Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Amalan yang Pahalanya Terus Mengalir Setelah Meninggal Dunia

Kompas.com, 20 November 2025, 07:31 WIB
Khairina

Editor

Sumber Baznas

KOMPAS.com-Ajaran Islam menegaskan bahwa kematian bukan menjadi akhir dari seluruh amal manusia.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan ada tiga amalan yang pahalanya tetap mengalir meskipun seseorang sudah meninggal dunia.

Rasulullah bersabda:

“Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah semua amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shaleh yang mendoakannya.” (HR. Muslim)

Hadits tersebut menjadi dasar bahwa terdapat tiga amalan yang terus memberikan manfaat, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa dari anak shaleh. Berikut penjelasan masing-masing amalan, dilansir dari laman Baznas.

Baca juga: Keutamaan Sedekah Subuh, Amalan yang Membawa Berkah dan Penghapus Dosa

1. Sedekah Jariyah

Sedekah jariyah merupakan bentuk sedekah yang manfaatnya digunakan berulang dan dirasakan banyak orang. Pahala dari sedekah jenis ini terus mengalir meskipun pemberinya telah wafat.

Contoh sedekah jariyah mencakup pembangunan masjid, pendirian sekolah Islam, penggalian sumur di wilayah yang membutuhkan, serta wakaf tanah untuk kepentingan umat.

Allah SWT berfirman dalam Al-Baqarah ayat 261:

مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍۗ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَاۤءُۗ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ ۝٢٦١

matsalulladzîna yunfiqûna amwâlahum fî sabîlillâhi kamatsali ḫabbatin ambatat sab‘a sanâbila fî kulli sumbulatim mi'atu ḫabbah, wallâhu yudlâ‘ifu limay yasyâ', wallâhu wâsi‘un ‘alîm

Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti (orang-orang yang menabur) sebutir biji (benih) yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan (pahala) bagi siapa yang Dia kehendaki. Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui.

Sedekah jariyah menjadi salah satu cara berinvestasi untuk kehidupan akhirat karena termasuk dalam tiga amalan yang tidak terputus setelah kematian.

Baca juga: Bulan Jumadil Awal 2025: Sejarah, Makna, dan Amalan yang Dianjurkan bagi Umat Islam

2. Ilmu yang Bermanfaat

Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang diajarkan kepada orang lain, kemudian dipraktikkan dan memberikan dampak baik bagi masyarakat.

Selama ilmu tersebut terus digunakan, pahala bagi orang yang mengajarkannya tetap mengalir.

Mengajarkan Alquran, hadis, ataupun ilmu keagamaan lain menjadi contoh utama amalan ini. Ilmu umum seperti kesehatan, pertanian, dan teknologi yang membawa maslahat juga termasuk ke dalam kategori ilmu yang bermanfaat.

Warisan para ulama melalui kitab-kitab dan pelajaran yang mereka tinggalkan menunjukkan bagaimana ilmu dapat menjadi amalan abadi.

Mengajarkan ilmu kepada keluarga, murid, atau masyarakat merupakan cara agar seseorang memperoleh amalan yang tidak terputus setelah meninggal dunia.

Baca juga: 5 Amalan Sunnah Setelah Sholat Fardu Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

3. Anak Shaleh yang Mendoakan Orangtuanya

Doa anak shaleh termasuk amalan yang pahalanya terus mengalir untuk kedua orang tua. Sebuah hadits riwayat Ahmad menjelaskan:

“Sesungguhnya seorang hamba akan diangkat derajatnya di surga, lalu ia berkata, ‘Wahai Rabbku, dari mana ini untukku?’ Maka Allah berfirman, ‘Dari istighfar anakmu untukmu.’” (HR. Ahmad)

Membentuk anak yang shalih tentu memerlukan pendidikan agama yang kuat, pembiasaan akhlak yang baik, serta keteladanan dari orangtua.

Orangtua juga dianjurkan untuk mendoakan anak-anaknya agar tumbuh menjadi pribadi yang bertakwa dan bermanfaat.

Doa anak adalah bentuk bakti yang tetap menjadi sumber pahala bagi orangtua meskipun telah tiada.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Terkini Lainnya
Sholat Istisqa: Pengertian, Rakaat, Tata Cara, dan Bacaannya
Sholat Istisqa: Pengertian, Rakaat, Tata Cara, dan Bacaannya
Aktual
Shalat Istisqa Digelar di Tengah Kemarau Panjang dan Ancaman Karhutla
Shalat Istisqa Digelar di Tengah Kemarau Panjang dan Ancaman Karhutla
Aktual
Maulid Nabi, Kemenag Gelar Gema Selawat Kebangsaan, Target 1,78 Juta Peserta
Maulid Nabi, Kemenag Gelar Gema Selawat Kebangsaan, Target 1,78 Juta Peserta
Aktual
Link Download Contoh Surat Rekomendasi Petugas Haji 2027, Lengkap dan Siap Digunakan
Link Download Contoh Surat Rekomendasi Petugas Haji 2027, Lengkap dan Siap Digunakan
Aktual
Pendaftaran Petugas Haji 2027: Formasi, Batas Usia, Syarat, dan Jadwal Seleksi
Pendaftaran Petugas Haji 2027: Formasi, Batas Usia, Syarat, dan Jadwal Seleksi
Aktual
Berapa Gaji Petugas Haji 2027? Ini Perkiraan Honor PPIH Per Periode Penugasan
Berapa Gaji Petugas Haji 2027? Ini Perkiraan Honor PPIH Per Periode Penugasan
Aktual
Di Tengah Arus Globalisasi, Pendidikan Agama Tak Cukup Ajarkan Teori
Di Tengah Arus Globalisasi, Pendidikan Agama Tak Cukup Ajarkan Teori
Aktual
Petugas Haji 2027: Syarat dan Jadwal Pendaftaran PPIH Kesehatan, Kloter, dan Arab Saudi
Petugas Haji 2027: Syarat dan Jadwal Pendaftaran PPIH Kesehatan, Kloter, dan Arab Saudi
Aktual
Cara Daftar PPIH 2027: Syarat, Formasi, dan Jadwal Seleksi Petugas Haji
Cara Daftar PPIH 2027: Syarat, Formasi, dan Jadwal Seleksi Petugas Haji
Aktual
Rasulullah Rahmatan lil ‘Alamin, Bukan Hanya untuk Umat Islam? Ini Penjelasannya
Rasulullah Rahmatan lil ‘Alamin, Bukan Hanya untuk Umat Islam? Ini Penjelasannya
Aktual
Muktamar ke-35 NU Pakai Teknologi Canggih, 100 CCTV hingga AI Terhubung WhatsApp
Muktamar ke-35 NU Pakai Teknologi Canggih, 100 CCTV hingga AI Terhubung WhatsApp
Aktual
Contoh Surat Rekomendasi Petugas Haji 2027, Lengkap untuk PPIH Kloter dan Arab Saudi
Contoh Surat Rekomendasi Petugas Haji 2027, Lengkap untuk PPIH Kloter dan Arab Saudi
Aktual
6 Nilai Al-Quran yang Bisa Jadi Pedoman Menggunakan AI
6 Nilai Al-Quran yang Bisa Jadi Pedoman Menggunakan AI
Aktual
Lebih dari 14 Abad Berlalu, Mengapa Nabi Muhammad SAW Masih Diteladani hingga Hari Ini?
Lebih dari 14 Abad Berlalu, Mengapa Nabi Muhammad SAW Masih Diteladani hingga Hari Ini?
Aktual
Kiai Imam Jazuli Gerakkan 10.000 Pesantren Rintisan, Gandeng Gus Ipang Perkuat Branding
Kiai Imam Jazuli Gerakkan 10.000 Pesantren Rintisan, Gandeng Gus Ipang Perkuat Branding
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar