Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Bencana yang Diungkap dalam Al-Quran dan Hadis, dari Banjir hingga Wabah

Kompas.com, 14 Agustus 2026, 22:05 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Kisah bencana dalam Al-Quran dan hadis tidak hanya menggambarkan peristiwa yang terjadi pada masa lalu, tetapi juga memuat pelajaran bagi umat manusia dalam menghadapi berbagai ujian.

Pesan yang terkandung di dalamnya tetap relevan untuk menjadi bahan renungan dalam menghadapi bencana dan krisis pada masa kini.

Baca juga: Kisah Pemuda Pendosa yang Dimuliakan karena Cinta kepada Nabi Muhammad SAW

Kisah Bencana dalam Al-Quran dan Hadis

Dilansir dari laman Muhammadiyah, berbagai peristiwa tersebut dijelaskan dengan gambaran mengenai sebab, akibat, dan hikmah yang dapat dipetik oleh umat Islam.

Sejumlah kisah tersebut mencakup banjir pada masa Nabi Nuh, azab yang menimpa kaum Nabi Luth, bencana kelaparan di Mesir, hingga wabah tha'un di negeri Syam.

Baca juga: Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW

1. Banjir pada Masa Nabi Nuh

Banjir pada masa Nabi Nuh merupakan salah satu kisah bencana yang paling dikenal dalam Al-Quran. Peristiwa tersebut berlangsung selama 40 hari 40 malam dan menyebabkan kehancuran besar, kecuali orang-orang yang mengikuti perintah Allah serta makhluk yang berada di atas kapal Nabi Nuh.

Dalam QS. Asy-Syu’ara ayat 117-119 dan QS. Hud ayat 25-26, Allah menjelaskan bahwa banjir tersebut menjadi azab bagi kaum yang mengingkari risalah Nabi Nuh. Di sisi lain, kisah tersebut juga menggambarkan keselamatan dan harapan bagi orang-orang beriman yang menaati perintah Allah.

Kisah Nabi Nuh menunjukkan bahwa bencana dapat menjadi peristiwa yang mengandung peringatan sekaligus ujian bagi manusia. Ketaatan dan keimanan menjadi bagian penting dari pelajaran yang dapat diambil dari peristiwa tersebut.

2. Azab yang Menimpa Kaum Nabi Luth

Kisah bencana berikutnya terdapat dalam peristiwa yang menimpa kaum Nabi Luth di wilayah Sodom.

Dalam QS. Hud ayat 82, Allah menyebutkan azab berupa hujan batu yang menghancurkan wilayah tersebut sebagai akibat dari perilaku kaum Nabi Luth yang menyimpang dari ketentuan moral dan ajaran yang dibawa Nabi Luth.

Peristiwa tersebut menjadi peringatan mengenai konsekuensi dari kemaksiatan yang dilakukan secara kolektif. Kisah ini juga menekankan pentingnya tanggung jawab masyarakat dalam menjaga kehidupan yang sesuai dengan nilai-nilai yang diyakini.

3. Bencana Kelaparan Selama Tujuh Tahun di Mesir

Al-Quran juga menceritakan bencana kelaparan yang melanda Mesir selama tujuh tahun. Kisah tersebut terdapat dalam QS. Yusuf ayat 47-49 dan berkaitan dengan Nabi Yusuf yang menyusun strategi untuk menghadapi masa paceklik.

Melalui pengelolaan sumber daya secara cermat, Nabi Yusuf mampu mempersiapkan persediaan pangan untuk menghadapi masa sulit.

Peristiwa tersebut memberikan pelajaran mengenai pentingnya perencanaan, pengelolaan sumber daya, dan ketahanan pangan dalam menghadapi krisis.

Kisah ini menunjukkan bahwa menghadapi bencana tidak hanya membutuhkan kesabaran, tetapi juga ikhtiar dan persiapan yang matang. Kesiapan menghadapi kondisi yang belum terjadi menjadi salah satu pelajaran penting dari kisah Nabi Yusuf.

4. Wabah Tha'un di Negeri Syam

Selain bencana alam dan kelaparan, sejarah Islam juga mencatat bencana kesehatan berupa wabah tha'un. Wabah penyakit menular tersebut melanda negeri Syam pada 638-639 M atau 17-18 H dan menyebabkan lebih dari 30 persen penduduk Syam meninggal dunia, termasuk sejumlah sahabat Nabi seperti Muadz bin Jabal dan Suhail bin Amr.

Rasulullah SAW juga memberikan panduan dalam menghadapi wabah, termasuk larangan keluar dari wilayah yang terkena wabah maupun memasuki wilayah tersebut. Panduan tersebut menunjukkan pentingnya langkah pencegahan untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit.

Kisah wabah tha'un memberikan pelajaran bahwa menghadapi bencana kesehatan juga membutuhkan ikhtiar untuk melindungi masyarakat. Tindakan pencegahan menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan manusia ketika terjadi wabah.

Hikmah dari Kisah Bencana dalam Al-Quran dan Hadis

Berbagai kisah bencana dalam Al-Quran dan hadis tidak berhenti pada catatan mengenai peristiwa yang telah berlalu.

Kisah tersebut mengandung peringatan mengenai perilaku manusia, sekaligus menjadi ujian terhadap kesabaran dan keimanan.

Bencana juga dapat menjadi momentum untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki sikap. Selain memperkuat ketakwaan, umat Islam dapat mengambil pelajaran tentang pentingnya kesiapan, ikhtiar, kepedulian terhadap sesama, dan upaya mencegah dampak yang lebih besar.

Dengan memahami kisah bencana dalam Al-Quran dan hadis, umat Islam dapat melihat bahwa setiap peristiwa mengandung pelajaran yang dapat diterapkan dalam kehidupan.

Sikap yang tepat bukan hanya menghadapi bencana dengan kesabaran, tetapi juga melakukan usaha terbaik untuk mengurangi risikonya.

Pada akhirnya, berbagai kisah tersebut mengingatkan manusia untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mengambil hikmah dari setiap ujian.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kisah Bencana yang Diungkap dalam Al-Quran dan Hadis, dari Banjir hingga Wabah
Kisah Bencana yang Diungkap dalam Al-Quran dan Hadis, dari Banjir hingga Wabah
Aktual
Peristiwa Rabiul Awal: Mengenang Momen Rasulullah Lahir hingga Wafat
Peristiwa Rabiul Awal: Mengenang Momen Rasulullah Lahir hingga Wafat
Aktual
Doa Upacara 17 Agustus 2026, Teks Lengkap untuk Peringatan HUT ke-81 RI
Doa Upacara 17 Agustus 2026, Teks Lengkap untuk Peringatan HUT ke-81 RI
Doa dan Niat
Nama dan Gelar Nabi Muhammad SAW Beserta Maknanya
Nama dan Gelar Nabi Muhammad SAW Beserta Maknanya
Aktual
Menjawab Mitos Larangan Menikah di Bulan Rabiul Awal, Ini Hukum Islam dan Penjelasannya
Menjawab Mitos Larangan Menikah di Bulan Rabiul Awal, Ini Hukum Islam dan Penjelasannya
Aktual
Kisah Pemuda Pendosa yang Dimuliakan karena Cinta kepada Nabi Muhammad SAW
Kisah Pemuda Pendosa yang Dimuliakan karena Cinta kepada Nabi Muhammad SAW
Aktual
Apa Itu Sutrah dalam Shalat? Kenali Fungsi dan Hukumnya Menggunakannya
Apa Itu Sutrah dalam Shalat? Kenali Fungsi dan Hukumnya Menggunakannya
Aktual
Hukum Imam Salat Sambil Duduk, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Muhammadiyah
Hukum Imam Salat Sambil Duduk, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Muhammadiyah
Aktual
Daun Sirih Disulap Jadi Sabun, Cara Mahasiswa Muhammadiyah Ajari Siswa Hidup Bersih
Daun Sirih Disulap Jadi Sabun, Cara Mahasiswa Muhammadiyah Ajari Siswa Hidup Bersih
Aktual
Jelang Muktamar NU, Ali Masykur Musa: Semangat Kebangsaan Tak Boleh Luntur
Jelang Muktamar NU, Ali Masykur Musa: Semangat Kebangsaan Tak Boleh Luntur
Aktual
Jangan Jegal Gus Yahya dan Gus Salam dengan Tafsir Aturan
Jangan Jegal Gus Yahya dan Gus Salam dengan Tafsir Aturan
Aktual
Dari Iqra hingga Jurnalisme, Haedar Nashir: Islam Punya Tradisi Literasi yang Kuat
Dari Iqra hingga Jurnalisme, Haedar Nashir: Islam Punya Tradisi Literasi yang Kuat
Aktual
Doa Naik Kendaraan dan Bepergian: Arab, Latin, dan Artinya
Doa Naik Kendaraan dan Bepergian: Arab, Latin, dan Artinya
Doa Harian
Apakah Kentut dari Kemaluan Membatalkan Wudhu? Ini Pendapat Para Ulama
Apakah Kentut dari Kemaluan Membatalkan Wudhu? Ini Pendapat Para Ulama
Aktual
33 Jemaah Umrah Gagal Berangkat dari Soetta, Kemenhaj Ungkap Travel Diduga Tak Berizin
33 Jemaah Umrah Gagal Berangkat dari Soetta, Kemenhaj Ungkap Travel Diduga Tak Berizin
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar