Editor
KOMPAS.com - Kementerian Haji dan Umrah menyiapkan layanan ziarah bagi jemaah haji Indonesia selama berada di Madinah sebagai bagian dari layanan haji.
Program ini menjadi bagian dari pelayanan resmi agar jemaah dapat mengunjungi lokasi-lokasi bersejarah Islam dengan aman dan tertib.
Seluruh kegiatan disebut dilakukan secara terkoordinasi di bawah pengawasan petugas resmi.
Pemerintah juga menegaskan tidak boleh ada aktivitas tambahan yang merugikan jemaah selama pelaksanaan haji.
Baca juga: Jabal Magnet Madinah, Fenomena Misterius yang Bikin Penasaran Jemaah Haji dan Umrah
Kepala Biro Humas Kemenhaj, Moh. Hasan Afandi, mengatakan fasilitas ziarah tersebut mencakup kunjungan ke Masjid Quba, Masjid Qiblatain, dan Jabal Uhud.
Menurutnya, ketiga lokasi tersebut menjadi tujuan utama jemaah selama berada di Madinah dalam rangka menambah pengalaman spiritual dan sejarah Islam.
Baca juga: Jabal Rahmah, Sejarah Bukit di Arafah yang Jadi Simbol Kasih Sayang dan Pengampunan
Hasan menegaskan seluruh kegiatan ziarah dilaksanakan secara terkoordinasi dan berada dalam pengawasan petugas resmi demi menjaga keamanan serta kenyamanan jemaah.
"Seluruh kegiatan ziarah dilaksanakan secara terkoordinasi dan dalam pengawasan petugas," ujar Hasan dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026).
Hasan mengingatkan agar tidak ada aktivitas di luar kepentingan ibadah yang berpotensi merugikan jemaah, termasuk pungutan tambahan di luar ketentuan.
Ia menegaskan pemerintah tidak akan segan memberikan sanksi kepada pihak yang melanggar aturan tersebut.
"Kami tegaskan, tidak boleh ada penawaran di luar kepentingan ibadah, tidak boleh ada pungutan tambahan, dan seluruh aktivitas harus terkoordinasi dengan petugas resmi. Jika dilanggar, kami tidak akan ragu memberikan sanksi tegas hingga pencabutan izin," katanya.
Ia menegaskan pemerintah berkomitmen menjaga ketertiban dan kualitas layanan penyelenggaraan ibadah haji.
Komitmen tersebut termasuk melalui pengawasan terhadap peran Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) di lapangan.
"Seluruh KBIHU wajib berkoordinasi dengan petugas, mematuhi ketentuan yang berlaku, serta mengutamakan keselamatan jemaah dalam setiap aktivitas," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judl “Jemaah Haji Indonesia Dapat Fasilitas Ziarah ke Sejumlah Lokasi, dari Masjid Quba ke Jabal Uhud”.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang