Editor
KOMPAS.com - Kerajaan Arab Saudi memberangkatkan 42 warga negara Indonesia (WNI) untuk menunaikan ibadah haji secara gratis atas undangan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud.
Pelepasan calon haji ini dilaksanakan di Jakarta pada Selasa malam, 19 Mei, dengan jadwal kepulangan ke Tanah Air pada 3 Juni 2026.
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi, menyatakan bahwa program undangan tamu haji ini merupakan arahan langsung dari Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MbS). Program ini bertujuan memberikan kemudahan, pelayanan, serta fasilitas terbaik bagi para tokoh Indonesia yang menunaikan ibadah haji.
Baca juga: Kemenhaj Matangkan Skema Armuzna 2026, Atur Pergerakan Jamaah di Fase Puncak Haji
"Tentu Kerajaan Arab Saudi merasa terhormat dan merupakan suatu kewajiban bagi kami untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh umat Islam, termasuk jemaah haji," kata Faisal Abdullah H. Amodi pada acara pelepasan di Jakarta.
Ia menambahkan, program haji ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas pelayanan haji bagi umat Islam di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Faisal turut mendoakan para calon haji agar menjadi haji mabrur dan kembali ke Tanah Air dengan selamat.
Acara pelepasan calon haji tersebut turut dihadiri oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hassan, serta duta besar negara-negara sahabat seperti Palestina dan Sudan.
Kerajaan Arab Saudi juga telah menetapkan rencana strategis terkait pelayanan ibadah haji, termasuk layanan fast track (jalur cepat) di sejumlah bandara di Indonesia, seperti Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta, Solo, dan Surabaya.
Baca juga: Kisah Marbot Masjid Asal Bulukumba Berangkat Haji dari Menabung Hasil Panen Sawah
Fast track adalah layanan pemeriksaan dokumen jemaah haji secara cepat oleh Keimigrasian Pemerintah Arab Saudi di Indonesia, yang bertujuan menghemat waktu jemaah setibanya di bandara Madinah atau Jeddah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang