Editor
KOMPAS.com - Wakil Menteri Agama Muhammad Romo Syafi'i mengapresiasi kontribusi Miftah Maulana atau Gus Miftah dalam membangun persatuan umat melalui pendekatan dakwahnya.
Apresiasi tersebut disampaikan saat Romo menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-14 Pondok Pesantren Ora Aji asuhan Gus Miftah di Sleman pada Sabtu (18/7/2026).
Kementerian Agama menegaskan perhatian dan dukungan terhadap ikhtiar dakwah yang mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat serta menguatkan harmoni sosial.
Romo menyoroti pendekatan dakwah Gus Miftah yang mengedepankan kasih sayang, kesederhanaan, dan keikhlasan. "Saya melihat ada satu hal yang sangat penting dari sosok Abah Miftah, yaitu bagaimana beliau mencurahkan kasih sayangnya kepada umat. Beliau tetap konsisten memberikan kasih sayang meskipun tidak jarang menghadapi berbagai kritik," ujar Wamenag.
Baca juga: Wamenag: Jangan Buru-buru Kaitkan Ledakan MAN 3 Padang dengan Radikalisme
Menurutnya, ketulusan dalam berdakwah lebih mampu menyentuh hati masyarakat dibandingkan karisma atau popularitas.
"Hari ini kita menyaksikan bahwa dengan kesederhanaan yang dibungkus keikhlasan, ditenun dengan kesungguhan, serta keyakinan kepada Allah SWT, seseorang mampu mengikat hati banyak orang," katanya.
Kehadiran Wamenag bersama sejumlah pejabat Kementerian Agama, mulai dari staf ahli, direktur, hingga jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama, merupakan bentuk apresiasi. "Atas nama pemerintah dan Kementerian Agama, kami mengapresiasi seluruh gerak perjuangan Abah Miftah. Kami memberikan dukungan terhadap berbagai ikhtiar yang beliau lakukan karena kami telah menyaksikan secara langsung manfaatnya bagi umat," ungkapnya.
Dakwah yang menyentuh relung hati masyarakat dinilai penting dalam memperkuat kehidupan keagamaan sekaligus memperkokoh persatuan bangsa.
"Semua itu sangat berarti bagi kemajuan umat, kemajuan bangsa, dan kekuatan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegas Romo.
Baca juga: Wamenag Bongkar 1.070 Kasus Mahasiswa RI di Mesir, Tata Kelola Pengiriman Bakal Dirombak
Romo berharap Gus Miftah terus istikamah dalam berdakwah dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. "Semoga Allah SWT senantiasa mencurahkan rahmat dan rida-Nya sehingga perjuangan Abah Miftah semakin berkembang, semakin bermanfaat, dan semakin menjadi teladan bagi masyarakat," tukasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang