Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Saat Terjadi Gunung Meletus dan Bencana Alam, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Kompas.com, 19 November 2025, 18:30 WIB
Khairina

Editor

Sumber Antara, Kemenag

KOMPAS.com-Bencana alam seperti gunung meletus, angin kencang, banjir, longsor, atau gempa bumi dapat menimbulkan rasa takut dan kepanikan.

Dalam Islam, doa menjadi salah satu bentuk ikhtiar batin untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Selain mengikuti arahan keselamatan dari pemerintah, umat Muslim dianjurkan memperbanyak doa, zikir, serta istighfar agar diberi kekuatan dan ketenangan.

Baca juga: Doa Meminta Hujan Reda Agar Tidak Menimbulkan Bencana

Berikut doa-doa yang dapat diamalkan saat terjadi bencana alam, dilansir dari berbagai sumber.

1. Doa Saat Terjadi Gunung Meletus

Doa ini bersumber dari hadis riwayat Abu Daud dan dapat dibaca saat terjadi gunung meletus, longsor, kebakaran, atau bencana besar lainnya.

Arab

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أعُوذُ بِكَ مِنَ الهَدْمِ وأعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي وأعُوذُ بِكَ مِنَ الغَرَقِ وَالحَرَقِ وَالهَرَمِ وَأعُوذُ بِكَ أن يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطانُ عِنْدَ المَوْتِ وأعُوذُ بِكَ أنْ أمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِراً وأعُوذُ بِكَ أن أمُوتَ لَديغاً

Latin

Allâhumma innî a‘ûdzubika minal hadmi wa a‘ûdzubika minat taraddî wa a‘ûdzubika minal gharaqi wal haraqi wal harami wa a‘ûdzubika an yatakhabbathanîsy syaithânu ‘indal maut wa a‘ûdzubika an amûta fî sabîlika mudbiran wa a‘ûdzubika an amûta ladîghan.

Artinya

“Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari reruntuhan (longsor). Aku berlindung kepada-Mu dari tergelincir. Aku berlindung kepada-Mu dari tenggelam, terbakar, dan tak berdaya.
Aku berlindung kepada-Mu apabila setan menyesatkanku saat kematian, aku berlindung kepada-Mu apabila mati dalam keadaan berpaling dari jalan-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu apabila mati karena disengat.”

Baca juga: Pemerintah Renovasi Pesantren Rawan Bencana, Santri Harus Belajar di Tempat Aman

2. Doa Saat Menghadapi Bencana Alam Apa Pun

Doa berikut merupakan doa umum yang dapat dibaca ketika terjadi angin kencang, banjir, badai, hujan ekstrem, atau bencana apa pun yang menimbulkan kekhawatiran.

Arab

للّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَ مَا أَرْسَلْتَ بِهِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيْهَا وَشَرِّ مَا أَرْسَلْتَ بِهِ

Latin

Allâhumma innî asaluka khairahâ wa khaira mâ fîhâ wa khaira mâ arsalta bih, wa a‘ûdzubika min syarrihâ wa syarri mâ fîhâ wa syarri mâ arsalta bih.

Artinya

“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan atas apa yang terjadi, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan dari apa yang Engkau kirimkan.
Dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari keburukan atas apa yang terjadi, keburukan yang ada di dalamnya, dan keburukan dari apa yang Engkau kirimkan.”

Baca juga: Doa Dijauhkan dari Musibah Dunia dan Agama Lengkap dengan Artinya

3. Doa untuk Orang yang Tertimpa Musibah

Doa ini dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk diucapkan ketika mendengar seseorang sedang ditimpa musibah atau bencana.

Arab

إِنَّا لِلّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ، اَللّٰهُمَّ أَجِرْهُمْ فِي مُصِيبَتِهِمْ، وَاخْلِفْ لَهُمْ خَيْرًا مِنْهَا

Latin

Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, Allahumma ajirhum fi mushibatihim, wakhlif lahum khairan minha.

Artinya

“Sesungguhnya kita milik Allah dan hanya kepada-Nya kita kembali.
Ya Allah, berilah mereka pahala dari musibah mereka dan gantilah dengan yang lebih baik.”

Makna dan Hikmah Membaca Doa Saat Bencana

Doa-doa tersebut dapat memberi ketenangan dan kekuatan batin bagi siapa pun yang sedang menghadapi bencana.

Dengan berdoa, seorang Muslim diingatkan untuk:

menguatkan tawakal, berserah diri kepada Allah SWT, bersabar dalam ujian, yakin bahwa setiap kejadian memiliki hikmah, serta tetap berusaha menjaga keselamatan diri dan keluarga.

Doa dan ikhtiar fisik menjadi satu kesatuan penting dalam menghadapi bencana alam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
5 Dzikir Pendek Berpahala Besar, Ringan di Lisan Berat di Timbangan
5 Dzikir Pendek Berpahala Besar, Ringan di Lisan Berat di Timbangan
Aktual
Mengapa Daging Dam Jemaah Haji Indonesia Tidak Dikirim ke Tanah Air? Ini Penjelasannya
Mengapa Daging Dam Jemaah Haji Indonesia Tidak Dikirim ke Tanah Air? Ini Penjelasannya
Aktual
Kenapa Makkah Disebut Tanah Haram? Ini Sejarah, Makna, dan Alasannya
Kenapa Makkah Disebut Tanah Haram? Ini Sejarah, Makna, dan Alasannya
Aktual
8 Dzikir dan Doa Ibu Hamil agar Anak Menjadi Saleh dan Berkah
8 Dzikir dan Doa Ibu Hamil agar Anak Menjadi Saleh dan Berkah
Aktual
3 Doa Menyambut Jamaah Haji Pulang dari Tanah Suci, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
3 Doa Menyambut Jamaah Haji Pulang dari Tanah Suci, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Aktual
Arab Saudi Hapus Paket D untuk Haji 2027, Ini Dampaknya bagi Jemaah
Arab Saudi Hapus Paket D untuk Haji 2027, Ini Dampaknya bagi Jemaah
Aktual
Kemenag Catat Sejarah Baru, 15 Perempuan Dilantik Jadi Kepala KUA
Kemenag Catat Sejarah Baru, 15 Perempuan Dilantik Jadi Kepala KUA
Aktual
Pedoman Pemulasaraan Jenazah dalam Islam, dari Memandikan hingga Pemakaman
Pedoman Pemulasaraan Jenazah dalam Islam, dari Memandikan hingga Pemakaman
Aktual
Menag Dorong Pesantren Tampil Menjawab Tantangan Masa Depan
Menag Dorong Pesantren Tampil Menjawab Tantangan Masa Depan
Aktual
3 Tingkatan Ikhlas Menurut Syekh Nawawi Al-Bantani, Mengharap Ridha Allah Jadi yang Utama
3 Tingkatan Ikhlas Menurut Syekh Nawawi Al-Bantani, Mengharap Ridha Allah Jadi yang Utama
Aktual
Marak Konvoi Penjemputan Haji, Kemenhaj Sumenep Minta Warga Tidak Berlebihan
Marak Konvoi Penjemputan Haji, Kemenhaj Sumenep Minta Warga Tidak Berlebihan
Aktual
6 Perbuatan yang Diam-Diam Menghapus Pahala Muslim, Ghibah hingga Riya
6 Perbuatan yang Diam-Diam Menghapus Pahala Muslim, Ghibah hingga Riya
Aktual
Keutamaan Sedekah dalam Islam, Kisah Sayyidina Ali yang Mendapat Balasan Berlipat
Keutamaan Sedekah dalam Islam, Kisah Sayyidina Ali yang Mendapat Balasan Berlipat
Aktual
Tidak Hanya Air Zamzam, Boneka Unta Juga Jadi Oleh-oleh Favorit Jemaah Haji
Tidak Hanya Air Zamzam, Boneka Unta Juga Jadi Oleh-oleh Favorit Jemaah Haji
Aktual
Cara Sedekah Subuh di Rumah Tanpa Harus ke Masjid, Tetap Berpahala
Cara Sedekah Subuh di Rumah Tanpa Harus ke Masjid, Tetap Berpahala
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com