Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Muktamar NU ke-35 Siapkan Layanan Kesehatan Terpadu, LK PBNU Gandeng RS NU dan Dinkes

Kompas.com, 11 Juli 2026, 20:40 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Persiapan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, terus dimatangkan menjelang pelaksanaannya pada 27–31 Agustus 2026.

Selain menyiapkan infrastruktur dan akomodasi, panitia juga memprioritaskan layanan kesehatan guna menjamin keamanan dan kenyamanan ribuan peserta.

Lembaga Kesehatan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LK PBNU) mulai menyusun skema pelayanan medis yang akan diterapkan selama seluruh rangkaian muktamar berlangsung.

Baca juga: Muktamar NU ke-35 Dongkrak Bisnis Hotel di Jombang, Kamar Hotel Ludes Dipesan

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh peserta memperoleh akses layanan kesehatan yang cepat dan memadai.

LK PBNU Pastikan Kesiapan Layanan Kesehatan

Ketua LK PBNU, KH Zulfikar As'ad atau Gus Ufik, mengatakan penetapan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas sebagai tuan rumah Muktamar NU ke-35 merupakan amanah besar yang harus diiringi kesiapan di berbagai sektor, termasuk pelayanan kesehatan.

Baca juga: Sejarah Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Tuan Rumah Muktamar NU ke-35

"Selamat kepada Jombang, khususnya Tambakberas, yang dipercaya menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-35. Ini merupakan agenda besar sehingga seluruh persiapannya harus dilakukan secara maksimal," ujar Gus Ufik kepada SURYA.co.id, Sabtu (11/7/2026).

Menurutnya, LK PBNU bertanggung jawab memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal sejak tahap persiapan, selama pelaksanaan muktamar, hingga seluruh agenda selesai.

Pelayanan tersebut tidak hanya ditujukan bagi para muktamirin, tetapi juga tamu undangan, pendamping, serta rombongan dari berbagai daerah yang diperkirakan memadati Jombang selama muktamar berlangsung.

"Kami ingin seluruh peserta mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik selama berada di Jombang," katanya.

Gandeng Rumah Sakit NU dan Dinas Kesehatan

Untuk mendukung layanan medis, LK PBNU akan bekerja sama dengan sejumlah rumah sakit milik NU serta berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan tingkat provinsi dan Pemerintah Kabupaten Jombang.

Tenaga kesehatan dari rumah sakit NU, khususnya yang berada di sekitar Jombang, juga akan diterjunkan guna memperkuat pelayanan selama kegiatan berlangsung.

Selain itu, panitia berencana mendirikan sejumlah pos kesehatan di area utama maupun titik-titik penunjang di sekitar lokasi muktamar. Pos layanan tersebut disiapkan sebagai langkah antisipasi terhadap tingginya mobilitas peserta yang diperkirakan mencapai ribuan orang.

"Dengan jumlah peserta yang sangat besar, keberadaan pos-pos kesehatan menjadi kebutuhan penting agar pelayanan medis dapat diberikan secara cepat dan mudah dijangkau," pungkas Gus Ufik.

Pondok Pesantren Bahrul Ulum Bentuk Tim Persiapan

Di sisi lain, tuan rumah juga terus mempercepat persiapan penyelenggaraan Muktamar NU ke-35.

Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozak, mengatakan pihaknya telah membentuk tim kecil sebagai tindak lanjut atas penetapan pesantren tersebut sebagai lokasi Muktamar NU ke-35 oleh PBNU.

"Alhamdulillah kami sudah membentuk tim untuk menindaklanjuti keputusan PBNU. Dari sisi infrastruktur, kami optimistis Pondok Pesantren Bahrul Ulum siap menyambut para muktamirin dari berbagai daerah di Indonesia," ucapnya saat dikonfirmasi SURYA.co.id di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Rabu (8/7/2026).

Menurut Gus Rozak, Muktamar NU ke-35 diperkirakan akan dihadiri sekitar 6.000 peserta yang terdiri atas muktamirin, peninjau, dan tamu undangan dari berbagai daerah.

Karena itu, seluruh unsur pesantren berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama pelaksanaan muktamar.

"Hasil rapat internal kami menegaskan seluruh keluarga besar pesantren akan all out menjadi tuan rumah yang baik. Fokus utama kami adalah memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh muktamirin," katanya.

Dengan berbagai persiapan tersebut, panitia berharap Muktamar NU ke-35 dapat berlangsung lancar, aman, dan nyaman, termasuk dari aspek pelayanan kesehatan yang menjadi kebutuhan penting dalam penyelenggaraan agenda berskala nasional tersebut.

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul “LK PBNU Matangkan Layanan Kesehatan untuk Muktamar NU ke-35 di Jombang”. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar