rezeki juga, terima kasih sudah mendaftarkan saya berhaji," kata dia haru.
Fairuz mengajak generasi muda mempersiapkan diri sejak dini agar bisa menunaikan panggilan Allah ke Tanah Suci.
Antara lain dengan mempersiapkan anggaran berhaji dan menjaga kesehatan fisik.
"Teman-teman yang fisiknya kuat, rezekinya ada, niatnya juga harus ditanamkan dan harus paham dari pondasinya, semoga semuanya berkesempatan daftar haji," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang