Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Marmer Thassos, Rahasia Sistem Pendingin Alami Masjid Nabawi yang Bikin Nyaman Jemaah

Kompas.com, 5 Juni 2026, 09:07 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Arab News

KOMPAS.com - Masjid Nabawi di Madinah terus berbenah untuk meningkatkan kenyamanan bagi jamaah ketika beribadah melalui penggunaan sistem pendingin alami berbasis material bangunan.

Upaya tersebut dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya pemasangan marmer thassos putih di area atap (rooftop) dan pelataran luar masjid.

Material premium tersebut tidak hanya memperkuat nilai estetika Masjid Nabawi, tetapi juga berfungsi membantu menurunkan suhu lingkungan di sekitar area ibadah.

Baca juga: Kisah Ummu Mihjan, Marbot Perempuan di Masjid Nabawi yang Dimuliakan Rasulullah

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Arab Saudi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah, peziarah, dan pelaksana umrah yang datang ke dua masjid suci.

Dilansir dari Arab News, Otoritas Umum Urusan Dua Masjid Suci Arab Saudi mengungkapkan bahwa sebanyak 117.000 meter persegi marmer thassos putih digunakan untuk melapisi area atap dan pelataran luar Masjid Nabawi di Madinah.

Baca juga: Rahasia Air Zamzam di Masjid Nabawi Tetap Aman Diminum Meski Jauh dari Sumbernya

Marmer thassos merupakan salah satu elemen arsitektur paling menonjol di Masjid Nabawi sekaligus menjadi bagian penting dari sistem pendinginan lingkungan yang diterapkan di kawasan masjid.

Penggunaan material tersebut memberikan kenyamanan bagi jamaah yang beribadah di dalam masjid, di area atap, maupun di pelataran luar yang sering dipadati pengunjung.

Marmer Thassos Membantu Menurunkan Suhu di Area Ibadah

Marmer thassos putih memiliki kemampuan membantu mengurangi suhu lingkungan di sekitar area masjid.

Berkat karakteristik materialnya, jamaah dapat merasakan sensasi sejuk di bawah telapak kaki saat berjalan maupun melaksanakan ibadah di area yang dilapisi marmer tersebut.

Keunggulan ini dinilai sangat penting, terutama saat musim panas ketika suhu udara di Madinah dapat mencapai tingkat yang sangat tinggi.

Penggunaan marmer tersebut juga mencerminkan perhatian besar Pemerintah Arab Saudi terhadap kenyamanan jamaah haji, umrah, dan para pengunjung yang datang ke Masjid Nabawi.

Marmer Thassos Dipilih karena Mampu Memantulkan Panas Matahari

Menurut otoritas terkait, marmer thassos dipilih karena memiliki kualitas tinggi serta warna putih cerah yang khas.

Karakteristik tersebut memungkinkan marmer memantulkan sinar matahari secara efektif sekaligus menjaga suhu permukaannya tetap lebih rendah dibandingkan material lain.

Kemampuan tersebut menjadikan marmer thassos sebagai pilihan ideal untuk area shalat dan ruang terbuka yang digunakan oleh ribuan jamaah setiap hari.

Ilustrasi suasana di Masjid Nabawi.Pexels/Hakam Magdea Ilustrasi suasana di Masjid Nabawi.

Perawatan Marmer Thassos Dilakukan Secara Berkala

Untuk menjaga kualitasnya, marmer thassos di Masjid Nabawi menjalani proses pemolesan, pembersihan, dan sanitasi secara rutin.

Perawatan dilakukan menggunakan bahan yang aman dan ramah lingkungan sehingga tidak merusak karakteristik alami marmer.

Langkah tersebut bertujuan menjaga kebersihan, kilau, serta kemampuan termal marmer agar tetap optimal sepanjang tahun.

Dengan perawatan berkelanjutan, area yang dilapisi marmer thassos tetap siap digunakan oleh jamaah dalam berbagai musim, sekaligus mendukung kenyamanan beribadah di salah satu masjid paling suci bagi umat Islam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Setelah Sedekah Subuh, Bacalah Doa Ini agar Amal Lebih Sempurna
Setelah Sedekah Subuh, Bacalah Doa Ini agar Amal Lebih Sempurna
Doa dan Niat
Labbaytum Award 2026 Umumkan Pemenang, Indonesia Tak Masuk Daftar
Labbaytum Award 2026 Umumkan Pemenang, Indonesia Tak Masuk Daftar
Aktual
Panduan Pemulasaraan Jenazah dalam Islam, dari Memandikan hingga Menguburkan
Panduan Pemulasaraan Jenazah dalam Islam, dari Memandikan hingga Menguburkan
Aktual
Marmer Thassos, Rahasia Sistem Pendingin Alami Masjid Nabawi yang Bikin Nyaman Jemaah
Marmer Thassos, Rahasia Sistem Pendingin Alami Masjid Nabawi yang Bikin Nyaman Jemaah
Aktual
Khutbah Jumat 5 Juni 2026 tentang Pancasila, Ini Nilai Islam dalam Lima Sila
Khutbah Jumat 5 Juni 2026 tentang Pancasila, Ini Nilai Islam dalam Lima Sila
Aktual
Transformasi Kultural Pelayanan Haji Indonesia
Transformasi Kultural Pelayanan Haji Indonesia
Aktual
5 Rukun Khutbah Jumat yang Wajib Dipenuhi Khatib, Jadi Penentu Sahnya Shalat Jumat
5 Rukun Khutbah Jumat yang Wajib Dipenuhi Khatib, Jadi Penentu Sahnya Shalat Jumat
Aktual
Khutbah Jumat 5 Juni 2026: Muhasabah Menyambut Pergantian Tahun
Khutbah Jumat 5 Juni 2026: Muhasabah Menyambut Pergantian Tahun
Aktual
Khutbah Jumat 5 Juni 2026: Memahami Sikap Ikhlas saat Beramal
Khutbah Jumat 5 Juni 2026: Memahami Sikap Ikhlas saat Beramal
Aktual
Menag Ingatkan Pejabat untuk Waspadai Gratifikasi Berkedok Hadiah
Menag Ingatkan Pejabat untuk Waspadai Gratifikasi Berkedok Hadiah
Aktual
Dari Penyuluh Agama Jadi Kepala KUA, Buah Manis Pengabdian Uun Kurniasih Selama 26 Tahun
Dari Penyuluh Agama Jadi Kepala KUA, Buah Manis Pengabdian Uun Kurniasih Selama 26 Tahun
Aktual
Arab Saudi Pertimbangkan Skema Tanazul untuk 50 Persen Jamaah Haji Indonesia saat Armuzna
Arab Saudi Pertimbangkan Skema Tanazul untuk 50 Persen Jamaah Haji Indonesia saat Armuzna
Aktual
Menhaj Evaluasi KKHI Madinah, Siapkan Transformasi Layanan Kesehatan Haji yang Lebih Efektif
Menhaj Evaluasi KKHI Madinah, Siapkan Transformasi Layanan Kesehatan Haji yang Lebih Efektif
Aktual
Indonesia Absen dari Penghargaan Haji Arab Saudi 2026, Ini Alasannya
Indonesia Absen dari Penghargaan Haji Arab Saudi 2026, Ini Alasannya
Aktual
Garuda Indonesia Jelaskan Penyebab Delay Penerbangan Haji di Jeddah, Sebut Akibat Kepadatan Bandara
Garuda Indonesia Jelaskan Penyebab Delay Penerbangan Haji di Jeddah, Sebut Akibat Kepadatan Bandara
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com