Penulis
KOMPAS.com-Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membagikan pengalamannya mengikuti Riyadh Competitiveness Forum atau RCF di Riyadh, Arab Saudi.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya @aniesbaswedan beberapa waktu lalu, Anies menyebut dirinya hadir sebagai anggota Dewan Penasihat Royal Commission for Riyadh City atau RCRC.
Forum tersebut mempertemukan para penasihat dari berbagai negara untuk berbagi pengalaman dan memberi masukan strategis bagi peningkatan daya saing Kota Riyadh.
Anies juga menyebut transformasi transportasi publik terintegrasi di Jakarta menjadi salah satu tolok ukur yang dipelajari Riyadh.
Baca juga: Band Metal Saudi “Dune” Bangkit Lagi, Scene Rock Riyadh Kini Makin Menggila
Anies mengatakan, selama tiga hari terakhir dirinya berada di Riyadh untuk berpartisipasi dalam Riyadh Competitiveness Forum.
Ia menyebut sejak tahun lalu mendapat amanah sebagai anggota Dewan Penasihat RCRC.
“Tiga hari terakhir di Riyadh, Arab Saudi, berpartisipasi dalam Riyadh Competitiveness Forum (RCF). Sejak tahun lalu ikut mendapat amanah sebagai anggota Dewan Penasihat dari Komisi Kerajaan untuk Kota Riyadh (RCRC - Royal Commission for Riyadh City),” tulis Anies dalam unggahannya.
Menurut Anies, anggota Dewan Penasihat RCRC berkumpul dalam forum tersebut untuk berbagi pengalaman dan memberikan masukan strategis.
Masukan itu diarahkan untuk mendukung peningkatan daya saing Kota Riyadh.
Baca juga: Arab Saudi Dirikan Universitas Seni di Riyadh, Buka Pendaftaran Mei 2026
Anies hadir di forum tersebut bersama Karsa City Lab.
Ia menyebut kegiatan itu menjadi ruang bertukar pikiran dengan sesama anggota dewan penasihat yang berasal dari berbagai negara.
“Kali ini, anggota dewan penasihat RCRC berkumpul dalam acara RCF untuk ikut berbagi pengalaman dan memberikan masukan strategis guna meningkatkan daya saing kota Riyadh,” tulisnya.
Anies mengatakan diskusi dalam forum tersebut berlangsung bersama tim pemerintah Kota Riyadh dan Kerajaan Arab Saudi.
“Datang bersama @karsa.citylab di sini, bertukar pikiran dengan sesama dewan penasihat yang berasal dari berbagai negara. Diskusi yang kaya ini dilakukan bersama dengan tim dari pemerintah kota Riyadh dan Kerajaan Arab Saudi,” tulis Anies.
Baca juga: Dingin Ekstrem Kembali Hantam Arab Saudi, Riyadh Terancam Beku
Dalam unggahan itu, Anies menyampaikan rasa senang dan hormat karena Riyadh menunjukkan semangat belajar dari kota-kota dunia.
Ia menyebut Jakarta menjadi salah satu tolok ukur yang dianggap berhasil melakukan transformasi transportasi publik terintegrasi.
“Senang dan terhormat bahwa Riyadh bersemangat belajar dari kota-kota dunia, dengan Jakarta sebagai salah satu tolok ukur yang dianggap sukses melakukan transformasi transportasi publik terintegrasi,” tulisnya.
Menurut Anies, hal tersebut menjadi salah satu wujud semangat Jakarta sebagai kota global.
“Inilah salah satu wujud semangat Jakarta sebagai kota global, tak hanya jadi tuan rumah di negeri sendiri tapi jadi tamu memesona di panggung dunia,” lanjutnya.
Anies juga menyinggung pentingnya mendorong lebih banyak kota di Indonesia agar naik kelas menjadi kota global.
Menurut dia, kota-kota di Indonesia perlu berkembang menjadi kota yang layak huni, ramah, dan nyaman bagi penghuni maupun pengunjung.
“Kita dorong sama-sama agar semakin banyak kota-kota di Indonesia yang naik kelas menjadi kota global, livable cities yang ramah dan nyaman bagi penghuni dan pengunjungnya, serta jadi teladan bagi kota-kota lain di dunia,” tulis Anies.
Keterlibatan Anies dalam forum tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pengalaman transformasi perkotaan di Indonesia, khususnya Jakarta, mulai mendapat perhatian dalam forum internasional.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang