Editor
KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia menyalurkan manfaat dam atau hadyu jamaah haji Indonesia kepada rakyat Palestina yang terdampak konflik kemanusiaan.
Penyaluran tersebut ditandai dengan penyerahan simbolis daging dam kepada Konsulat Jenderal Palestina di Jeddah, Arab Saudi.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar manfaat ibadah haji juga dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga Palestina.
Baca juga: 195.326 Jemaah Haji Indonesia Bayar Dam, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Sebagian besar daging dam yang dikelola melalui program resmi Adahi akan diprioritaskan untuk didistribusikan kepada masyarakat Palestina, terutama yang berada di Jalur Gaza.
Pada penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, sebanyak 195.326 jamaah haji Indonesia telah menyelesaikan kewajiban membayar dam.
Baca juga: Baznas Kelola 1.240 Kambing Dam Haji, Dagingnya untuk Mustahik
Dari jumlah tersebut, sebanyak 135.367 jamaah menunaikan dam melalui program resmi Adahi yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.
Sebagian besar daging hadyu yang disembelih melalui program Adahi kemudian diprioritaskan untuk disalurkan kepada rakyat Palestina.
Sementara itu, 53.506 jamaah membayar dam melalui lembaga resmi Indonesia, 6.453 jamaah memilih menggantinya dengan puasa, dan 4.084 jamaah lainnya menjalankan skema Haji Ifrad.
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan penyerahan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto.
Tujuannya agar daging dam jamaah haji Indonesia dapat memberikan manfaat bagi rakyat Palestina yang terdampak konflik.
"Tadi saya menyerahkan secara simbolik daging hadyu atau dam dari jemaah haji kita yang dipotong di Tanah Haram oleh Adahi dapat didistribusikan kepada rakyat Palestina sesuai komitmen Presiden Prabowo," ujar Dahnil di Kantor Urusan Haji (KUH), Jeddah, Rabu (3/6/2026).
Penyerahan simbolis dilakukan kepada Konsulat Jenderal Palestina di Jeddah, Ihab Medhat Al-Qishawi.
Menurut Dahnil, bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Indonesia dalam mendukung perjuangan dan kemanusiaan rakyat Palestina.
"Ini bisa menjadi simbol perjuangan dan komitmen Indonesia untuk membersamai rakyat Palestina dan pemerintah Palestina sebagaimana yang selama ini dilakukan Presiden Prabowo," katanya.
Dahnil menjelaskan, hewan dam yang telah dipotong melalui program Adahi akan dikemas sebelum dikirim menuju Palestina.
Pengiriman dilakukan melalui Mesir yang menjadi jalur distribusi menuju Gaza.
"Nanti akan dikirim via Mesir, kemudian dari Mesir dikirim langsung ke Gaza," ujarnya.
Menurut Dahnil, pihak Adahi juga telah memiliki pengalaman serta jalur distribusi yang selama ini digunakan untuk mengirim bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Ia menambahkan bahwa pemerintah Palestina menyambut baik inisiatif tersebut dan menyampaikan apresiasi atas konsistensi dukungan Indonesia terhadap rakyat Palestina.
"Mereka menyampaikan tidak pernah ragu dengan komitmen pemerintah Indonesia. Presiden Prabowo dinilai terus melakukan berbagai upaya diplomasi dan bantuan untuk rakyat Palestina," ujarnya.
Dahnil berharap bantuan tersebut dapat segera diterima oleh masyarakat yang membutuhkan di Palestina.
Dalam kesempatan yang sama, Dahnil menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi serta seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan dam jamaah haji Indonesia.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan pengelola program Adahi yang telah memfasilitasi pengelolaan dan distribusi dam secara profesional."
"Kerja sama yang baik ini memungkinkan manfaat dam jemaah Indonesia dapat dirasakan secara lebih luas, termasuk oleh saudara-saudara kita di Palestina," ujarnya.
Sementara itu, Ihab Medhat Al-Qishawi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia, Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Haji dan Umrah RI, Pemerintah Arab Saudi, serta seluruh jamaah haji Indonesia atas dukungan yang diberikan kepada rakyat Palestina.
"Kami menerima bantuan ini bukan hanya sebagai dukungan material, tetapi juga sebagai simbol persaudaraan yang tulus dari rakyat Indonesia kepada rakyat Palestina."
"Di tengah berbagai tantangan yang kami hadapi, dukungan seperti ini memiliki makna yang sangat besar bagi masyarakat Palestina," ujarnya.
Al-Qishawi juga menitipkan salam hormat dan rasa terima kasih dari rakyat Palestina kepada seluruh masyarakat Indonesia yang selama ini konsisten menunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap kondisi kemanusiaan di Palestina.
Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat persaudaraan.
Penyerahan simbolis daging dam jamaah haji Indonesia itu menjadi simbol kuat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Palestina.
Hal ini sekaligus menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan ritual, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan di berbagai belahan dunia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang