Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Adab Bangun Tidur Menurut Imam Al Ghazali, Lengkap dengan Doa dan Dzikir

Kompas.com, 17 September 2025, 05:00 WIB
Khairina

Editor

Sumber MUI

KOMPAS.com-Tidur merupakan kebutuhan dasar manusia untuk memulihkan energi setelah seharian beraktivitas.

Bangun tidur menjadi salah satu nikmat yang patut disyukuri karena Allah SWT masih memberi kesempatan untuk memperbaiki diri dan melanjutkan kehidupan.

Dilansir dari laman MUI, dalam kitab Bidayat al-Hidayah, Imam Abu Hamid Al Ghazali menjelaskan adab seorang Muslim ketika bangun dari tidur.

Baca juga: Apakah Sah Sholat Tahajud Jika Tidak Tidur? Ini Penjelasan Ulama

Bangun Sebelum Subuh

Salah satu adab utama adalah berusaha bangun sebelum subuh.

Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW yang menganjurkan umat Islam memaksimalkan ibadah pada sepertiga malam terakhir.

Beliau bersabda, “Rabb kita tabaroka wa ta’ala turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berkata: ‘Siapa yang berdoa pada-Ku, Aku akan memperkenankan doanya. Siapa yang meminta pada-Ku, pasti akan Kuberi. Dan siapa yang meminta ampun pada-Ku, pasti akan Aku ampuni’.” (HR Bukhari).

Baca juga: Bacaan Doa Sebelum dan Bangun Tidur: Arab, Latin, dan Artinya

Berdzikir kepada Allah SWT

Adab berikutnya adalah memulai hari dengan berdzikir kepada Allah SWT.

Dzikir bermakna mengingat, menyebut, serta memuji nama Allah, sebagaimana perintah dalam Alquran.

Dengan berdzikir, seorang Muslim memulai hari dengan penuh kesadaran akan kebesaran Allah SWT.

Membaca Doa Bangun Tidur

Selain berdzikir, seorang Muslim dianjurkan membaca doa ketika bangun tidur.

Salah satu doa yang diriwayatkan berbunyi, “Alhamdulillahilladzi ahyana ba’da ma amatana wa ilaihin nusyur…”.

Artinya, “Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nyalah kami kembali.”

Doa ini juga berisi permohonan agar Allah SWT membangkitkan hari tersebut dengan kebaikan serta melindungi dari keburukan.

Baca juga: Cara Makan Rasulullah SAW yang Sehat dan Penuh Hikmah

Menjaga Kebersihan Diri

Selain tiga adab utama tersebut, Imam Al Ghazali juga menekankan pentingnya kebersihan diri setelah bangun tidur.

Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah bersabda, “Jika ada seseorang di antara kalian bangun dari tidurnya, maka jangan mencelupkan tangannya ke dalam bejana sebelum dia mencucinya tiga kali. Sebab dia tidak mengetahui di mana letak tangannya semalam.”

Adab lainnya adalah membersihkan mulut dengan siwak atau sikat gigi.

Hal ini dianjurkan karena saat tidur, bau mulut cenderung berubah akibat naiknya uap dari perut.

Hudzaifah ibn Yaman meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW ketika bangun malam biasa menggosok mulutnya dengan siwak.

Menyambut Hari dengan Keberkahan

Adab-adab tersebut menunjukkan pentingnya menjaga kebersihan jasmani dan rohani ketika memulai hari.

Dengan mengikuti tuntunan Imam Al Ghazali dan hadis Rasulullah, seorang Muslim tidak hanya menyambut pagi dengan sehat, tetapi juga penuh keberkahan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Ramadhan 1447 H Bertepatan Musim Dingin, Puasa di Arab Saudi Diprediksi Lebih Singkat
Ramadhan 1447 H Bertepatan Musim Dingin, Puasa di Arab Saudi Diprediksi Lebih Singkat
Aktual
Saudi Terbitkan Visa Haji 2026 Lebih Awal, Ini Dampaknya bagi Jamaah
Saudi Terbitkan Visa Haji 2026 Lebih Awal, Ini Dampaknya bagi Jamaah
Aktual
Rahasia Doa Mustajab di Hari Jumat, Ternyata Setelah Ashar
Rahasia Doa Mustajab di Hari Jumat, Ternyata Setelah Ashar
Aktual
Ramadhan 2026 di Arab Saudi Lebih Ringan, Puasa Cuma 12–13 Jam
Ramadhan 2026 di Arab Saudi Lebih Ringan, Puasa Cuma 12–13 Jam
Aktual
Pakai KHGT, Awal Ramadhan 2026 Muhammadiyah Beda dengan Turki, Ini Penjelasannya
Pakai KHGT, Awal Ramadhan 2026 Muhammadiyah Beda dengan Turki, Ini Penjelasannya
Aktual
Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026, Ini Tanggal dan Hitung Mundurnya
Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026, Ini Tanggal dan Hitung Mundurnya
Aktual
5 Contoh Khutbah Jumat Jelang Ramadhan, Pintu Awal Perubahan Spiritual
5 Contoh Khutbah Jumat Jelang Ramadhan, Pintu Awal Perubahan Spiritual
Aktual
Al-Battani, Ilmuwan Muslim yang Menentukan Jumlah Hari dalam Setahun
Al-Battani, Ilmuwan Muslim yang Menentukan Jumlah Hari dalam Setahun
Aktual
Kemenag Pantau Hilal Awal Ramadan 1447 H di 96 Lokasi, Ini Daftar Lengkap Titik Rukyat
Kemenag Pantau Hilal Awal Ramadan 1447 H di 96 Lokasi, Ini Daftar Lengkap Titik Rukyat
Aktual
Awal Ramadhan 1447 H Berpotensi Berbeda, Ini Penjelasan Pakar BRIN
Awal Ramadhan 1447 H Berpotensi Berbeda, Ini Penjelasan Pakar BRIN
Aktual
5 Keistimewaan Hari Jumat dalam Islam, Ini Hadits yang Menjelaskan Kemuliaannya
5 Keistimewaan Hari Jumat dalam Islam, Ini Hadits yang Menjelaskan Kemuliaannya
Aktual
Jejak Kerajaan Nabi Sulaiman Mulai Terungkap? Temuan Arkeologi Ini Bikin Ilmuwan Terkejut
Jejak Kerajaan Nabi Sulaiman Mulai Terungkap? Temuan Arkeologi Ini Bikin Ilmuwan Terkejut
Aktual
Kisah Cemburu Aisyah kepada Khadijah: Cinta, Kesetiaan, dan Jawaban Nabi yang Menggetarkan
Kisah Cemburu Aisyah kepada Khadijah: Cinta, Kesetiaan, dan Jawaban Nabi yang Menggetarkan
Aktual
Khutbah Jumat 6 Februari 2026: Menyambut Ramadhan dengan Hati yang Siap
Khutbah Jumat 6 Februari 2026: Menyambut Ramadhan dengan Hati yang Siap
Aktual
Unik! Arab Saudi Terbitkan Paspor untuk Unta, Mengapa?
Unik! Arab Saudi Terbitkan Paspor untuk Unta, Mengapa?
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com