Editor
KOMPAS.com-Jemaah haji kini dapat menggunakan ID pengunjung digital untuk bepergian di wilayah Arab Saudi selama berada di Tanah Suci.
Layanan ini disediakan Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi untuk memudahkan mobilitas jemaah haji dengan dokumen resmi berbasis digital.
Dilansir dari Saudi Gazette, dengan ID pengunjung digital, jemaah tidak perlu selalu membawa paspor fisik saat melakukan perjalanan di dalam wilayah Kerajaan Arab Saudi.
Kebijakan ini diharapkan membuat pergerakan jemaah lebih aman, praktis, dan mudah selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
Baca juga: Kisah Mbah Mardijiyono, Lansia 103 Tahun yang Berangkat Haji: Saya Ingin Beribadah
Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi menyatakan, jemaah haji dapat mendaftar melalui platform Absher milik Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi.
Pendaftaran tersebut dilakukan untuk memperoleh ID pengunjung digital yang dapat digunakan selama jemaah berada di Arab Saudi.
ID ini berfungsi sebagai dokumen resmi yang diakui oleh otoritas setempat.
Dengan demikian, jemaah dapat menggunakannya untuk mendukung perjalanan dan aktivitas mereka selama masa tinggal di Arab Saudi.
Baca juga: Arab Saudi Terapkan Sensor Pintar di Mina, Terhubung dengan Kartu Nusuk Jemaah Haji
Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi menjelaskan, ID pengunjung digital memungkinkan jemaah bergerak dengan lebih mudah dan aman.
Dokumen digital ini dapat digunakan saat jemaah bepergian di dalam wilayah Kerajaan Arab Saudi.
Keberadaan ID tersebut juga mengurangi kebutuhan jemaah untuk membawa paspor fisik ke mana-mana.
Hal ini penting karena paspor merupakan dokumen utama yang perlu dijaga agar tidak hilang atau rusak selama perjalanan ibadah.
Baca juga: 74.652 Jemaah Haji 2026 Telah Diberangkatkan, Bus Sholawat Layani 24 Jam di Makkah
ID pengunjung digital menjadi bagian dari upaya Arab Saudi memperkuat layanan bagi jemaah haji.
Layanan ini mempermudah identifikasi jemaah dan mendukung kelancaran pergerakan selama berada di Tanah Suci.
Bagi jemaah, penggunaan dokumen digital dapat membantu mengurangi risiko kehilangan paspor fisik saat beraktivitas.
Jemaah tetap perlu memastikan ID digital tersebut telah terdaftar dan dapat diakses dengan baik sebelum digunakan selama perjalanan di Arab Saudi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang