Editor
KOMPAS.com – Pemerintah Arab Saudi terus memperkuat persiapan penyelenggaraan musim umrah dengan menitikberatkan pada perencanaan sejak dini, koordinasi lintas lembaga, dan peningkatan kesiapan operasional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan terbaik bagi para jemaah, khususnya para pengunjung Masjid Nabawi di Madinah.
Gubernur Madinah sekaligus Ketua Komite Tetap Haji dan Umrah Wilayah Madinah, Pangeran Salman bin Sultan, menegaskan bahwa melayani para tamu Allah merupakan kehormatan sekaligus amanah yang mendapat dukungan penuh dari kepemimpinan Kerajaan Arab Saudi.
Saat memimpin rapat Komite Tetap Haji dan Umrah, Pangeran Salman menekankan pentingnya memperkuat sinergi antarinstansi agar seluruh layanan bagi jemaah dapat berjalan optimal sejak awal musim umrah.
Baca juga: Kemenhaj Ancam Tutup Travel Umrah yang Telantarkan Jemaah
"Pelayanan kepada para jemaah merupakan kehormatan dan tanggung jawab yang mendapat dukungan penuh dari kepemimpinan Arab Saudi," tegasnya.
Dalam rapat tersebut, para peserta membahas berbagai rencana operasional menghadapi musim umrah mendatang.
Turut hadir dalam pertemuan itu antara lain Wakil Gubernur Madinah Pangeran Saud bin Nahar, Wakil Menteri Haji dan Umrah Abdulfattah bin Sulaiman Mashat, serta perwakilan dari berbagai kementerian dan instansi pemerintah.
Kementerian Haji dan Umrah memaparkan sejumlah indikator musim umrah, termasuk statistik penerbitan visa umrah, jumlah kedatangan jemaah, serta berbagai program strategis yang telah disiapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
Selain itu, berbagai sektor juga melaporkan tingkat kesiapan operasional guna memastikan seluruh layanan berjalan lancar sejak awal musim.
Pemerintah Kota Madinah turut mempresentasikan berbagai persiapan yang telah dilakukan untuk menyambut jutaan jemaah umrah.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian meliputi program kebersihan dan sanitasi kota, pengawasan aktivitas perdagangan, hingga kesiapan infrastruktur seperti jalan, terowongan, dan jembatan yang menjadi jalur mobilitas para jemaah.
Seluruh persiapan tersebut ditujukan agar para tamu Allah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk selama berada di Kota Madinah.
Dalam rapat itu, Komite Tetap Haji dan Umrah juga membahas sejumlah isu strategis lainnya sebelum akhirnya mengeluarkan berbagai rekomendasi untuk memperkuat koordinasi antarlembaga.
Baca juga: Kemenhaj Akan Beri Sanksi Berat ke Travel Umrah Penelantar Jemaah
Rekomendasi tersebut diharapkan mampu menjaga standar pelayanan yang tinggi bagi seluruh jemaah umrah dan para peziarah Masjid Nabawi.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Arab Saudi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan haji dan umrah melalui koordinasi yang lebih kuat, kesiapan operasional yang matang, serta pelayanan yang berorientasi pada kenyamanan dan keselamatan jemaah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang