Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arab Saudi Resmi Pindah ke Cloud, Layanan Haji dan Umrah Makin Canggih

Kompas.com, 29 Juni 2026, 08:42 WIB
Farid Assifa

Editor

Sumber Arab News

KOMPAS.com – Pemerintah Arab Saudi resmi menyelesaikan transformasi penuh pusat data (Data Center) Kementerian Haji dan Umrah ke sistem komputasi awan (cloud computing). Langkah ini diyakini akan meningkatkan kualitas layanan digital bagi lebih dari 20 juta jemaah haji dan umrah setiap tahun.

Peresmian transformasi tersebut dilakukan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq Al-Rabiah. Dengan selesainya migrasi 100 persen ke teknologi cloud, kementerian kini memiliki infrastruktur digital yang lebih fleksibel, efisien, dan siap mendukung penyelenggaraan ibadah haji maupun umrah pada musim-musim mendatang.

Al-Rabiah mengatakan transformasi ini menjadi bagian dari dukungan Arab Saudi terhadap Program Pengalaman Jemaah (Pilgrims Experience Program) sekaligus mempercepat pencapaian target Saudi Vision 2030 dalam membangun ekosistem layanan digital yang modern bagi para tamu Allah.

Baca juga: Menhaj: Seluruh Ekosistem Haji dan Umrah Harus Satu Visi Tingkatkan Pelayanan Jamaah

Menurutnya, pusat data Kementerian Haji dan Umrah pertama kali dibangun pada 2002 dan selama 24 tahun menjadi tulang punggung berbagai layanan digital kementerian.
Kini, sistem tersebut telah beralih sepenuhnya dari infrastruktur teknologi informasi konvensional menuju lingkungan komputasi awan yang terintegrasi dengan teknologi digital terkini.

Transformasi ini juga diharapkan memperkuat kesinambungan operasional, meningkatkan kesiapan sistem digital selama musim haji dan umrah, serta membuka ruang pengembangan berbagai layanan digital baru di masa depan.

Saat ini, pusat data tersebut melayani lebih dari 20 juta jemaah haji dan umrah setiap tahun melalui berbagai platform digital, seperti portal elektronik Haji dan Umrah, aplikasi Nusuk, serta Nusuk Card.

Selain itu, sistem tersebut telah terhubung dengan lebih dari 70 lembaga di dalam maupun luar Arab Saudi, mendukung lebih dari 51 juta pengguna aplikasi Nusuk, serta menyediakan lebih dari 500 layanan digital bagi para jemaah.
Persiapan Haji Musim Berikutnya Dimulai

Di sisi lain, Pemerintah Arab Saudi juga mulai mempersiapkan penyelenggaraan musim haji berikutnya.

Badan Urusan Haji dan Umrah Provinsi Makkah bersama Kantor Manajemen Proyek Program Pengalaman Jemaah menggelar serangkaian forum diskusi untuk mengevaluasi pelaksanaan haji sebelumnya sekaligus menyusun strategi peningkatan layanan pada musim haji mendatang.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu digelar atas arahan Gubernur Makkah sekaligus Ketua Komite Tetap Haji dan Umrah Pangeran Khalid bin Faisal, di bawah supervisi Wakil Gubernur Makkah Pangeran Saud bin Mishaal.

Sebanyak perwakilan dari 60 instansi yang terlibat dalam pelayanan jemaah di kawasan Tanah Suci mengikuti pembahasan tersebut.

Mereka mengevaluasi hasil penyelenggaraan haji sebelumnya sekaligus merumuskan berbagai rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Baca juga: Kemenhaj Sambas Siapkan Strategi Hadapi Musim Haji 2027, Masa Tunggu Jadi 28 Tahun

Rekomendasi yang dihasilkan berfokus pada penyempurnaan rencana operasional, penguatan langkah-langkah antisipatif, peningkatan koordinasi antarinstansi, serta penyamaan pemahaman mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing pihak.

Forum tersebut juga menekankan pentingnya kesiapan operasional secara maksimal agar berbagai potensi kendala dapat diantisipasi sejak dini, sehingga pelayanan kepada jemaah haji dapat berlangsung lebih cepat, aman, dan nyaman pada musim haji mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kalender Juli 2026 Lengkap dengan Weton Jawa, Catat Jadwal Istiwa A'zham dan Awal Bulan Shafar
Kalender Juli 2026 Lengkap dengan Weton Jawa, Catat Jadwal Istiwa A'zham dan Awal Bulan Shafar
Aktual
Mulai 1 Juli, Jemaah Umrah dan Haji Khusus Wajib Berangkat Lewat Terminal 2F Soekarno-Hatta
Mulai 1 Juli, Jemaah Umrah dan Haji Khusus Wajib Berangkat Lewat Terminal 2F Soekarno-Hatta
Aktual
Bukan Sekadar Penutup Wajah, Burqa Koin Makkah Simpan Simbol Kekayaan dan Warisan Keluarga
Bukan Sekadar Penutup Wajah, Burqa Koin Makkah Simpan Simbol Kekayaan dan Warisan Keluarga
Aktual
Jelang Muktamar NU 2026, Rembug Warga NU Soroti Tata Kelola PBNU dan Beri Rekomendasi
Jelang Muktamar NU 2026, Rembug Warga NU Soroti Tata Kelola PBNU dan Beri Rekomendasi
Aktual
Gus Salam Maju Calon Ketum PBNU, Sebut Dapat Perintah dari KH Nurul Huda Djazuli
Gus Salam Maju Calon Ketum PBNU, Sebut Dapat Perintah dari KH Nurul Huda Djazuli
Aktual
Arab Saudi Resmi Pindah ke Cloud, Layanan Haji dan Umrah Makin Canggih
Arab Saudi Resmi Pindah ke Cloud, Layanan Haji dan Umrah Makin Canggih
Aktual
Kemenag Gelar Golek Garwo, 354 Peserta Berburu Jodoh Secara Syar'i
Kemenag Gelar Golek Garwo, 354 Peserta Berburu Jodoh Secara Syar'i
Aktual
Link Pengumuman Hasil UM-PTKIN 2026 Dibuka 30 Juni, Peserta Finalisasi Tembus 111.353 Orang
Link Pengumuman Hasil UM-PTKIN 2026 Dibuka 30 Juni, Peserta Finalisasi Tembus 111.353 Orang
Aktual
Kemenag Imbau Pengusaha Katering Pernikahan Segera Urus Sertifikasi Halal
Kemenag Imbau Pengusaha Katering Pernikahan Segera Urus Sertifikasi Halal
Aktual
Kemenag Edukasi Wedding Organizer soal Syariat dan Regulasi Pernikahan Lewat Nikah Fest 2026
Kemenag Edukasi Wedding Organizer soal Syariat dan Regulasi Pernikahan Lewat Nikah Fest 2026
Aktual
Hukum Shalat Pakai Kaos Bergambar, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama
Hukum Shalat Pakai Kaos Bergambar, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Menelusuri Sumur Rawha, Tempat Rasulullah SAW Beristirahat di Jalur Para Nabi
Menelusuri Sumur Rawha, Tempat Rasulullah SAW Beristirahat di Jalur Para Nabi
Aktual
Kemenag Resmi Tutup Ponpes Ibadurrahman Kaltim, Bagaimana Nasib Santri?
Kemenag Resmi Tutup Ponpes Ibadurrahman Kaltim, Bagaimana Nasib Santri?
Aktual
Arab Saudi Undang 1.000 Jamaah Umrah dari Seluruh Dunia, Dibiayai Penuh oleh Raja Salman
Arab Saudi Undang 1.000 Jamaah Umrah dari Seluruh Dunia, Dibiayai Penuh oleh Raja Salman
Aktual
Kemenag Uji Kapasitas Calon Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031, 83 Peserta Diseleks
Kemenag Uji Kapasitas Calon Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031, 83 Peserta Diseleks
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com