KOMPAS.com – Setiap orang tentu menginginkan rumah yang dipenuhi ketenangan, keberkahan, dan perlindungan dari berbagai keburukan.
Dalam Islam, salah satu cara sederhana untuk menghadirkan keberkahan tersebut adalah dengan membiasakan membaca doa ketika memasuki rumah.
Meski terlihat sebagai aktivitas sehari-hari yang sederhana, masuk ke rumah ternyata memiliki tuntunan khusus yang diajarkan Rasulullah SAW.
Umat Islam dianjurkan mengawali langkah dengan menyebut nama Allah SWT agar rumah menjadi tempat yang penuh rahmat, jauh dari gangguan setan, serta membawa ketenangan bagi seluruh penghuninya.
Kebiasaan berdoa saat masuk rumah juga menjadi bentuk penghambaan seorang Muslim kepada Allah SWT.
Melalui doa, seorang hamba menyadari bahwa seluruh aktivitasnya, termasuk saat datang dan pergi dari rumah, berada dalam pengawasan dan pertolongan Allah.
Lalu bagaimana bacaan doa masuk rumah yang diajarkan Rasulullah SAW? Apa saja adab yang dianjurkan ketika memasuki rumah? Berikut penjelasannya.
Islam menempatkan doa sebagai ibadah yang sangat mulia. Bahkan Allah SWT secara langsung memerintahkan hamba-Nya untuk berdoa dan memohon hanya kepada-Nya.
Dalam Surah Gafir ayat 60, Allah SWT berfirman:
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ
Artinya: "Tuhanmu berfirman, 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina.'" (QS Gafir: 60)
Ayat ini menunjukkan bahwa doa bukan sekadar permohonan, melainkan bentuk ibadah yang menunjukkan ketundukan seorang hamba kepada Allah SWT.
Baca juga: Agar Rumah Menjadi Sumber Kebahagiaan, Ini Rahasia yang Sering Terlupakan
Rasulullah SAW mengajarkan doa yang dibaca ketika memasuki rumah. Doa ini diriwayatkan dalam hadis yang tercantum dalam Sunan Abu Dawud.
بِسْمِ اللهِ وَلَجْنَا وَبِسْمِ اللهِ خَرَجْنَا وَعَلَى رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا
Bismillaahi walajnaa wa bismillaahi kharajnaa wa 'alaa rabbinaa tawakkalnaa.
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah kami masuk, dan dengan menyebut nama Allah kami keluar, serta kepada Allah Tuhan kami, kami bertawakal." (HR Abu Dawud)
Doa ini mengandung pengakuan bahwa setiap aktivitas manusia, baik ketika masuk maupun keluar rumah, seharusnya diawali dengan mengingat Allah SWT serta disertai sikap tawakal kepada-Nya.
Selain doa di atas, terdapat bacaan lain yang juga dianjurkan untuk dibaca ketika memasuki rumah.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ الْمَوْلِجِ وَخَيْرَ الْمَخْرَجِ بِاسْمِ اللَّهِ وَلَجْنَا وَبِاسْمِ اللَّهِ خَرَجْنَا وَعَلَى اللَّهِ رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا
Allahumma inni as'aluka khairal mauliji wa khairal makhraji, bismillahi walajnaa wa bismillahi kharajnaa wa 'alallaahi rabbinaa tawakkalnaa.
Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu sebaik-baik tempat masuk dan sebaik-baik tempat keluar. Dengan nama-Mu kami masuk dan dengan nama-Mu kami keluar. Kepada Allah Tuhan kami, kami bertawakal."
Doa ini berisi permohonan agar setiap langkah yang dilakukan memperoleh kebaikan, keberkahan, serta perlindungan dari segala keburukan.
Baca juga: Bolehkah Istri Keluar Rumah Saat Bertengkar dengan Suami? Ini Penjelasan Ulama
Membaca doa masuk rumah bukan hanya mengikuti sunnah Nabi SAW, tetapi juga memiliki sejumlah keutamaan.
Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan bahwa ketika seseorang menyebut nama Allah saat masuk rumah dan ketika makan, setan tidak memiliki kesempatan untuk menginap maupun ikut menikmati makanan di rumah tersebut.
Imam An-Nawawi dalam kitab Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa zikir dan doa ketika masuk rumah merupakan sebab datangnya keberkahan serta perlindungan dari gangguan setan.
Karena itu, membiasakan membaca doa saat masuk rumah bukan hanya perkara adab, tetapi juga bentuk penjagaan spiritual bagi diri sendiri dan keluarga.
Selain membaca doa, Islam juga mengajarkan sejumlah adab ketika memasuki rumah.
Allah SWT berfirman dalam Surah An-Nur ayat 61 agar kaum Muslim mengucapkan salam ketika memasuki rumah.
Salam menjadi doa keselamatan sekaligus sarana mempererat kasih sayang antaranggota keluarga.
Mengawali langkah dengan basmalah merupakan salah satu cara mengingat Allah dalam setiap aktivitas.
Menurut buku Buku Pintar 50 Adab Islam karya Arfiani, menyebut nama Allah ketika masuk rumah menjadi benteng dari godaan setan.
Sebagaimana adab memasuki masjid dan melakukan berbagai aktivitas baik lainnya, masuk rumah dianjurkan dengan mendahulukan kaki kanan.
Apabila pintu rumah dalam keadaan tertutup atau terdapat anggota keluarga di dalamnya, seseorang dianjurkan memberi tanda terlebih dahulu agar tidak mengagetkan penghuni rumah.
Rasulullah SAW melarang seseorang mengintip ke dalam rumah orang lain tanpa izin. Hal ini bertujuan menjaga privasi dan kehormatan penghuni rumah.
Rumah adalah tempat bernaung dan berkumpulnya keluarga. Karena itu, memasuki rumah hendaknya dilakukan dengan sikap yang lembut, penuh ketenangan, dan menghindari perkataan yang menyakiti anggota keluarga.
Baca juga: Cara Sedekah Subuh di Rumah Tanpa Harus ke Masjid, Tetap Berpahala
Selain membaca doa dan mengucapkan salam, beberapa ulama menganjurkan untuk memperbanyak zikir, membaca Al-Qur'an, atau mengucapkan kalimat-kalimat yang baik ketika berada di rumah.
Dalam buku Hisnul Muslim karya Sa'id bin Ali Al-Qahthani disebutkan bahwa rumah yang sering digunakan untuk berzikir dan membaca Al-Qur'an akan lebih hidup serta dipenuhi keberkahan dibanding rumah yang jauh dari mengingat Allah.
Karena itu, rumah bukan hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi sarana ibadah dan pendidikan bagi seluruh anggota keluarga.
Sebagaimana Islam mengajarkan doa ketika masuk rumah, umat Islam juga dianjurkan membaca doa saat hendak keluar rumah.
بِسْمِ اللهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
Bismillahi tawakkaltu 'alallaahi laa haula wa laa quwwata illaa billaah.
Artinya: "Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah."
Menurut hadis riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi, orang yang membaca doa ini akan memperoleh petunjuk, perlindungan, dan penjagaan dari Allah SWT.
Membaca doa masuk rumah mungkin hanya membutuhkan waktu beberapa detik, tetapi kebiasaan ini memiliki makna yang sangat besar.
Selain menjadi bentuk ketaatan kepada sunnah Rasulullah SAW, doa tersebut mengingatkan bahwa rumah yang ditempati sejatinya adalah nikmat dari Allah SWT.
Dengan membiasakan doa, salam, dan zikir ketika memasuki rumah, seorang Muslim tidak hanya menjaga hubungan dengan Allah, tetapi juga menumbuhkan suasana keluarga yang lebih tenang, harmonis, dan penuh keberkahan.
Karena itu, di tengah kesibukan dan aktivitas sehari-hari, jangan sampai kebiasaan sederhana yang diajarkan Rasulullah SAW ini terabaikan.
Sebab, keberkahan sering kali hadir melalui amalan-amalan kecil yang dilakukan secara konsisten.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang