Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Raja Salman Bersyukur Bisa Layani Jemaah Haji, Sampaikan Pesan Idul Adha

Kompas.com, 27 Mei 2026, 19:54 WIB
Khairina

Editor

KOMPAS.com-Raja Salman menyampaikan rasa syukur atas kehormatan melayani Dua Masjid Suci dan para jemaah haji pada musim haji tahun ini.

Ucapan itu disampaikan Penjaga Dua Masjid Suci tersebut pada Rabu (27/5/2026), bertepatan dengan momentum Idul Adha.

Raja Salman juga menyampaikan selamat Idul Adha kepada umat Islam di seluruh dunia.

Di saat yang sama, jemaah haji mulai melanjutkan rangkaian ibadah di Mina setelah sebelumnya bergerak dari Arafah menuju Muzdalifah.

Baca juga: Haji Gratis dari Raja Salman: 42 WNI Berangkat dari Jakarta ke Mekkah

Raja Salman bersyukur layani jemaah haji

Dilansir dari Saudi Gazette, Raja Salman menyampaikan rasa syukur karena Kerajaan Arab Saudi diberi kehormatan untuk melayani Dua Masjid Suci dan para jemaah haji.

“Kami bersyukur kepada Allah karena telah memuliakan kami dengan tugas melayani Dua Masjid Suci dan mengurus para jemaah yang datang ke Baitullah,” kata Raja Salman.

Ia juga berdoa agar ibadah haji dan seluruh amal ibadah para jemaah diterima Allah SWT.

Menurut Raja Salman, Idul Adha menjadi momentum untuk mendoakan keberkahan, kedamaian, dan stabilitas bagi umat Islam serta dunia.

“Dengan datangnya Idul Adha yang diberkahi, kami mengucapkan selamat kepada rakyat kami di negeri yang diberkahi ini dan kepada umat Islam pada kesempatan ini. Kami berdoa kepada Allah agar menjadikan Idul Adha ini sebagai hari raya penuh keberkahan, kedamaian, dan stabilitas bagi bangsa kami serta seluruh dunia. Semoga kalian senantiasa dalam kebaikan setiap tahun,” tambahnya.

Baca juga: Hasil Pemeriksaan Medis Baik, Raja Salman Tinggalkan RS di Riyadh

Jemaah mulai lempar jumrah di Mina

Sementara itu, jemaah haji mulai melaksanakan ritual lempar jumrah di Mina pada Rabu (27/5/2026) pagi atau hari pertama Idul Adha.

Jemaah melempar tujuh kerikil ke Jamrah Al-Aqabah.

Prosesi tersebut berlangsung di tengah arus pergerakan massa yang berjalan lancar dengan dukungan rencana pengelolaan kerumunan yang terorganisasi.

Ritual lempar jumrah menjadi salah satu rangkaian penting yang dilakukan jemaah setelah wukuf di Arafah dan mabit di Muzdalifah.

Hampir 1,7 juta jemaah bergerak dari Arafah ke Muzdalifah

Hampir 1,7 juta jemaah haji bergerak dari Arafah menuju Muzdalifah pada Selasa malam.

Pergerakan itu dilakukan setelah jemaah menunaikan wukuf di Arafah, yang menjadi rukun terpenting dalam ibadah haji.

Pelaksanaan wukuf berlangsung dalam suasana aman dan tenang.

Tim keamanan dan layanan juga dikerahkan di seluruh kawasan suci untuk memfasilitasi pergerakan jemaah dari Arafah menuju Muzdalifah.

Baca juga: Masjid Qiblatain di Madinah Kini Dibuka 24 Jam atas Perintah Raja Salman

Jemaah lanjutkan rangkaian ibadah di Mina

Setelah bermalam di Muzdalifah, jemaah melanjutkan perjalanan ke Mina pada Rabu pagi.

Di Mina, jemaah menjalankan rangkaian ibadah berikutnya, termasuk lempar jumrah dan Tawaf Ifadah.

Pemerintah Arab Saudi mengerahkan sistem keamanan dan layanan untuk menjaga kelancaran pergerakan jemaah selama masa puncak haji.

Mendagri Saudi sebut layanan haji terintegrasi

Menteri Dalam Negeri Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Naif mengatakan, integrasi sistem keamanan, organisasi, dan layanan selama haji mencerminkan tingginya perhatian Kerajaan terhadap jemaah.

Menurut dia, sistem tersebut juga memperkuat pelaksanaan rencana operasional yang telah disetujui.

Langkah itu dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

Pangeran Abdulaziz juga meninjau Pasukan Keamanan Khusus yang terlibat dalam operasi haji pada Selasa.

Ia memuji upaya khusus pasukan tersebut dalam memberikan pelayanan kepada para jemaah haji.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Ketika Hadrah Menyatukan Muhammadiyah dan Nahdliyin di Pekalongan
Ketika Hadrah Menyatukan Muhammadiyah dan Nahdliyin di Pekalongan
Aktual
Ayyamul Bidh September 2027: Jadwal, Niat, dan Keutamaannya
Ayyamul Bidh September 2027: Jadwal, Niat, dan Keutamaannya
Aktual
Puasa Sunnah September 2027: Jadwal dan Niatnya
Puasa Sunnah September 2027: Jadwal dan Niatnya
Aktual
Naik Motor Gede hingga Sepeda, Cerita Alumni “Pulang” untuk 100 Tahun Gontor
Naik Motor Gede hingga Sepeda, Cerita Alumni “Pulang” untuk 100 Tahun Gontor
Aktual
Niat Shalat Subuh Sendiri dan Berjamaah, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Niat Shalat Subuh Sendiri dan Berjamaah, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Doa Tolak Bala Agar Terhindar dari Bencana, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa Tolak Bala Agar Terhindar dari Bencana, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Kemenag Tegaskan Biaya Nikah di KUA Hanya Rp 0, Warga Diminta Waspadai Pungutan Tambahan
Kemenag Tegaskan Biaya Nikah di KUA Hanya Rp 0, Warga Diminta Waspadai Pungutan Tambahan
Aktual
Ahmad Luthfi Saksikan Kafilah Jateng Lolos Semifinal Fahmil Al Quran MTQ Nasional 2026
Ahmad Luthfi Saksikan Kafilah Jateng Lolos Semifinal Fahmil Al Quran MTQ Nasional 2026
Aktual
Jobfair MTQ Nasional 2026 di Semarang Tawarkan 6.736 Lowongan Kerja, Cek Daftarnya
Jobfair MTQ Nasional 2026 di Semarang Tawarkan 6.736 Lowongan Kerja, Cek Daftarnya
Aktual
Kemenhaj Temukan 400 Ribu Data Antrean Haji Invalid, Masa Tunggu Bisa Dipersingkat
Kemenhaj Temukan 400 Ribu Data Antrean Haji Invalid, Masa Tunggu Bisa Dipersingkat
Aktual
Kemenhaj Luncurkan Hotline Pengaduan “Bongkar Mafia Haji dan Umrah” untuk Perkuat Perlindungan Jemaah
Kemenhaj Luncurkan Hotline Pengaduan “Bongkar Mafia Haji dan Umrah” untuk Perkuat Perlindungan Jemaah
Aktual
Kemenhaj Buka Hotline Pengaduan, Masyarakat Bisa Adukan Praktik Mafia Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Hotline Pengaduan, Masyarakat Bisa Adukan Praktik Mafia Haji dan Umrah
Aktual
Biaya Haji 2027 Ditargetkan Disepakati Pekan Depan, Besaran BPIH Diusulkan Rp 107,34 Juta
Biaya Haji 2027 Ditargetkan Disepakati Pekan Depan, Besaran BPIH Diusulkan Rp 107,34 Juta
Aktual
Kisah Ahmad Zainudin, Tunanetra Penghafal 30 Juz yang Tampil di MTQ Nasional 2026
Kisah Ahmad Zainudin, Tunanetra Penghafal 30 Juz yang Tampil di MTQ Nasional 2026
Aktual
Pameran Kaligrafi Internasional Jadi Bagian dari MTQ Nasional XXXI, Tampilkan Karya dari 50 Negara
Pameran Kaligrafi Internasional Jadi Bagian dari MTQ Nasional XXXI, Tampilkan Karya dari 50 Negara
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar