Editor
KOMPAS.com - Delegasi resmi dari berbagai negara mulai berdatangan ke Teheran, Iran, untuk menghadiri rangkaian upacara pemakaman mantan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Kehadiran para kepala negara, pejabat tinggi, tokoh agama, dan perwakilan organisasi internasional menjadi bagian dari penghormatan terakhir kepada Khamenei.
Pemerintah Iran juga telah menyusun rangkaian upacara yang berlangsung selama beberapa hari di sejumlah kota di Iran hingga Irak.
Baca juga: Jadi Target Pembunuhan Israel, Mojtaba Khamenei Tak Akan Hadiri Pemakaman Ayahnya
Prosesi pemakaman dijadwalkan berakhir pada 9 Juli 2026 di Kompleks Makam Imam Ali Reza, Kota Mashhad.
Delegasi resmi dari sejumlah negara tiba di ibu kota Iran, Teheran, pada Jumat untuk menghadiri upacara pemakaman mantan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Baca juga: Rangkaian Upacara Pemakaman Ali Khamenei, Diawali dengan Masa Berkabung
Ali Khamenei tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari, yang memicu perang selama beberapa pekan hingga meningkatkan ketegangan di kawasan.
Berdasarkan laporan media Iran, para pejabat tinggi yang telah tiba di Teheran antara lain Presiden Irak Nizar Amidi, Ketua Parlemen Irak Mohammed al-Halbousi beserta delegasi parlemen Irak, Presiden Tajikistan Emomali Rahmon, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, Presiden Wilayah Kurdistan Nechirvan Barzani, serta Ketua Parlemen Uzbekistan Nuriddin Ismoilov.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif juga menghadiri upacara tersebut sebagai ketua delegasi resmi Pakistan, sebagaimana disampaikan dalam pernyataan kantor perdana menteri Pakistan.
Selain delegasi kenegaraan, media Iran melaporkan kehadiran sejumlah perwakilan organisasi dan tokoh agama dari berbagai negara.
Mereka terdiri atas delegasi ulama Palestina, ulama Rusia, partai politik Turki, partai politik Lebanon, perwakilan India, serta kelompok Muslim Syiah Thailand yang datang untuk menyampaikan belasungkawa.
Secara terpisah, perwakilan Partai Republik Bulgaria bersama anggota parlemen negara tersebut juga menghadiri upacara penghormatan kepada mendiang pemimpin tertinggi Iran.
Sementara itu, anggota kelompok Lebanon Hizbullah turut menggelar upacara perpisahan sebagai bentuk penghormatan kepada Ali Khamenei.
Media Iran menyebutkan bahwa delegasi asing lainnya diperkirakan masih akan terus berdatangan ke Teheran sepanjang hari, sementara rangkaian acara peringatan dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan.
Berdasarkan jadwal yang telah diumumkan, upacara peringatan resmi untuk Ali Khamenei dimulai pada Jumat dengan dihadiri kepala negara, pejabat tinggi, dan para pemimpin agama.
Rangkaian penghormatan di Teheran akan berlanjut pada Sabtu (4/7/2026) dan Minggu (5/7/2026), sebelum prosesi pemakaman utama dilaksanakan pada Senin (6/7/2026).
Selanjutnya, prosesi pemakaman akan berlanjut ke Kota Qom pada Selasa (7/7/2026).
Pada Rabu (8/7/2026), upacara dijadwalkan berlangsung di Irak, meliputi Baghdad, Najaf, dan Karbala.
Di kota-kota tersebut, jenazah Ali Khamenei akan disambut oleh tokoh agama dan politik sebelum dibawa ke sejumlah makam suci utama umat Syiah.
Adapun upacara penghormatan terakhir dan pemakaman dijadwalkan berlangsung pada Kamis (9/7/2026) di Kompleks Makam Imam Ali Reza, Kota Mashhad, di timur laut Iran, yang merupakan salah satu situs paling suci bagi umat Syiah.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.