Editor
KOMPAS.com - Musim umrah terbaru di Arab Saudi mencatat peningkatan jumlah jemaah internasional dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pemerintah Arab Saudi menyebut kenaikan ini didorong oleh penguatan layanan digital, koordinasi lintas lembaga, serta dukungan penuh dari pemerintah.
Peningkatan tersebut sejalan dengan upaya modernisasi penyelenggaraan ibadah umrah dalam kerangka Saudi Vision 2030.
Baca juga: Arab Saudi Masuki Fase Terpanas, Jamaah Umrah Diminta Waspada
Sementara itu, Indonesia kembali menjadi salah satu negara dengan jumlah jemaah umrah terbesar yang berangkat ke Tanah Suci.
Dilansir dari Arab News. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi bersama Pilgrim Experience Program mengungkapkan jumlah kedatangan pemegang visa umrah meningkat 22,5 persen pada musim ini.
Baca juga: Indonesia Peringkat 2 Jamaah Umrah Terbanyak, Tembus 170 Ribu Orang
Peningkatan tersebut dihitung sejak dimulainya musim umrah pada 15 Dzulhijjah hingga akhir Muharram.
Selama periode tersebut, total kedatangan jemaah umrah dari berbagai negara telah melampaui 1,27 juta orang.
Pemerintah Arab Saudi menyatakan kenaikan jumlah jemaah didorong oleh dukungan pemerintah, koordinasi antarlembaga, serta pengembangan layanan digital dan operasional yang terus dilakukan sejalan dengan target Saudi Vision 2030.
Sebanyak 75 persen jemaah umrah internasional memasuki Arab Saudi melalui jalur udara.
Pakistan menjadi negara dengan jumlah jemaah umrah terbanyak, yakni sekitar 200.000 orang.
Indonesia berada di peringkat kedua dengan sekitar 170.000 jemaah, disusul Irak yang mengirim sekitar 130.000 jemaah.
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menegaskan akan terus meningkatkan aksesibilitas layanan digital serta efisiensi operasional penyelenggaraan umrah.
Langkah tersebut dilakukan untuk menghadirkan pengalaman ibadah yang lebih mudah, nyaman, dan berkualitas bagi jemaah, mulai dari tahap perencanaan perjalanan hingga kepulangan ke negara asal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang