Editor
JAKARTA, KOMPAS.com — Ketidakpastian ekonomi dalam negeri dan situasi geopolitik menjadi tantangan bagi perusahaan perjalanan haji dan umrah.
Pengaruhnya dirasakan pada pendaftaran calon jemaah hingga perubahan jadwal penerbangan menuju Arab Saudi.
Direktur Pengembangan Bisnis dan Development PT NRA, Muhammad Atsiir Abdul Azis mengatakan, sejumlah penerbangan transit mengalami penjadwalan ulang. Sementara itu, penerbangan langsung masih berjalan.
“Tantangan kita, pesawat direct ke Arab Saudi masih jalan, tetapi untuk pesawat transit beberapa di-reschedule. Sampai sekarang belum ada pemberitahuan dari Arab Saudi untuk menghentikan penerbangan,” ujar Atsiir saat dihubungi Kompas.com, Rabu (28/10/2026).
Baca juga: Daftar Jemaah Berhak Lunas Haji 2027 Diumumkan, Ini Cara Mengeceknya
Contohnya gangguan penerbangan yang terjadi pada jemaah travel lain. Dikutip dari Antara, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tangerang mencatat sekitar 400 jemaah umrah terdampak pembatalan atau penundaan penerbangan transit akibat penyesuaian rute menyusul konflik di kawasan tersebut.
Selain persoalan penerbangan, Atsiir menilai kondisi ekonomi Indonesia turut memengaruhi jumlah masyarakat yang mendaftar perjalanan ibadah.
Menurut dia, ketidakstabilan ekonomi menjadi pertimbangan calon jemaah sebelum memutuskan berangkat ke Tanah Suci.
Menghadapi kondisi tersebut, NRA berupaya menawarkan paket dengan harga kompetitif sekaligus menjaga kualitas pelayanan agar jemaah merasa aman dan nyaman.
Baca juga: Jadwal Haji 2027: Pemberangkatan, Wukuf, hingga Kepulangan
Atsiir menyebut NRA dapat memberangkatkan sekitar 1.000 jemaah setiap bulan. Dengan jumlah tersebut, pengaturan perjalanan dan pendampingan menjadi bagian penting dalam pelayanan perusahaan.
Menurut dia, pengalaman melayani perjalanan ibadah selama 26 tahun menjadi bekal pihaknya dalam mengelola kebutuhan jemaah, mulai dari makanan, perjalanan, hingga pendampingan ibadah.
Pengelolaan kebutuhan tersebut, lanjutnya, bertujuan membantu jemaah lebih fokus menjalankan ibadah.
Ia mengatakan, NRA memiliki tim dengan bidang tugas masing-masing, termasuk pemimpin perjalanan dari kalangan ustaz serta dokter yang disiagakan untuk mendampingi jemaah.
Perusahaan travel haji dan umrah RNA saat mengikuti pameran. Di tengah tantangan tersebut, NRA Group meraih predikat Top Spender 1 dalam BSI EXPO 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.
Penghargaan itu diperoleh atas nilai penjualan terbanyak selama pameran. Pencapaian tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk meningkatkan pelayanan perjalanan haji dan umrah.
Baginya, pameran menjadi kesempatan untuk berkomunikasi langsung dengan calon jemaah, termasuk menjelaskan pilihan paket, fasilitas, jadwal keberangkatan, dan persiapan sebelum menuju Tanah Suci.
“Bagi kami, perjalanan Haji dan Umrah bukan sekadar perjalanan menuju Tanah Suci, tetapi juga perjalanan ibadah yang harus dipersiapkan dengan penuh tanggung jawab,” kata dia.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.