Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Kebiasaan Sederhana yang Dicintai Allah, Jangan Disepelekan

Kompas.com, 29 Oktober 2026, 06:01 WIB
Puji Sri Rahayu,
Reni Susanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Mendekatkan diri kepada Allah SWT tidak selalu harus dimulai dengan amalan besar.

Kebiasaan sederhana, seperti menjaga salat tepat waktu, berbuat baik kepada orang tua, berzikir, dan membantu sesama, juga memiliki nilai penting dalam kehidupan seorang Muslim.

Islam mengajarkan bahwa kualitas ibadah tidak hanya terlihat dari banyaknya amalan, tetapi juga dari ketulusan dan konsistensi dalam menjalankannya.

Karena itu, kebiasaan kecil yang dilakukan secara rutin patut dijaga agar kehidupan sehari-hari tetap dipenuhi kebaikan.

1. Menjaga Shalat Tepat Waktu

Menunaikan shalat sesuai waktunya merupakan salah satu amalan yang disebut Rasulullah SAW sebagai perbuatan yang paling dicintai Allah.

Dalam hadis riwayat Sunan an-Nasa'i nomor 611, Abdullah bin Mas'ud menceritakan pertanyaannya kepada Rasulullah mengenai amalan yang paling dicintai Allah.

Baca juga: Bolehkah Menangisi Orang yang Sudah Meninggal? Ini Penjelasan Islam

Rasulullah menjawab:

إِقَامُ الصَّلَاةِ لِوَقْتِهَا وَبِرُّ الْوَالِدَيْنِ وَالْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

Iqāmush-shalāti liwaqtihā wa birrul-wālidayni wal-jihādu fī sabīlillāhi ‘azza wa jalla.

Artinya: “Menegakkan salat pada waktunya, berbakti kepada kedua orang tua, dan berjihad di jalan Allah SWT.” (Sunan an-Nasa'i 611).

Hadis tersebut menunjukkan pentingnya menjaga salat sebagai kewajiban utama. Kebiasaan ini dapat dimulai dengan mengatur aktivitas harian agar pekerjaan tidak membuat seseorang terus-menerus menunda ibadah.

Baca juga: Terjebak Mendung Tanpa Tempat Berteduh, Bolehkah Berdoa agar Hujan Ditunda?

2. Berbakti kepada Orang Tua

Berbuat baik kepada orang tua juga disebut dalam hadis yang sama.

Bentuknya tidak terbatas pada memberikan materi, tetapi dapat diwujudkan melalui perkataan yang santun, perhatian, membantu kebutuhan mereka, dan mendengarkan nasihat selama tidak bertentangan dengan ajaran agama.

Kebiasaan sederhana ini penting karena kesibukan terkadang membuat seseorang lupa memberi perhatian kepada keluarga.

Menyempatkan diri untuk bertanya kabar atau membantu pekerjaan rumah merupakan contoh nyata bakti yang dapat dibiasakan setiap hari.

Baca juga: Memaknai Sumpah Pemuda, Kuasai Teknologi Tanpa Meninggalkan Adab

3. Konsisten Melakukan Amal Baik

Rasulullah SAW menekankan pentingnya menjaga kesinambungan amal. Dalam Sahih al-Bukhari nomor 6465, Aisyah meriwayatkan bahwa Nabi bersabda:

أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ

Adwamuhā wa in qalla.

Artinya: “Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang paling rutin dilakukan, meskipun sedikit.” (Sahih al-Bukhari 6465).

Baca juga: Jenguk Gus Yaqut, Ketum GP Ansor: Bukan Intervensi, Beri Dukungan Moral

Hadis tersebut juga mengingatkan umat Islam agar beramal sesuai kemampuan.

Membaca Al-Quran beberapa ayat setiap hari, misalnya, dapat menjadi kebiasaan baik jika dilakukan dengan konsisten.

Jumlahnya bisa ditingkatkan secara bertahap tanpa mengabaikan kewajiban utama.

4. Membiasakan Zikir dan Bersyukur

Zikir merupakan cara sederhana untuk mengingat Allah di tengah aktivitas. Kebiasaan ini dapat dilakukan setelah shalat, ketika memiliki waktu luang, atau saat memulai pekerjaan.

Selain berzikir, seorang Muslim juga dianjurkan mensyukuri nikmat yang diterimanya.

Allah berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 152:

فَاذْكُرُوْنِيْٓ اَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْنِ

Fażkurūnī ażkurkum wasykurū lī wa lā takfurūn.

Baca juga: GP Ansor Apresiasi Polri Ungkap 10,5 Ton Narkoba, Desak Sindikat Asing Dibongkar

Artinya: “Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.” (QS Al-Baqarah: 152).

Ayat ini menghubungkan zikir dengan rasa syukur. Dalam praktik sehari-hari, seseorang dapat membiasakan mengucapkan hamdalah atas nikmat yang diterima sekaligus menggunakan nikmat tersebut untuk melakukan kebaikan.

5. Mengucapkan Perkataan yang Baik

Perkataan baik tidak selalu membutuhkan biaya atau tenaga besar, tetapi dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

Rasulullah SAW menjelaskan hal ini dalam Sahih al-Bukhari nomor 2989 melalui hadis tentang berbagai bentuk sedekah.

وَالْكَلِمَةُ الطَّيِّبَةُ صَدَقَةٌ

Wal-kalimatut-tayyibatu shadaqah.

Baca juga: Daftar Jemaah Berhak Lunas Haji 2027 Diumumkan, Ini Cara Mengeceknya

Artinya: “Perkataan yang baik adalah sedekah.” (Sahih al-Bukhari 2989).

Petikan tersebut merupakan bagian dari hadis yang lebih panjang tentang sedekah, termasuk membantu orang lain dan menyingkirkan gangguan dari jalan.

Dalam keseharian, perkataan baik dapat berupa ucapan terima kasih, nasihat yang santun, atau kalimat yang menguatkan seseorang tanpa merendahkannya.

6. Membantu Orang Lain

Membantu sesama merupakan kebiasaan yang dapat dilakukan sesuai kemampuan.

Bantuan itu tidak harus berupa uang. Menolong seseorang membawa barang, mendampingi orang yang membutuhkan, atau membantu menyelesaikan pekerjaan juga dapat menjadi bentuk kebaikan.

Baca juga: Tergerak Ayat Al-Quran, Pemuda Muslim di AS Hentikan Bus dan Selamatkan 19 Siswa

Hadis Sahih al-Bukhari nomor 2989 menjelaskan bahwa membantu orang lain termasuk sedekah.

Pesan ini memperluas pemahaman tentang sedekah: kebaikan tidak hanya berkaitan dengan harta, tetapi juga tenaga dan kepedulian terhadap kebutuhan orang lain.

7. Menyingkirkan Gangguan dari Jalan

Menjaga lingkungan agar aman dan nyaman juga termasuk amalan sederhana.

Rasulullah SAW menyebut menyingkirkan sesuatu yang membahayakan dari jalan sebagai sedekah dalam hadis Sahih al-Bukhari nomor 2989.

Kebiasaan ini dapat diterapkan dengan memungut sampah yang berpotensi mengganggu, menyingkirkan benda berbahaya jika aman dilakukan, atau melaporkan kerusakan fasilitas kepada pihak terkait.

Hal terpenting ialah tidak membahayakan diri sendiri ketika menolong.

Pada akhirnya, kebiasaan yang baik perlu dibangun secara bertahap dan dijaga dengan niat yang tulus.

Menunaikan kewajiban, berbuat baik kepada keluarga, mengingat Allah, serta memberi manfaat kepada sesama merupakan langkah nyata untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Jangan menunggu mampu melakukan amalan besar untuk mulai berbuat baik.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Mengapa Anak Disebut Perhiasan Dunia dalam Al-Quran? Ini Penjelasannya
Mengapa Anak Disebut Perhiasan Dunia dalam Al-Quran? Ini Penjelasannya
Aktual
6 Amalan Selama November 2026, dari Puasa Sunah hingga Sedekah
6 Amalan Selama November 2026, dari Puasa Sunah hingga Sedekah
Aktual
Mengenal Generasi Aiwa, Keturunan Indonesia di Arab Saudi yang Bantu Layanan Haji
Mengenal Generasi Aiwa, Keturunan Indonesia di Arab Saudi yang Bantu Layanan Haji
Aktual
Danantara Beli Hotel di Mekkah, Apa Dampaknya bagi Biaya Haji?
Danantara Beli Hotel di Mekkah, Apa Dampaknya bagi Biaya Haji?
Aktual
Cek Nama Jemaah Berhak Lunas Haji 2027, Ini Link Resmi Kemenhaj
Cek Nama Jemaah Berhak Lunas Haji 2027, Ini Link Resmi Kemenhaj
Aktual
Hadiri Forum di Italia, Menag Dorong Bahasa Agama Jadi Instrumen Diplomasi Global
Hadiri Forum di Italia, Menag Dorong Bahasa Agama Jadi Instrumen Diplomasi Global
Aktual
Kisah Umair bin Wahb, dari Penentang Islam Menjadi Sahabat Nabi
Kisah Umair bin Wahb, dari Penentang Islam Menjadi Sahabat Nabi
Aktual
Dari Madinah ke Gaza, MUI Serukan Perdamaian Dunia di Italia
Dari Madinah ke Gaza, MUI Serukan Perdamaian Dunia di Italia
Aktual
3 Pertanyaan Munkar dan Nakir di Alam Kubur, Apa Jawabannya Menurut Hadis?
3 Pertanyaan Munkar dan Nakir di Alam Kubur, Apa Jawabannya Menurut Hadis?
Aktual
Cegah Kecurangan, Kemenag Hubungkan Data Nikah dan Cerai pada 2027
Cegah Kecurangan, Kemenag Hubungkan Data Nikah dan Cerai pada 2027
Aktual
7 Kebiasaan Sederhana yang Dicintai Allah, Jangan Disepelekan
7 Kebiasaan Sederhana yang Dicintai Allah, Jangan Disepelekan
Aktual
Apakah Shalat Ostomate Tetap Sah jika Kantong Kolostomi Terisi Kotoran? Ini Penjelasannya
Apakah Shalat Ostomate Tetap Sah jika Kantong Kolostomi Terisi Kotoran? Ini Penjelasannya
Aktual
Hukum Jilbab Punuk Unta dalam Islam yang Dikaitkan dengan Penghuni Neraka, Bagaimana Penjelasannya?
Hukum Jilbab Punuk Unta dalam Islam yang Dikaitkan dengan Penghuni Neraka, Bagaimana Penjelasannya?
Aktual
Hukum “Saweran” untuk Streamer Menurut Islam, Ini Penjelasan Muhammadiyah
Hukum “Saweran” untuk Streamer Menurut Islam, Ini Penjelasan Muhammadiyah
Aktual
4 Perbuatan yang Mendatangkan Laknat Allah Menurut Hadis, Muslim Wajib Menghindari
4 Perbuatan yang Mendatangkan Laknat Allah Menurut Hadis, Muslim Wajib Menghindari
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar