Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menengok Percetakan Al Quran King Fahd Terbesar di Dunia yang Ada di Madinah

Kompas.com, 9 Mei 2026, 19:18 WIB
Pythag Kurniati,
Puspasari Setyaningrum

Tim Redaksi

MADINAH, KOMPAS.com- Sebuah gedung percetakan Al Quran terbesar dunia, Kompleks King Fahd berdiri di Madinah, Arab Saudi.

Di tempat inilah Al Quran dicetak dan didistribusikan ke seluruh dunia dalam berbagai jenis dan bahasa terjemahan.

Kompleks tersebut berada di area seluas 250.000 meter persegi. Kompleks terdiri dari masjid, gedung administrasi dan pemeliharaan, percetakan, gudang, fasilitas transportasi dan pemasaran, perpustakaan, klinik medis, dan layanan pendukung lainnya.

Baca juga: Museum Biografi Nabi Muhammad di Madinah, Wisata Religi Futuristik Dekat Masjid Nabawi

Sejarah percetakan Al Quran King Fahd

Raja Fahd bin Abdulaziz meletakkan batu pertama kompleks percetakan Al Quran di Kota Madinah tersebut pada 16 Muharram 1403 H atau 1982 M.

Pada saat itu Raja Fahd berharap agar tempat percetakan itu menjadi sumber kebaikan dan berkah bagi umat Muslim.

Baca juga: Lebih dari 1 Juta Al-Quran Disediakan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Selama Ramadhan

Dua tahun setelah peletakan batu pertama yakni pada 6 Safar tahun 1405 H (1984 M), Raja Fahd meresmikan kompleks percetakan Al Quran ini.

Seiring dengan berkembangnya zaman, kini sudah ada 1.100 orang pekerja, 87 persen di antaranya berasal dari Arab Saudi.

Mereka berlatar belakang dari berbagai disiplin ilmu seperti ilmuwan, professor universitas, teknisi, hingga administrator.

Sebuah mushaf Al Quran di percetakan Al Quran terbesar dunia yang berdiri di Kompleks King Fahd Madinah, Arab Saudi.KOMPAS.COM/Pythag Kurniati Sebuah mushaf Al Quran di percetakan Al Quran terbesar dunia yang berdiri di Kompleks King Fahd Madinah, Arab Saudi.

Produksi 77 Bahasa Terjemahan Al Quran dan Al Quran Braille

Kini, kapasitas produksi percetakan mencapai sekitar 18 juta hingga 20 juta eksemplar mushaf.

Ratusan juta mushaf pun telah didistribusikan ke seluruh dunia sejak kompleks ini pertama beroperasi.

Ada sekitar 77 bahasa terjemahan Al Quran dari berbagai negara yang telah diproduksi, seperti Indonesia, Jepang, Korea, Rusia, Mandarin, Inggri, Turki, dan lainnya. Tak hanya itu, percetakan ini juga memproduksi Al Quran braille untuk orang berkebutuhan khusus.

Setiap naskah melalui pemeriksaan dengan standar berlapis yang cermat dan ketat melibatkan para ulama dan ahli. Hal itu dilakukan untuk memastikan keakuratan setiap huruf, tajwid, dan lainnya.

Pecetakan tersebut pun tak hanya mencetak bentuk fisik mushaf namun juga rekaman, Al Quran digital, serta berbagai buku tentang ilmu Al Quran.

Suasana di dalam gedung percetakan Al-Quran terbesar dunia, Kompleks King Fahd berdiri di Madinah, Arab Saudi. KOMPAS.COM/Pythag Kurniati Suasana di dalam gedung percetakan Al-Quran terbesar dunia, Kompleks King Fahd berdiri di Madinah, Arab Saudi.

Terima 400 Ribu Pengunjung dari Seluruh Dunia

Kompleks percetakan Al Quran King Fahd menerima sekitar lebih dari 400.000 pengunjung setiap tahun dari seluruh dunia. Mereka datang untuk menyaksikan langsung proses pencetakan Al Quran dari Kota Nabi.

Salah satu pengunjung adalah Erlina, asal Riau. Dia mengungkapkan rasa kekaguman melihat bagaimana kitab suci bisa diproduksi secara massif dengan menjaga akurasi.

"Kekaguman saya luar biasa melihat langsung tempat ini, semakin mengetahui bahwa Al Quran adalah kitab suci, mukjizat terbesar Rasulullah yang harus terus dijaga kemurniannya," kata dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Doa Mengusap Kepala Anak Yatim dan Artinya, Salah Satu Amalan pada Hari Asyura 10 Muharram
Doa Mengusap Kepala Anak Yatim dan Artinya, Salah Satu Amalan pada Hari Asyura 10 Muharram
Doa dan Niat
Kemenag Usul Nilai Ketuhanan Masuk RUU Sisdiknas, Guru Agama hingga Pesantren Jadi Sorotan
Kemenag Usul Nilai Ketuhanan Masuk RUU Sisdiknas, Guru Agama hingga Pesantren Jadi Sorotan
Aktual
MUI Ingatkan Masyarakat dan Orang Tua Waspadai Kampanye LGBT Berkedok HAM
MUI Ingatkan Masyarakat dan Orang Tua Waspadai Kampanye LGBT Berkedok HAM
Aktual
MUI Tegaskan Tetap Istiqamah Perjuangkan Sanksi Pidana LGBT di Tengah Aksi Penolakan
MUI Tegaskan Tetap Istiqamah Perjuangkan Sanksi Pidana LGBT di Tengah Aksi Penolakan
Aktual
Amalan Hari Asyura 10 Muharram, Ternyata Tidak Hanya Berpuasa
Amalan Hari Asyura 10 Muharram, Ternyata Tidak Hanya Berpuasa
Aktual
Mengenal Hari Asyura 10 Muharram dan Keutamaannya bagi Umat Islam
Mengenal Hari Asyura 10 Muharram dan Keutamaannya bagi Umat Islam
Aktual
DPR Setujui Anggaran Rp 4,5 Triliun untuk Pesantren Tahun 2027
DPR Setujui Anggaran Rp 4,5 Triliun untuk Pesantren Tahun 2027
Aktual
Haji Mabrur: Sebuah Prestasi Spiritual, Bukan Prestise Sosial
Haji Mabrur: Sebuah Prestasi Spiritual, Bukan Prestise Sosial
Aktual
Niat Puasa Asyura Lengkap Tulisan Arab, Keutamaan dan Waktu Terbaik Melaksanakannya
Niat Puasa Asyura Lengkap Tulisan Arab, Keutamaan dan Waktu Terbaik Melaksanakannya
Doa dan Niat
Cerita Mbah Marsiyah Jemaah Haji Tertua 105 Tahun, Selalu Sehat Selama Berhaji
Cerita Mbah Marsiyah Jemaah Haji Tertua 105 Tahun, Selalu Sehat Selama Berhaji
Aktual
AMALI Desak Negara Biayai Pesantren Secara Penuh, Soroti Diskriminasi terhadap Ma'had Aly
AMALI Desak Negara Biayai Pesantren Secara Penuh, Soroti Diskriminasi terhadap Ma'had Aly
Aktual
Sensasi Berkuda di Gurun Madinah: Wisata Spiritual Jemaah Indonesia
Sensasi Berkuda di Gurun Madinah: Wisata Spiritual Jemaah Indonesia
Aktual
Puasa Asyura 10 Muharram: Niat, Keutamaan, dan Tata Cara Pelaksanaannya
Puasa Asyura 10 Muharram: Niat, Keutamaan, dan Tata Cara Pelaksanaannya
Doa dan Niat
6 Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura di Bulan Muharram, Hapus Dosa Setahun
6 Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura di Bulan Muharram, Hapus Dosa Setahun
Aktual
Komisi VIII DPR Dorong BPKH Lebih Independen untuk Optimalkan Investasi Dana Haji
Komisi VIII DPR Dorong BPKH Lebih Independen untuk Optimalkan Investasi Dana Haji
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com