Penulis
KOMPAS.com – November 2026 dapat menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperkuat ibadah dan memperbanyak amal saleh dalam kehidupan sehari-hari. Selain menjalankan ibadah wajib, ada sejumlah amalan sunah yang bisa dilakukan secara rutin, mulai dari puasa Senin-Kamis, membaca Al-Qur'an, hingga memperbanyak sedekah.
Berdasarkan kalender Hijriah yang dirujuk dari Sistem Informasi Hisab Rukyat Kementerian Agama (Kemenag), November 2026 mencakup bulan Jumadilawal dan Jumadilakhir 1448 Hijriah. Artinya, umat Islam dapat memanfaatkan pergantian bulan ini untuk menata kembali kebiasaan ibadah sebelum memasuki bulan-bulan berikutnya.
Amalan-amalan tersebut tidak harus dilakukan sekaligus dalam jumlah besar. Konsistensi menjalankan ibadah sesuai kemampuan menjadi salah satu cara untuk membangun kebiasaan baik sepanjang bulan.
Baca juga: 5 Amalan Ringan Berpahala Besar yang Bisa Dibiasakan Setiap Hari
Lantas, apa saja amalan yang bisa dilakukan umat Islam selama November 2026?
Puasa Senin-Kamis menjadi salah satu amalan sunah yang dapat dijalankan secara rutin sepanjang November. Ibadah ini dapat menjadi kesempatan untuk melatih kesabaran, mengendalikan diri, sekaligus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan bahwa puasa Senin-Kamis memiliki landasan hadis yang menerangkan bahwa amal manusia diperlihatkan pada hari Senin dan Kamis. Rasulullah SAW menyukai ketika amalnya diperlihatkan dalam keadaan berpuasa.
Bagi umat Islam yang ingin menjalankannya, berikut jadwal Senin dan Kamis selama November 2026 berdasarkan kalender yang dirujuk Kemenag:
Jadwal tersebut dapat dijadikan panduan untuk merencanakan ibadah. Umat Islam tetap perlu memperhatikan ketentuan puasa sunah dan kondisi kesehatannya.
Selain puasa Senin-Kamis, umat Islam juga dapat merencanakan puasa Ayyamul Bidh, yaitu puasa sunah pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah.
Berdasarkan kalender Kemenag yang dirujuk, Ayyamul Bidh pada Jumadilakhir 1448 H diperkirakan jatuh pada:
Dengan mengetahui jadwal tersebut, umat Islam dapat mempersiapkan diri sejak awal, termasuk menyesuaikan aktivitas pekerjaan dan keluarga agar ibadah dapat dilaksanakan dengan baik.
Perlu diperhatikan bahwa penetapan tanggal Hijriah dapat berbeda mengikuti kalender atau metode yang digunakan. Karena itu, sebaiknya periksa kembali kalender resmi yang menjadi rujukan masing-masing.
Membaca Al-Qur'an merupakan amalan yang dapat dilakukan kapan saja, termasuk sepanjang November. Umat Islam bisa memulainya dengan membaca beberapa ayat setelah salat wajib, menyisihkan waktu pada pagi hari, atau menjadwalkan tilawah sebelum tidur.
Kementerian Agama menjelaskan bahwa membaca Al-Qur'an memiliki keutamaan besar. Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya membaca Al-Qur'an karena kitab suci tersebut akan memberikan syafaat bagi para pembacanya pada hari kiamat.
Agar lebih mudah dilakukan secara konsisten, umat Islam dapat membuat target sederhana, misalnya membaca satu halaman setiap selesai salat atau meluangkan waktu 10–15 menit sehari.
Selain membaca, memahami arti ayat dan berusaha menerapkan pesan-pesannya dalam kehidupan sehari-hari juga menjadi bagian penting dari interaksi seorang Muslim dengan Al-Qur'an.
Sedekah juga dapat menjadi amalan yang terus dibiasakan sepanjang November. Bentuknya tidak terbatas pada pemberian uang, tetapi dapat berupa makanan, bantuan tenaga, dukungan kepada orang yang membutuhkan, maupun tindakan baik lainnya.
Kemenag menjelaskan bahwa sedekah memiliki cakupan luas, termasuk pemberian materi dan nonmateri. Menolong orang lain, memberikan senyuman, dan melakukan kebaikan juga dapat menjadi bentuk sedekah.
Umat Islam dapat memulai kebiasaan ini dengan menyisihkan sebagian rezeki secara rutin, membantu tetangga yang membutuhkan, atau mendukung kegiatan sosial di lingkungan tempat tinggal.
Besarnya pemberian bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Keikhlasan, kemampuan, dan manfaat bagi penerima juga penting dalam menjalankan amalan sosial.
Kesibukan sehari-hari terkadang membuat seseorang lupa menyediakan waktu untuk menenangkan diri dan mengingat Allah SWT. November dapat menjadi momentum untuk membangun kembali kebiasaan berzikir, beristigfar, dan berdoa.
Amalan ini dapat dilakukan setelah salat wajib, ketika memiliki waktu luang, atau sebelum beristirahat pada malam hari.
Baca juga: 3 Amalan Terpuji yang Justru Berujung Siksaan di Akhirat, Waspadai Riya
Istigfar menjadi sarana bagi seorang Muslim untuk memohon ampun atas kesalahan yang telah dilakukan. Sementara itu, doa merupakan bentuk penghambaan dan permohonan pertolongan kepada Allah SWT.
Umat Islam juga dapat menjadikan waktu setelah salat sebagai kesempatan untuk mengevaluasi diri, memperbaiki perilaku, serta merencanakan langkah yang lebih baik pada hari berikutnya.
Tidak harus dengan bacaan yang panjang, kebiasaan berzikir dan berdoa dapat dimulai dari amalan sederhana yang dilakukan secara teratur.
Setiap pekan, umat Islam juga dapat memanfaatkan hari Jumat untuk meningkatkan kualitas ibadah.
MUI menjelaskan bahwa sejumlah amalan yang dianjurkan pada hari Jumat meliputi membaca Al-Qur'an, berzikir, berselawat kepada Nabi Muhammad SAW, memperbanyak doa, serta menjalankan ibadah lainnya. Hari Jumat juga memiliki waktu yang istimewa untuk berdoa.
Selain mempersiapkan diri untuk salat Jumat bagi laki-laki Muslim yang wajib menunaikannya, umat Islam dapat memperbanyak selawat, membaca Al-Qur'an, dan mendoakan kebaikan bagi keluarga serta sesama.
Hari Jumat juga bisa menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan sosial, membantu orang yang membutuhkan, dan memperbaiki hubungan dengan keluarga maupun lingkungan sekitar.
Berbagai amalan tersebut dapat menjadi pilihan bagi umat Islam untuk mengisi November 2026 dengan kegiatan yang lebih bermakna. Puasa sunah, membaca Al-Qur'an, sedekah, zikir, dan doa dapat dijalankan sesuai kemampuan masing-masing.
Hal yang tidak kalah penting adalah menjaga agar ibadah tidak hanya meningkat pada waktu tertentu, tetapi menjadi kebiasaan yang terus dipelihara.
Baca juga: Jumadal Ula 1448 H Jatuh 12 Oktober 2026, Ini Amalan yang Bisa Dikerjakan
Dengan menyusun jadwal sederhana dan memilih amalan yang realistis, umat Islam dapat memanfaatkan waktu sepanjang November untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Pada akhirnya, bulan yang baik untuk memperbanyak amal bukan hanya bulan yang memiliki penanda khusus dalam kalender, melainkan setiap kesempatan yang digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan menghadirkan manfaat bagi orang lain.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.