Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Siswa Galang Donasi Rp163 Juta untuk Vaksinasi Gratis di Tangsel

Kompas.com, 13 Oktober 2026, 08:16 WIB
Reni Susanti

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com —Sejumlah siswa British School Jakarta (BSJ) menggalang donasi agar anak-anak di Tangerang Selatan bisa mendapatkan vaksinasi gratis.

Mereka mencari dukungan sponsor dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak hingga berhasil menghimpun Rp163 juta.

Dana tersebut digunakan untuk menyediakan vaksin dan membiayai pelaksanaan vaksinasi gratis bagi 80 anak berusia 7–18 tahun.

Perwakilan tim pelaksana, Darlene Love Faith Wijaya, mengatakan, upaya itu berangkat dari keinginan membantu anak-anak memperoleh layanan kesehatan dasar sekaligus meringankan biaya yang ditanggung keluarga.

“Di sisi lain, kami juga ingin memperluas jangkauan program agar manfaatnya dapat dirasakan oleh kelompok masyarakat yang lebih beragam,” ujar Darlene dalam rilisnya, Selasa (13/10/2026)

Baca juga: Di Madrasah Fakfak, Buku dan Listrik Terbatas, Ada Kelas Tanpa Papan Tulis

Para peserta berasal dari Sekolah Maleo, Sekolah Binar, Sekolah Bisa, Sekolah Diponegoro, serta warga sekitar di wilayah Tangerang Selatan.

Penggalangan donasi dilakukan oleh enam siswa yang tergabung dalam MedIsAid, organisasi nirlaba yang mereka jalankan dengan fokus pada akses kesehatan.

Selain Darlene, mereka adalah Benjamin Harry Metters, Chloe Annabelle Lange, Amanda Sekar Haryuningrum Putri Haryono, Nahla Aamily Shafiyya, dan Rina Matsuo. Keenamnya berbagi tugas sejak persiapan hingga kegiatan berlangsung.

Dari mencari donasi hingga menemani peserta

Setelah dana terkumpul, para siswa ikut mengatur alur peserta dan menyiapkan konsumsi.

Mereka juga mendampingi anak-anak sebelum dan selama vaksinasi, sementara pemberian vaksin dilakukan oleh tenaga kesehatan dari inHarmony.

Sebagian peserta sudah mereka kenal melalui kegiatan pelayanan masyarakat sebelumnya. Namun, pertemuan kali ini menghadirkan pengalaman berbeda karena sejumlah anak merasa takut menghadapi jarum suntik.

“Kami merasa senang dapat mendampingi mereka, terutama anak-anak yang merasa takut atau cemas terhadap jarum suntik,” kata Darlene.

Baca juga: Tak Hanya Madrasah, 2.380 Siswa Sekolah Umum Ikuti OMI Sains 2026

Anggota tim menemani peserta dan memberikan dukungan agar mereka lebih tenang selama proses vaksinasi.

Menurut Darlene, pengalaman tersebut membuat pihaknya memahami bahwa kondisi emosional anak juga perlu diperhatikan dalam pelayanan kesehatan.

Membantu peserta memperoleh dosis lanjutan

Kegiatan ini merupakan program vaksinasi kedua yang diselenggarakan MedIsAid. Salah satu fokusnya adalah pemberian vaksin MMR.

Darlene mengatakan, banyak anak telah mendapatkan dosis pertama melalui kegiatan sebelumnya. Tim kemudian berupaya memfasilitasi pemberian dosis lanjutan, sekaligus membuka kesempatan bagi peserta yang baru pertama kali mengikuti vaksinasi.

Para siswa juga memberikan edukasi mengenai pentingnya vaksinasi melalui interaksi langsung dengan peserta.

Sebagian besar anggota tim memiliki minat untuk berkarier di bidang kesehatan. Namun, keterlibatan dalam kegiatan ini juga memberi mereka pelajaran tentang kebutuhan anak-anak yang mereka dampingi dan pentingnya bekerja sama untuk membantu keluarga memperoleh layanan kesehatan.

“Kami belajar bahwa upaya meningkatkan kesehatan masyarakat membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, disertai edukasi dan perhatian terhadap kebutuhan setiap individu,” tutur Darlene.

Bagi mereka tolong menolong itu sudah seharusnya. Apalagi jika dikaitkan dengan agama, tolong menolong menjadi bentuk kasih sayang antarsesama.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar