Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Akibat Perbuatan Zalim dalam Islam, Ada Azab hingga Datangnya Bencana

Kompas.com, 18 September 2026, 18:31 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Dalam Islam, perbuatan zalim berarti meletakkan sesuatu atau perkara bukan pada tempatnya. Zalim juga kerap dimaknai sebagai sifat kejam, bengis, dan tidak berperikemanusiaan.

Al-Qur'an memberikan peringatan keras terhadap orang yang melakukan perbuatan zalim. Dalam QS. Ali Imran ayat 192, Allah SWT memberikan ancaman bagi orang-orang yang berbuat zalim.

Baca juga: Tiga Pilihan Saat Disakiti Menurut Al Quran: Adil, Utama, atau Justru Berubah Zalim?

Dilansir dari laman muhammadiyah.or.id, anggota Lembaga Dakwah Khusus (LDK) PP Muhammadiyah Imran Baehaqi menyampaikan sejumlah akibat yang dapat diterima orang yang melakukan perbuatan zalim.

“Orang-orang yang berbuat zalim akan mendapat ancaman yang sangat dahsyat yang mestinya menjadi perhatian kita sebagai orang-orang mukmin, sehingga kita hidupnya senantiasa dalam ridha Allah Swt,” ujarnya.

Baca juga: Doa Agar Terhindar dari Tipu Daya Orang-orang Zalim

Apa Akibat Perbuatan Zalim dalam Islam?

Dalam penjelasannya, Imran Baehaqi menyebutkan beberapa akibat apabila seseorang melakukan perbuatan zalim.

1. Mendapat Azab yang Besar

Akibat pertama dari perbuatan zalim adalah datangnya azab yang besar bagi pelakunya. Ancaman tersebut ditegaskan Allah Swt dalam QS. Al-Furqan ayat 19.

“barangsiapa yang berbuat zalim, niscaya akan merasakan azab yang sangat besar.”

Ayat tersebut menjadi peringatan bahwa perbuatan zalim memiliki konsekuensi yang berat bagi orang yang melakukannya.

2. Mendapat Laknat Allah SWT

Kezaliman juga dapat menyebabkan seseorang mendapatkan laknat berupa dijauhkannya dari kenikmatan dan rahmat Allah SWT, baik di dunia maupun di akhirat.

Hal tersebut ditegaskan dalam QS. Ghafir ayat 52 yang menjelaskan kondisi orang-orang zalim pada hari ketika permintaan maaf tidak lagi berguna.

“(yaitu) hari ketika permintaan maaf tidak berguna bagi orang-orang zalim dan mereka mendapat laknat dan tempat tinggal yang buruk.”

3. Terkena Doa Orang yang Dizalimi

Perbuatan zalim juga dapat mendatangkan doa dari orang yang menjadi korban kezaliman. Dalam Islam, doa orang yang terzalimi memiliki kedudukan khusus karena tidak ada penghalang antara doa tersebut dan Allah Swt.

Rasulullah SAW pernah bersabda: ”Dan berhati-hatilah terhadap doa orang yang terzalimi, karena tidak ada penghalang antara doanya dengan Allah” (HR. Bukhari dan Muslim).

Karena itu, perbuatan zalim kepada orang lain tidak hanya berkaitan dengan hubungan antarmanusia, tetapi juga memiliki konsekuensi di hadapan Allah SWT.

4. Mengalami Kebangkrutan di Hari Kiamat

Orang yang melakukan kezaliman juga dapat mengalami kebangkrutan di hari kiamat apabila tidak bertaubat kepada Allah SWT dan tidak meminta maaf kepada orang yang dizaliminya ketika masih hidup di dunia.

Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang pernah berbuat aniaya (zhalim) terhadap kehormatan saudaranya atau sesuatu apapun hendaklah dia meminta kehalalannya (maaf) pada hari ini (di dunia) sebelum datang hari yang ketika itu tidak bermanfaat dinar dan dirham” (HR. Al-Bukhari).

Hadis tersebut menekankan pentingnya menyelesaikan kezaliman terhadap orang lain sejak di dunia, termasuk dengan meminta maaf kepada pihak yang telah dirugikan.

5. Mendatangkan Bencana dan Malapetaka

Akibat perbuatan zalim yang kelima adalah mendatangkan bencana dan malapetaka. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Hajj ayat 45:

“Maka betapa banyak negeri yang telah Kami binasakan karena (penduduk)nya dalam keadaan zalim, sehingga runtuh bangunan-bangunannya dan (betapa banyak pula) sumur yang telah ditinggalkan dan istana yang tinggi (tidak ada penghuninya).”

Ayat tersebut menggambarkan kehancuran sejumlah negeri yang penduduknya berada dalam keadaan zalim.

Bagaimana Sikap Seorang Muslim terhadap Perbuatan Zalim?

Imran Baehaqi mengingatkan agar umat Islam menjauhi perbuatan zalim karena ancamannya begitu dahsyat.

Sikap tersebut perlu diterapkan, terutama dengan menghindari kezaliman kepada Allah dalam bentuk kekufuran dan perbuatan yang menyebabkan kerusakan di dunia.

“Bagaimana sikap kita ini? Hendaklah kita sendiri untuk menjauhi perbuatan zalim yang ancamannya begitu dahsyat. Terutama zalim kepada Allah dalam bentuk kekufuran dan membuat kerusakan di dunia ini,” tutur Imran.

Dengan demikian, perbuatan zalim dalam Islam bukan hanya berkaitan dengan tindakan terhadap orang lain, tetapi juga mencakup bentuk kezaliman kepada Allah dan perbuatan merusak.

Peringatan mengenai akibat kezaliman disebutkan dalam Al-Qur'an dan hadis, mulai dari azab besar hingga konsekuensi di hari kiamat. Karena itu, umat Islam diingatkan untuk menjauhi perbuatan zalim dan memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Rahasia Tsoraya Aniqa, Finalis MTQ Nasional 2026 Bisa Hafal 30 Juz Al-Qur'an: Batasi Gawai dan TV
Rahasia Tsoraya Aniqa, Finalis MTQ Nasional 2026 Bisa Hafal 30 Juz Al-Qur'an: Batasi Gawai dan TV
Aktual
5 Akibat Perbuatan Zalim dalam Islam, Ada Azab hingga Datangnya Bencana
5 Akibat Perbuatan Zalim dalam Islam, Ada Azab hingga Datangnya Bencana
Aktual
Hidup Serba Cepat, Mengapa Ibadah Tidak Boleh Tergesa-gesa?
Hidup Serba Cepat, Mengapa Ibadah Tidak Boleh Tergesa-gesa?
Aktual
Tips Hafal 30 Juz Al-Qur’an Sejak Usia Dini dari Peserta MTQ Nasional 2026 Asal Sumbar
Tips Hafal 30 Juz Al-Qur’an Sejak Usia Dini dari Peserta MTQ Nasional 2026 Asal Sumbar
Aktual
Apakah Istinja Cukup dengan Mengguyurkan Air? Ini Penjelasan Fikih
Apakah Istinja Cukup dengan Mengguyurkan Air? Ini Penjelasan Fikih
Aktual
Tim Aceh Raih Juara 1 Fahmil Qur’an Putri MTQ Nasional 2026
Tim Aceh Raih Juara 1 Fahmil Qur’an Putri MTQ Nasional 2026
Aktual
Memudahkan Urusan Orang Lain, Jalan Menuju Ridha Allah
Memudahkan Urusan Orang Lain, Jalan Menuju Ridha Allah
Aktual
Masjid Berusia 1.300 Tahun Ditemukan di Arab Saudi, Simpan Prasasti Al-Quran
Masjid Berusia 1.300 Tahun Ditemukan di Arab Saudi, Simpan Prasasti Al-Quran
Aktual
Gaji Suami Bukan Tolok Ukur Ketaatan Istri, Ini Penjelasan Muhammadiyah
Gaji Suami Bukan Tolok Ukur Ketaatan Istri, Ini Penjelasan Muhammadiyah
Aktual
Gontor Sambut Satu Abad dengan Khataman Al-Quran, Ribuan Alumni Hadir
Gontor Sambut Satu Abad dengan Khataman Al-Quran, Ribuan Alumni Hadir
Aktual
Tren Baju Lebaran 2027: Hijau Botol Cocok dengan 13 Warna Hijab Ini
Tren Baju Lebaran 2027: Hijau Botol Cocok dengan 13 Warna Hijab Ini
Aktual
Konflik Saudi-Houthi Memanas, Pemerintah Diminta Siapkan Skenario Darurat Umrah
Konflik Saudi-Houthi Memanas, Pemerintah Diminta Siapkan Skenario Darurat Umrah
Aktual
Menhaj Sidak Travel Umrah di Jombang, Akses Siskopatuh Anissa Ahmada Ditutup
Menhaj Sidak Travel Umrah di Jombang, Akses Siskopatuh Anissa Ahmada Ditutup
Aktual
Kemenhaj Blokir JGroup dan Annisa Ahmada dari Siskopatuh
Kemenhaj Blokir JGroup dan Annisa Ahmada dari Siskopatuh
Aktual
Kemenhaj Blokir Siskopatuh Travel Anissa Ahmada, Setoran Jemaah Ditaksir Rp120 Miliar
Kemenhaj Blokir Siskopatuh Travel Anissa Ahmada, Setoran Jemaah Ditaksir Rp120 Miliar
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar