Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Milad ke-48 Masjid Istiqlal, IGF Perkuat Kolaborasi Donatur dan Mustahik

Kompas.com, 2 Maret 2026, 22:20 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Peringatan Milad ke-48 Masjid Istiqlal dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat kolaborasi dan pemberdayaan umat.

Pengelola masjid bersama mitra filantropi menegaskan komitmen membangun sinergi antara donatur, pengelola, dan penerima manfaat.

Kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan bulan Ramadhan sehingga memiliki makna spiritual dan sosial yang lebih kuat.

Ribuan jamaah dan mitra industri turut hadir dalam perayaan yang dikemas sederhana namun sarat kolaborasi.

Baca juga: Milad ke-48 Masjid Istiqlal, Menag Nasaruddin Umar Pastikan Pembenahan Berlanjut

Momentum Kolaborasi di Milad ke-48 Masjid Istiqlal

Dilansir dari Antara, Direktur Istiqlal Global Fund (IGF) Ahsanul Haq mengatakan peringatan milad ke-48 Masjid Istiqlal menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pengelola masjid, donatur, dan para penerima manfaat (mustahik).

“Kami ingin mengoptimalkan kehadiran seluruh marbot dan para pengabdi Masjid Istiqlal untuk hadir bersama merayakan dan meramaikan. Ini memang dikemas sederhana, bersamaan dengan buka puasa,” kata Ahsanul Haq di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (2/3/2026).

Perayaan Milad ke-48 Masjid Istiqlal yang digagas Badan Pengelola Masjid Istiqlal dan IGF dikemas dengan hiburan musik Islami, doa bersama, sambutan Imam Besar Masjid Istiqlal, serta diakhiri buka puasa bersama.

Menurut Ahsanul, kegiatan tersebut bertujuan menyatukan berbagai elemen yang memberikan nilai tambah bagi Masjid Istiqlal, terutama para donatur dan penerima manfaat.

“Pertemuan hari ini mempertemukan para mustahik dengan muzakinya, para wakif dengan maukuf ‘alaih-nya. Ini menjadi momen istimewa karena ulang tahun Masjid Istiqlal dilaksanakan di bulan Ramadhan,” ujarnya.

Ia menyebutkan kegiatan buka puasa bersama dihadiri sekitar 5.000 orang, dan IGF menyiapkan 5.000 paket nasi kotak bagi jamaah yang hadir.

Selain jamaah, acara tersebut juga dihadiri para mitra IGF dari berbagai kalangan industri. Ahsanul menjelaskan IGF secara konsisten membangun kemitraan dengan sektor korporasi untuk menghadirkan program pemberdayaan yang berdampak langsung bagi jamaah.

“Ini bagian dari mempertemukan para pemangku kepentingan yang kerap melakukan aksi-aksi korporasi di lingkungan Masjid Istiqlal, sehingga memberikan nilai tambah yang lebih luas,” katanya.

Program Wakaf Produktif dan Pemberdayaan Marbot

Salah satu program unggulan IGF adalah wakaf produktif yang tidak hanya dilaksanakan di lingkungan Masjid Istiqlal, tetapi juga di sejumlah masjid lain di Jakarta.

Bersama Rekso Group, IGF membina para marbot melalui Program Gerobak Wirausaha yang telah diberikan kepada sejumlah marbot masjid di Jakarta. Program tersebut disertai pelatihan dan pendampingan usaha.

“Awalnya mereka hidup dari masjid, sekarang sebagian sudah bisa menghidupi masjidnya. Mereka bisa berjualan sambil menunggu waktu shalat dan tetap mengurus kebersihan masjid,” ujarnya.

Ia mencontohkan salah satu marbot binaan di Masjid Arief Rahman Hakim yang berhasil meningkatkan kesejahteraan hingga mampu menunaikan ibadah umrah dari hasil usaha tersebut.

Program tersebut telah berjalan selama satu tahun dan akan terus dikembangkan. Ke depan, IGF bersama perusahaan juga merancang program pembinaan bagi marbot yang tidak memiliki keluarga di Jakarta serta pemberdayaan bagi kelompok rentan yang membutuhkan dukungan khusus.

Penguatan UMKM dan Ekosistem Ekonomi Umat

Selain itu, IGF bekerja sama dengan sejumlah perusahaan lain dalam pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk pelatihan pengemasan produk.

IGF juga menjajaki kolaborasi dengan sejumlah bank syariah nasional untuk memperkuat ekosistem pemberdayaan ekonomi umat.

Ahsanul menegaskan peringatan milad ke-48 Masjid Istiqlal bukan sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat sinergi dan keberlanjutan program sosial-ekonomi berbasis masjid.

“Masjid Istiqlal bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan umat. Melalui kemitraan dan wakaf produktif, kami ingin menghadirkan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan,” katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Jadwal Lengkap Keberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji Indonesia 2026
Jadwal Lengkap Keberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji Indonesia 2026
Aktual
Biaya Haji Lokal Sulut Naik Jadi Rp 5 Juta Per Jemaah, Dibiayai APBD
Biaya Haji Lokal Sulut Naik Jadi Rp 5 Juta Per Jemaah, Dibiayai APBD
Aktual
Kisah Harsono, Jemaah Haji Tertua Karanganyar yang Berangkat dari Menabung Hasil Tani dan Ternak
Kisah Harsono, Jemaah Haji Tertua Karanganyar yang Berangkat dari Menabung Hasil Tani dan Ternak
Aktual
 Petugas Haji Indonesia Mulai Berangkat ke Arab Saudi untuk Siapkan Layanan Jamaah Haji 2026
Petugas Haji Indonesia Mulai Berangkat ke Arab Saudi untuk Siapkan Layanan Jamaah Haji 2026
Aktual
460 Petugas Haji RI Lebih Dulu Terbang ke Madinah, Siap Layani Jemaah Selama 77 Hari
460 Petugas Haji RI Lebih Dulu Terbang ke Madinah, Siap Layani Jemaah Selama 77 Hari
Aktual
Haji 2026 Dimulai 18 April, Jemaah Indonesia Masuk Gelombang Awal
Haji 2026 Dimulai 18 April, Jemaah Indonesia Masuk Gelombang Awal
Aktual
Polisi di Banyuwangi Diminta Jaga Wudhu dan Shalat: Integritas Dimulai dari Kesucian Diri
Polisi di Banyuwangi Diminta Jaga Wudhu dan Shalat: Integritas Dimulai dari Kesucian Diri
Aktual
Batal ke Makkah, Tapi Justru Dapat Predikat Haji Mabrur dari Allah
Batal ke Makkah, Tapi Justru Dapat Predikat Haji Mabrur dari Allah
Aktual
Badai Petir Landa Saudi, NCM Peringatkan Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Pekan
Badai Petir Landa Saudi, NCM Peringatkan Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Pekan
Aktual
Kisah Jemaah Haji Termuda RI Asal Pontianak, Berangkat di Usia 13 tahun untuk Doakan Mendiang Ibu
Kisah Jemaah Haji Termuda RI Asal Pontianak, Berangkat di Usia 13 tahun untuk Doakan Mendiang Ibu
Aktual
Kisah Jemaah Haji Termuda Banjarmasin, Bisa Berangkat 20 Lebih Cepat dan Menjemput Panggilan di Usia 17 Tahun
Kisah Jemaah Haji Termuda Banjarmasin, Bisa Berangkat 20 Lebih Cepat dan Menjemput Panggilan di Usia 17 Tahun
Aktual
Ini Jadwal Asrama Haji 2026: Kegiatan hingga Larangan Jemaah
Ini Jadwal Asrama Haji 2026: Kegiatan hingga Larangan Jemaah
Aktual
Kisah Kakek Usia 103 Tahun yang Jadi Jemaah Haji Tertua DIY, Berangkat untuk Tunaikan Wasiat Istri
Kisah Kakek Usia 103 Tahun yang Jadi Jemaah Haji Tertua DIY, Berangkat untuk Tunaikan Wasiat Istri
Aktual
Belum Aqiqah Tapi Mau Kurban, Apakah Sah? Ini Penjelasan Ulama
Belum Aqiqah Tapi Mau Kurban, Apakah Sah? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Apakah Boleh Kurban Atas Nama Satu Keluarga? Ini Penjelasan Ulama
Apakah Boleh Kurban Atas Nama Satu Keluarga? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com