Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Angelina Jolie Soroti Kehancuran Gaza, Serukan Bantuan Hunian Sebelum Musim Dingin

Kompas.com, 8 Oktober 2026, 08:29 WIB
Reni Susanti

Editor


KOMPAS.com — Aktris sekaligus aktivis kemanusiaan Angelina Jolie menyerukan bantuan tempat tinggal bagi warga Jalur Gaza sebelum musim dingin tiba.

Ia menyoroti kehancuran kawasan tersebut melalui citra satelit Google Earth.

Dalam unggahan Instagramnya, Jolie membagikan gambar Google Earth yang menggambarkan kondisi sejumlah kawasan di Gaza sebelum dan setelah mengalami kehancuran.

Di salah satu gambar terlihat bangunan yang rata dengan tanah. 

“Warga membutuhkan tempat tinggal sebelum musim dingin tiba. Bantuan kemanusiaan harus menjangkau warga sipil dalam skala yang memadai. Rumah sakit membutuhkan pasokan medis,” tulis Jolie.

Baca juga: Muhammadiyah dan Umana Al-Aqsa Jajaki Kerja Sama Rekonstruksi Gaza

Menurutnya, citra satelit memperlihatkan permukiman yang berubah menjadi puing. Kehancuran juga mencakup sekolah, universitas, rumah sakit, jalan, serta jaringan air dan sanitasi.

“Sekarang Anda bisa membuka Google Earth dan melihat apa yang terjadi di Gaza,” tulisnya.

Citra satelit tak menggambarkan penderitaan warga

Seorang anak laki-laki Palestina menerbangkan layang-layang di dekat tenda-tenda yang didirikan di atas reruntuhan bangunan di Kota Gaza pada 4 Mei 2025. Krisis kemanusiaan di Jalur Gaza yang terkepung telah memburuk secara signifikan sejak Israel memblokir masuknya seluruh bantuan ke wilayah tersebut pada 2 Maret?beberapa hari sebelum melanjutkan operasi militernya menyusul kegagalan gencatan senjata.OMAR AL-QATTAA Seorang anak laki-laki Palestina menerbangkan layang-layang di dekat tenda-tenda yang didirikan di atas reruntuhan bangunan di Kota Gaza pada 4 Mei 2025. Krisis kemanusiaan di Jalur Gaza yang terkepung telah memburuk secara signifikan sejak Israel memblokir masuknya seluruh bantuan ke wilayah tersebut pada 2 Maret?beberapa hari sebelum melanjutkan operasi militernya menyusul kegagalan gencatan senjata.

Dalam unggahannya, Jolie mengutip analisis citra satelit Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menyebut sekitar 82 persen bangunan di Gaza mengalami kerusakan hingga 16 Juni 2026.

Dari bangunan yang terdampak tersebut, sekitar dua pertiganya disebut hancur.

Meski dapat menunjukkan luasnya kerusakan fisik, menurut Jolie, citra satelit tidak mampu menggambarkan pengalaman warga yang hidup di tengah kehancuran.

“Yang tidak dapat ditunjukkannya adalah bagaimana rasanya hidup di tengah kehancuran itu, apa yang terjadi pada keluarga yang terbunuh, dan seperti apa kehidupan mereka yang selamat,” tulisnya.

Baca juga: 1.000 Hari Perang Gaza: 2.700 Keluarga Palestina Musnah, Ribuan Anak Jadi Korban

Bantuan hunian dan medis dibutuhkan

Jolie menyebut sekitar 1,98 juta orang atau 94 persen populasi Gaza membutuhkan bantuan tempat tinggal dan kebutuhan dasar.

Namun, menurutnya, penyaluran bantuan kemanusiaan serta material untuk hunian masih menghadapi pembatasan dan keterlambatan.

“Penyaluran bantuan dan material hunian masih terus menghadapi hambatan dan penundaan,” tuturnya.

Ia menekankan perlunya bantuan menjangkau warga sipil dalam jumlah yang memadai, termasuk pasokan medis untuk rumah sakit.

Selain pemenuhan kebutuhan darurat, Jolie menyerukan terciptanya kondisi yang memungkinkan warga Gaza membangun kembali rumah, sekolah, rumah sakit, dan komunitas mereka.

Pengungsi kekurangan tenda dan terpal

Dokter Katrin Glatz Brubakk berkata, salah satu cara anak-anak untuk melindungi diri mereka dari trauma adalah dengan menarik diri.GETTY IMAGES via BBC INDONESIA Dokter Katrin Glatz Brubakk berkata, salah satu cara anak-anak untuk melindungi diri mereka dari trauma adalah dengan menarik diri.

Kebutuhan bantuan menjelang musim dingin juga tergambar dalam laporan Anadolu pada 4 Oktober 2026.

Pengelola kawasan Fash Farsh di Khan Younis, Ahmed Hassan Al-Najjar, mengatakan 35 kamp pengungsian di kawasan tersebut menampung sekitar 6.000 keluarga atau 40.000 orang.

Menurut Al-Najjar, warga menghadapi kekurangan tenda, terpal, paket makanan, dan perlengkapan medis.

Sejumlah pengungsi menyerukan bantuan segera karena kondisi tenda mereka tidak mampu memberikan perlindungan memadai dari hujan, angin kencang, dan udara dingin.

Keluarga-keluarga tersebut mengkhawatirkan terulangnya pengalaman musim dingin sebelumnya, ketika hujan deras membanjiri dan merusak tenda.

Rekonstruksi masih terhambat

Sementara itu, Associated Press (AP) pada 7 Oktober 2026 melaporkan bahwa warga kesulitan membangun kembali rumah karena Israel membatasi masuknya sebagian besar material konstruksi.

Rencana rekonstruksi berskala besar juga belum berjalan akibat belum tercapainya kesepakatan Israel dan Hamas mengenai pelucutan senjata kelompok tersebut.

Temuan itu memperkuat urgensi bantuan hunian yang diserukan Jolie, sementara warga menunggu kesempatan membangun kembali tempat tinggal mereka.

Tambahan kondisi pengungsian bersumber dari Anadolu, sedangkan hambatan rekonstruksi dari AP.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 3 Amalan Ingkang Saget Dados Bekal Kanggo Mati
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 3 Amalan Ingkang Saget Dados Bekal Kanggo Mati
Aktual
Jadwal Awal Ramadhan 2027, Libur Lebaran hingga Hari Pertama Masuk Kerja dan Sekolah
Jadwal Awal Ramadhan 2027, Libur Lebaran hingga Hari Pertama Masuk Kerja dan Sekolah
Aktual
Kemenag Siapkan Skema Kemitraan Bimwin, Calon Pengantin Tidak Harus ke KUA
Kemenag Siapkan Skema Kemitraan Bimwin, Calon Pengantin Tidak Harus ke KUA
Aktual
Doa Penguat Iman kepada Allah, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
Doa Penguat Iman kepada Allah, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
BPIH, Bipih, dan Nilai Manfaat Haji 2027, Apa Bedanya? Simak Penjelasan dan Rinciannya
BPIH, Bipih, dan Nilai Manfaat Haji 2027, Apa Bedanya? Simak Penjelasan dan Rinciannya
Aktual
Kisah Khabbab bin Al-Aratt, Sahabat Nabi yang Teguh Menghadapi Ujian
Kisah Khabbab bin Al-Aratt, Sahabat Nabi yang Teguh Menghadapi Ujian
Aktual
PBNU Sosialisasi AD/ART Baru, Apa Saja yang Berubah?
PBNU Sosialisasi AD/ART Baru, Apa Saja yang Berubah?
Aktual
Apa Itu Wakaf Energi? Ini Konsep dan Manfaatnya bagi Masyarakat
Apa Itu Wakaf Energi? Ini Konsep dan Manfaatnya bagi Masyarakat
Aktual
Mengapa Ilmu Harus Diamalkan? Ini Penjelasan dalam Islam
Mengapa Ilmu Harus Diamalkan? Ini Penjelasan dalam Islam
Aktual
Ombudsman Dukung dan Siap Awasi Wajib Halal Oktober 2026
Ombudsman Dukung dan Siap Awasi Wajib Halal Oktober 2026
Aktual
Wisata Ramah Muslim, Apa Saja yang Perlu Diperhatikan Menurut Islam?
Wisata Ramah Muslim, Apa Saja yang Perlu Diperhatikan Menurut Islam?
Aktual
MUI Apresiasi Subsidi Biaya Haji 2027 dari Prabowo, Sebut Menjadi Cermin Kehadiran Negara
MUI Apresiasi Subsidi Biaya Haji 2027 dari Prabowo, Sebut Menjadi Cermin Kehadiran Negara
Aktual
Khutbah Jumat 9 Oktober 2026: Memahami Amalan Setelah Pemakaman Sesuai Ajaran Islam
Khutbah Jumat 9 Oktober 2026: Memahami Amalan Setelah Pemakaman Sesuai Ajaran Islam
Aktual
Khutbah Jumat 9 Oktober 2026: Keutamaan Berbakti kepada Orang Tua dan Bahaya Sifat Durhaka
Khutbah Jumat 9 Oktober 2026: Keutamaan Berbakti kepada Orang Tua dan Bahaya Sifat Durhaka
Aktual
Khutbah Jumat 9 Oktober 2026: Surga di Bawah Telapak Kaki Ibu
Khutbah Jumat 9 Oktober 2026: Surga di Bawah Telapak Kaki Ibu
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar