Editor
KOMPAS.com — Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Barat mendorong penyelenggara haji dan umrah untuk lebih banyak menggunakan produk UMKM dalam negeri.
Langkah itu diharapkan membuat belanja terkait perjalanan ibadah turut menggerakkan ekonomi daerah.
Kepala Kanwil Kemenhaj Jawa Barat Boy Hari Novian mengatakan, dorongan tersebut sejalan dengan upaya Kemenhaj mengembangkan ekosistem ekonomi haji dan umrah.
“Kita ingin multiplier effect dari penyelenggaraan ibadah haji dan umrah ini bisa berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah, khususnya di Jawa Barat. Jadi tidak habis berputar di luar negeri,” ujar Boy di sela-sela Expo UMKM Haji dan Umrah 2026 di Madiun, Jawa Timur, Jumat (25/9/2026).
Baca juga: Kafilah Jateng Dapat Bonus Uang Pembinaan hingga Umrah Setelah Raih 36 Gelar di MTQ Nasional XXXI
Menurut Boy, Jawa Barat memiliki pasar yang besar. Ia menyebut jumlah jemaah umrah dari provinsi tersebut mencapai 400.000 hingga 600.000 orang per tahun, ditambah puluhan ribu jemaah haji reguler.
Dengan jumlah itu, Boy memperkirakan nilai ekonomi yang berkaitan dengan perjalanan haji dan umrah di Jawa Barat dapat mencapai triliunan rupiah.
Ia berharap sebagian perputaran tersebut memberi peluang usaha bagi UMKM setempat.
Kanwil Kemenhaj Jawa Barat, kata Boy, akan berupaya mempertemukan penyelenggara perjalanan ibadah dengan pelaku UMKM agar produk lokal dapat digunakan dalam layanan haji dan umrah.
“Momentum Expo UMKM di Madiun ini semakin menguatkan komitmen kami di Jabar untuk terus menjembatani para penyelenggara ibadah haji-umrah agar mengutamakan pasokan produk-produk lokal karya UMKM di Jawa Barat,” katanya.
Boy menambahkan, penguatan peran UMKM diharapkan membuat ekosistem ekonomi haji dan umrah lebih bermanfaat bagi masyarakat daerah.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.