Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Amalan Sebelum Tidur Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

Kompas.com, 27 Oktober 2025, 21:20 WIB
Khairina

Editor

Sumber Baznas

KOMPAS.com- Amalan sebelum tidur yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah Muhammad SAW dapat memberikan banyak manfaat, seperti tidur yang lebih berkualitas, ketenangan hati, dan keberkahan hidup.

Berikut ini adalah beberapa amalan yang dianjurkan, seperti dilansir laman Baznas:

1. Membaca Doa Sebelum Tidur

Doa yang dapat dibaca sebelum tidur adalah, "Allahumma bismika ahya wa bismika amut" yang berarti "Ya Allah, dengan nama-Mu aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati" (HR. Bukhari).

Doa lainnya yang bisa dibaca adalah, "Bismika Allahumma amuutu wa ahyaa," yang artinya "Dengan nama-Mu ya Allah, aku hidup dan aku mati."

2. Berwudhu Sebelum Tidur

Berwudhu sebelum tidur adalah amalan yang dapat membersihkan tubuh dari hadas kecil dan memberikan ketenangan.

Rasulullah SAW bersabda, "Jika kamu hendak tidur, maka berwudhulah seperti wudhumu untuk salat" (HR. Bukhari dan Muslim).

Baca juga: 6 Adab Bangun Tidur Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW, Bisa Diamalkan Setiap Hari

3. Tidur di Sisi Kanan

Tidur dengan posisi miring ke kanan dapat membantu melancarkan pernapasan dan menjaga fungsi tubuh. Rasulullah SAW bersabda, "Berbaringlah pada sisi kananmu" (HR. Bukhari).

4. Membersihkan Tempat Tidur

Sebelum tidur, disarankan untuk membersihkan tempat tidur dengan mengibaskan kain sambil mengucapkan "Bismillah". Rasulullah SAW mengajarkan untuk membersihkan tempat tidur sebelum digunakan (HR. Bukhari dan Muslim).

5. Membaca Surah Al-Mulk dan Ayat Kursi

Membaca Surah Al-Mulk sebelum tidur dapat melindungi dari siksa kubur, sementara membaca Ayat Kursi memberikan perlindungan dari Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda, "Surah Al-Mulk adalah pelindung dari siksa kubur" (HR. Tirmidzi).

Baca juga: Adab Bangun Tidur Menurut Imam Al Ghazali, Lengkap dengan Doa dan Dzikir

6. Membaca Tiga Surat Pendek

Membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas sebelum tidur memberikan ketenangan dan perlindungan. Rasulullah SAW selalu membaca ketiga surah ini sebelum tidur (HR. Bukhari No. 5017).

7. Berdzikir

Berdzikir sebelum tidur membantu menenangkan hati dan mendapatkan ketenangan jiwa. Salah satu zikir yang bisa dibaca adalah, "Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar."

8. Mengatur Niat untuk Sholat Subuh

Sebelum tidur, mengatur niat untuk bangun tepat waktu untuk melaksanakan shalat Subuh dapat membantu memperoleh pahala dan keberkahan.

Baca juga: Apakah Sah Sholat Tahajud Jika Tidak Tidur? Ini Penjelasan Ulama

9. Memperbanyak Istighfar

Memperbanyak istighfar sebelum tidur adalah cara untuk memohon ampunan kepada Allah SWT dan memperoleh ketenangan jiwa.

Dengan mengamalkan amalan-amalan ini, kita dapat merasakan tidur yang berkualitas, ketenangan jiwa, dan keberkahan hidup. Selain itu, kita juga dapat meningkatkan kualitas hidup dengan mengikuti tuntunan Rasulullah SAW.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Masuk Museum Ini, Jemaah Serasa Hidup di Zaman Nabi Muhammad
Masuk Museum Ini, Jemaah Serasa Hidup di Zaman Nabi Muhammad
Aktual
Niat Shalat Istisqa untuk Meminta Hujan, Lengkap dengan Tata Cara dan Khutbahnya
Niat Shalat Istisqa untuk Meminta Hujan, Lengkap dengan Tata Cara dan Khutbahnya
Doa dan Niat
Muhammadiyah Minta Program MBG Dibenahi dan Anggarannya Transparan
Muhammadiyah Minta Program MBG Dibenahi dan Anggarannya Transparan
Aktual
Gurun Arab Saudi Ternyata Pernah Jadi Dasar Laut Purba 34 Juta Tahun Lalu
Gurun Arab Saudi Ternyata Pernah Jadi Dasar Laut Purba 34 Juta Tahun Lalu
Aktual
Kemenag Luruskan Pernyataan Menag soal Fir’aun, Sekjen: Jangan Potong Kalimat dan Timbulkan Salah Paham
Kemenag Luruskan Pernyataan Menag soal Fir’aun, Sekjen: Jangan Potong Kalimat dan Timbulkan Salah Paham
Aktual
Timwas Haji DPR: Presiden Minta Antrean Haji Dipangkas Lagi Jadi 26 Tahun
Timwas Haji DPR: Presiden Minta Antrean Haji Dipangkas Lagi Jadi 26 Tahun
Aktual
Anggaran Kemenag 2027 Naik Jadi Rp 41,8 Triliun, Revitalisasi Madrasah dan Insentif Guru Non-ASN Jadi Prioritas
Anggaran Kemenag 2027 Naik Jadi Rp 41,8 Triliun, Revitalisasi Madrasah dan Insentif Guru Non-ASN Jadi Prioritas
Aktual
Insentif Guru Madrasah Non ASN Cair Akhir Juni 2026, Setiap Guru Terima Rp 1,5 Juta
Insentif Guru Madrasah Non ASN Cair Akhir Juni 2026, Setiap Guru Terima Rp 1,5 Juta
Aktual
Prabowo Minta Layanan Haji 2027 Ditingkatkan, Ini Arahannya
Prabowo Minta Layanan Haji 2027 Ditingkatkan, Ini Arahannya
Aktual
PBNU Latih Musyrif di Lampung Tengah, Perkuat Gerakan Pesantren Aman
PBNU Latih Musyrif di Lampung Tengah, Perkuat Gerakan Pesantren Aman
Aktual
PWNU dan PCNU Se-Jateng-DIY Tegaskan 5 Sikap, Tolak Pembatasan Ahwa hingga Kedudukan Rais Aam
PWNU dan PCNU Se-Jateng-DIY Tegaskan 5 Sikap, Tolak Pembatasan Ahwa hingga Kedudukan Rais Aam
Aktual
Ratusan Jemaah Haji Pulang Lebih Awal Lewat Program Tanazul karena Sakit, Ini Prosedurnya
Ratusan Jemaah Haji Pulang Lebih Awal Lewat Program Tanazul karena Sakit, Ini Prosedurnya
Aktual
Mengapa Sedekah di Bulan Muharram Istimewa? Ini 4 Keutamaannya
Mengapa Sedekah di Bulan Muharram Istimewa? Ini 4 Keutamaannya
Aktual
Mencicipi Bakso Pak Omar di Jabal Uhud, Juga Digemari oleh Warga Saudi
Mencicipi Bakso Pak Omar di Jabal Uhud, Juga Digemari oleh Warga Saudi
Aktual
Hati-hati, Niat Tak Membayar Utang Bisa Membuat Rezeki Seret
Hati-hati, Niat Tak Membayar Utang Bisa Membuat Rezeki Seret
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com