Editor
KOMPAS.com - Masjid Nabawi di Madinah terus berbenah untuk meningkatkan kenyamanan bagi jamaah ketika beribadah melalui penggunaan sistem pendingin alami berbasis material bangunan.
Upaya tersebut dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya pemasangan marmer thassos putih di area atap (rooftop) dan pelataran luar masjid.
Material premium tersebut tidak hanya memperkuat nilai estetika Masjid Nabawi, tetapi juga berfungsi membantu menurunkan suhu lingkungan di sekitar area ibadah.
Baca juga: Kisah Ummu Mihjan, Marbot Perempuan di Masjid Nabawi yang Dimuliakan Rasulullah
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Arab Saudi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah, peziarah, dan pelaksana umrah yang datang ke dua masjid suci.
Dilansir dari Arab News, Otoritas Umum Urusan Dua Masjid Suci Arab Saudi mengungkapkan bahwa sebanyak 117.000 meter persegi marmer thassos putih digunakan untuk melapisi area atap dan pelataran luar Masjid Nabawi di Madinah.
Baca juga: Rahasia Air Zamzam di Masjid Nabawi Tetap Aman Diminum Meski Jauh dari Sumbernya
Marmer thassos merupakan salah satu elemen arsitektur paling menonjol di Masjid Nabawi sekaligus menjadi bagian penting dari sistem pendinginan lingkungan yang diterapkan di kawasan masjid.
Penggunaan material tersebut memberikan kenyamanan bagi jamaah yang beribadah di dalam masjid, di area atap, maupun di pelataran luar yang sering dipadati pengunjung.
Marmer thassos putih memiliki kemampuan membantu mengurangi suhu lingkungan di sekitar area masjid.
Berkat karakteristik materialnya, jamaah dapat merasakan sensasi sejuk di bawah telapak kaki saat berjalan maupun melaksanakan ibadah di area yang dilapisi marmer tersebut.
Keunggulan ini dinilai sangat penting, terutama saat musim panas ketika suhu udara di Madinah dapat mencapai tingkat yang sangat tinggi.
Penggunaan marmer tersebut juga mencerminkan perhatian besar Pemerintah Arab Saudi terhadap kenyamanan jamaah haji, umrah, dan para pengunjung yang datang ke Masjid Nabawi.
Menurut otoritas terkait, marmer thassos dipilih karena memiliki kualitas tinggi serta warna putih cerah yang khas.
Karakteristik tersebut memungkinkan marmer memantulkan sinar matahari secara efektif sekaligus menjaga suhu permukaannya tetap lebih rendah dibandingkan material lain.
Kemampuan tersebut menjadikan marmer thassos sebagai pilihan ideal untuk area shalat dan ruang terbuka yang digunakan oleh ribuan jamaah setiap hari.
Ilustrasi suasana di Masjid Nabawi.Untuk menjaga kualitasnya, marmer thassos di Masjid Nabawi menjalani proses pemolesan, pembersihan, dan sanitasi secara rutin.
Perawatan dilakukan menggunakan bahan yang aman dan ramah lingkungan sehingga tidak merusak karakteristik alami marmer.
Langkah tersebut bertujuan menjaga kebersihan, kilau, serta kemampuan termal marmer agar tetap optimal sepanjang tahun.
Dengan perawatan berkelanjutan, area yang dilapisi marmer thassos tetap siap digunakan oleh jamaah dalam berbagai musim, sekaligus mendukung kenyamanan beribadah di salah satu masjid paling suci bagi umat Islam.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang