Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag Versi PDF: Penanggalan Masehi, Hijriah, dan Jawa Lengkap

Kompas.com, 23 Oktober 2026, 14:51 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Kalender 2027 dapat menjadi panduan untuk melihat tanggal Masehi, Hijriah, dan Jawa sekaligus merencanakan kegiatan sepanjang tahun.

Kalender ini juga dapat dilengkapi daftar libur nasional dan cuti bersama 2027 agar masyarakat lebih mudah mengatur jadwal kerja, sekolah, perjalanan, hingga persiapan hari besar keagamaan.

Baca juga: Jadwal Libur Lebaran 2027 Sesuai SKB 3 Menteri, Berpotensi Libur Panjang Sampai 10 Hari

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag

Kalender 2027 yang memuat tiga sistem penanggalan dapat membantu pengguna mencocokkan tanggal dalam kalender Masehi dengan kalender Hijriah dan kalender Jawa.

Ketiganya memiliki sistem perhitungan berbeda, sehingga informasi dalam satu kalender memudahkan pengguna mengetahui tanggal yang bertepatan.

Kalender Masehi menggunakan sistem penanggalan matahari dan menjadi acuan umum untuk kegiatan sehari-hari.

Kalender Hijriah menggunakan peredaran bulan dan menjadi pedoman penentuan tanggal penting dalam Islam, seperti awal Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha.

Sementara itu, kalender Jawa memiliki penanggalan tradisional yang mengenal nama hari pasaran, seperti Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon.

Kalender dengan tiga sistem penanggalan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pribadi, keluarga, pekerjaan, pendidikan, maupun kegiatan adat.

Kehadiran informasi libur nasional dan cuti bersama juga membantu pengguna menandai tanggal merah dan menyusun rencana sejak awal tahun.

Kalender 2027 lengkap dengan penanggalan Masehi, Hijriah, dan Jawa dapat diunduh melalui tautan berikut:

>>> Download Kalender 2027 PDF di sini

Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027

Berdasarkan daftar yang disiapkan, terdapat 18 hari libur nasional sepanjang 2027.

Tanggal-tanggal tersebut mencakup peringatan nasional, hari besar keagamaan, serta perayaan internasional yang ditetapkan sebagai hari libur di Indonesia.

Berikut daftar libur nasional 2027 yang dapat dijadikan acuan dalam menyusun agenda tahun depan:

  1. Jumat, 1 Januari 2027: Tahun Baru 2027 Masehi
  2. Selasa, 5 Januari 2027: Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW
  3. Sabtu, 6 Februari 2027: Tahun Baru Imlek 2578 Kongzili
  4. Senin, 8 Maret 2027: Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1949)
  5. Rabu, 10 Maret 2027: Idul Fitri 1448 Hijriah
  6. Kamis, 11 Maret 2027: Idul Fitri 1448 Hijriah
  7. Jumat, 26 Maret 2027: Wafat Yesus Kristus
  8. Minggu, 28 Maret 2027: Hari Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah)
  9. Sabtu, 1 Mei 2027: Hari Buruh Internasional
  10. Kamis, 6 Mei 2027: Kenaikan Yesus Kristus
  11. Senin, 17 Mei 2027: Idul Adha 1448 Hijriah
  12. Kamis, 20 Mei 2027: Hari Raya Waisak 2571 BE
  13. Selasa, 1 Juni 2027: Hari Lahir Pancasila
  14. Minggu, 6 Juni 2027: 1 Muharam Tahun Baru Islam 1449 Hijriah
  15. Minggu, 15 Agustus 2027: Maulid Nabi Muhammad SAW
  16. Selasa, 17 Agustus 2027: Proklamasi Kemerdekaan
  17. Sabtu, 25 Desember 2027: Kelahiran Yesus Kristus
  18. Minggu, 26 Desember 2027: Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW

Selain hari libur nasional, pemerintah menetapkan delapan hari cuti bersama sepanjang 2027. Berikut daftarnya:

  1. Jumat, 5 Februari 2027: Tahun Baru Imlek 2578 Kongzili
  2. Selasa, 9 Maret 2027: Idul Fitri 1448 Hijriah
  3. Jumat, 12 Maret 2027: Idul Fitri 1448 Hijriah
  4. Senin, 15 Maret 2027: Idul Fitri 1448 Hijriah
  5. Kamis, 25 Maret 2027: Wafat Yesus Kristus
  6. Selasa, 18 Mei 2027: Idul Adha 1448 Hijriah
  7. Rabu, 19 Mei 2027: Hari Raya Waisak 2571 BE
  8. Jumat, 24 Desember 2027: Kelahiran Yesus Kristus

Dengan merujuk Kalender 2027, masyarakat dapat merencanakan liburan keluarga, perjalanan mudik, maupun agenda lainnya dengan lebih teratur. Meski demikian, penerapan cuti bersama bagi pekerja perlu mengikuti ketentuan yang berlaku di masing-masing sektor dan instansi.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Sumpah Pemuda 1928: Sosok Johan Machmoed Tjaja dan Peran Jong Islamieten Bond
Sumpah Pemuda 1928: Sosok Johan Machmoed Tjaja dan Peran Jong Islamieten Bond
Aktual
Jadwal TKA Pesantren dan Madrasah Aliyah 2026 untuk Mapel Wajib, Pilihan, serta Ujian Susulan
Jadwal TKA Pesantren dan Madrasah Aliyah 2026 untuk Mapel Wajib, Pilihan, serta Ujian Susulan
Aktual
Legislator Minta Ditjen Pesantren Perkuat 5 Aspek, dari Anggaran hingga Keamanan Santri
Legislator Minta Ditjen Pesantren Perkuat 5 Aspek, dari Anggaran hingga Keamanan Santri
Aktual
Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 dan Jejak Santri dalam Sejarah Persatuan Indonesia
Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 dan Jejak Santri dalam Sejarah Persatuan Indonesia
Aktual
Hari Santri 2026, Menag Ajak ASN Kemenag Pakai Sarung dan Peci Seminggu Sekali
Hari Santri 2026, Menag Ajak ASN Kemenag Pakai Sarung dan Peci Seminggu Sekali
Aktual
Zakat Akhir Tahun: Cara Menghitung, Nisab, dan Golongan Penerimanya
Zakat Akhir Tahun: Cara Menghitung, Nisab, dan Golongan Penerimanya
Aktual
Alasan Shalat Istisqa Tetap Disunahkan Meski Hujan Telah Turun
Alasan Shalat Istisqa Tetap Disunahkan Meski Hujan Telah Turun
Aktual
Doa Saat Hujan Turun dan Setelah Hujan Reda, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa Saat Hujan Turun dan Setelah Hujan Reda, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Doa Saat Hujan yang Diajarkan Rasulullah, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa Saat Hujan yang Diajarkan Rasulullah, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Wisata Ramah Muslim di Jepang, dari Menikmati Ramen Halal hingga Berendam di Onsen
Wisata Ramah Muslim di Jepang, dari Menikmati Ramen Halal hingga Berendam di Onsen
Aktual
Menag Ajak Tradisikan Bersarung dan Berpeci sebagai Identitas Kebangsaan
Menag Ajak Tradisikan Bersarung dan Berpeci sebagai Identitas Kebangsaan
Aktual
Kemenag Gandeng Gus, Ning, dan Influencer dalam 5 Program Quick Win Pesantren
Kemenag Gandeng Gus, Ning, dan Influencer dalam 5 Program Quick Win Pesantren
Aktual
Ka'b bin Malik Sahabat yang Kisah Tobatnya Diabadikan dalam Al-Qur'an
Ka'b bin Malik Sahabat yang Kisah Tobatnya Diabadikan dalam Al-Qur'an
Aktual
Hukum Memelihara Anjing dalam Islam, Ini Dalil dan Pengecualiannya
Hukum Memelihara Anjing dalam Islam, Ini Dalil dan Pengecualiannya
Aktual
Insentif Dosen Ma’had Aly 2026 Naik Lebih dari 200 Persen, Cair Akhir November
Insentif Dosen Ma’had Aly 2026 Naik Lebih dari 200 Persen, Cair Akhir November
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar