Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Agar Terhindar dari Keburukan dan Musibah, Lengkap dengan Arti dan Dalil

Kompas.com, 21 September 2025, 15:59 WIB
Khairina

Editor

Sumber BAZNAS

KOMPAS.com-Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak dapat terhindar dari berbagai ujian dan cobaan.

Oleh sebab itu, sangat dianjurkan untuk memohon perlindungan kepada Allah. Salah satu cara untuk meminta perlindungan adalah dengan berdoa, agar kita dijauhkan dari keburukan dan musibah.

Dalam Islam, terdapat banyak doa yang dapat kita amalkan untuk memohon keselamatan dari segala bentuk bahaya.

Baca juga: Doa Nabi Ibrahim dalam Alquran: Memohon Keturunan Saleh hingga Keamanan Negeri

Dilansir dari laman Baznas, secara bahasa, doa berasal dari bahasa Arab الدُّعَاء (ad-du‘ā’) yang berarti memanggil, memohon, atau meminta.

Kata ini berakar dari kata دَعَا (da‘ā) yang berarti menyeru atau memohon sesuatu dengan penuh harapan.

Dalam bahasa Indonesia, doa diartikan sebagai permohonan atau harapan yang disampaikan kepada Allah agar diberikan kebaikan, dijauhkan dari keburukan, atau diberikan sesuatu yang diinginkan.

Sedangkan menurut istilah Secara istilah, doa adalah bentuk ibadah berupa permohonan seorang hamba kepada Allah dengan penuh kerendahan hati untuk memperoleh rahmat, petunjuk, perlindungan, dan pertolongan-Nya.

Doa dalam Islam merupakan bagian penting dari ibadah yang menunjukkan ketergantungan manusia kepada Allah.

Sebagaimana Allah Swt berfirman dalam surat Gafir ayat 60 :

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ ࣖ ٦٠

Artinya : “Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina.”

Baca juga: Niat, Bacaan, dan Doa Setelah Shalat Hajat agar Keinginan Terkabul

Dari penjelasan ayat tersebut adalah bahwasanya kita selaku hamba Allah dianjurkan untuk senantiasa berdoa kepada Allah SWT.

Barangsiapa yang berdoa kepada Allah Swt maka Allah Swt akan mengabulkan segala do’a yang dipanjatkan.

Doa Agar Terhindar dari Keburukan dan Musibah

Berikut beberapa doa yang bisa diamalkan untuk memohon perlindungan dari segala bentuk keburukan dan musibah:

1. Doa Memohon Perlindungan dari Kejahatan Makhluk

"Bismillahilladzi la yadhurru ma'asmihi syai'un fil ardhi wa la fis sama'i wa huwas sami'ul 'alim."

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang dengan nama-Nya segala sesuatu di bumi dan di langit tidak akan membahayakan. Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Doa ini dianjurkan dibaca tiga kali pada pagi dan petang untuk mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kejahatan.

Baca juga: Doa Saat Menghadapi Sakit Parah, Penguat Hati di Tengah Ujian

2. Doa Mohon Dijauhkan dari Marabahaya dan Kesulitan

Rasulullah SAW sering mengajarkan doa berikut untuk meminta perlindungan dari kesulitan hidup dan musibah:

"Allahumma inni a'udzu bika minal barashi, wal jununi, wal judzami, wa min sayyi'il asqam."

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gila, kusta, dan penyakit-penyakit buruk lainnya." (HR. Abu Dawud)

Doa ini bisa dibaca setiap hari agar kita terhindar dari penyakit yang membahayakan.

3. Doa Perlindungan dari Musibah Tak Terduga

"Allahumma inni a'udzu bika min zawali ni'matika, wa tahawwuli 'afiyatika, wa fuja'ati niqmatika, wa jami'i sakhatika."

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya nikmat-Mu, perubahan kesehatan yang Engkau berikan, datangnya azab-Mu secara tiba-tiba, dan dari segala kemurkaan-Mu." (HR. Muslim)

Doa ini bisa dibaca setiap hari agar Allah selalu menjaga nikmat-Nya atas kita dan menjauhkan kita dari musibah yang tidak terduga.

Baca juga: 4 Doa Agar Cepat Menunaikan Ibadah Haji Bersama Keluarga

4. Doa Perlindungan dari Kejahatan Jin dan Manusia

Allah telah mengajarkan dalam Al-Qur'an dua surat pendek yang sangat baik untuk perlindungan dari kejahatan, yaitu :

Surat Al-Falaq (QS. Al-Falaq: 1-5)

"Qul a’udzu birabbil falaq, min syarri ma khalaq, wa min syarri ghasiqin idza waqab, wa min syarrin naffatsati fil ‘uqad, wa min syarri hasidin idza hasad."

Surat An-Nas (QS. An-Nas: 1-6)

"Qul a’udzu birabbin nas, malikin nas, ilahin nas, min syarril waswasil khannas, alladzi yuwaswisu fi sudurin nas, minal jinnati wannas."

Membaca kedua surat ini setiap pagi, petang, dan sebelum tidur dapat menjadi benteng perlindungan dari segala kejahatan, baik dari jin maupun manusia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Doa Shalat Dhuha Pembuka Rezeki, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa Shalat Dhuha Pembuka Rezeki, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
17 Tahun Lebaran di Tokyo Tak Semeriah Indonesia, Tapi Hangat oleh Kebersamaan
17 Tahun Lebaran di Tokyo Tak Semeriah Indonesia, Tapi Hangat oleh Kebersamaan
Aktual
Hukum Shalat dan Puasa Jika Haid Tidak Lancar, Ini Penjelasan Ulama
Hukum Shalat dan Puasa Jika Haid Tidak Lancar, Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Cara Sujud Sahwi dan Panduan Saat Lupa Jumlah Rakaat Saat Shalat
Cara Sujud Sahwi dan Panduan Saat Lupa Jumlah Rakaat Saat Shalat
Doa dan Niat
Cara Daftar Nikah di KUA 2026, Ini Alur Offline dan Online yang Wajib Diketahui
Cara Daftar Nikah di KUA 2026, Ini Alur Offline dan Online yang Wajib Diketahui
Aktual
5 Waktu yang Dilarang untuk Shalat, Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
5 Waktu yang Dilarang untuk Shalat, Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Aktual
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak di Pekalongan, Masjid Al-Fairus Layani Ratusan Pemudik
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak di Pekalongan, Masjid Al-Fairus Layani Ratusan Pemudik
Aktual
Selain Ancaman Banjir Bandang, Arab Saudi Diterjang Hujan Es
Selain Ancaman Banjir Bandang, Arab Saudi Diterjang Hujan Es
Aktual
Kapan Lebaran Haji 2026? Ini Jadwal Idul Adha Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
Kapan Lebaran Haji 2026? Ini Jadwal Idul Adha Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
Aktual
Arus Balik Lebaran H+3 Membeludak, Jalur Puncak-Cianjur Macet Parah hingga Akses Wisata Disekat
Arus Balik Lebaran H+3 Membeludak, Jalur Puncak-Cianjur Macet Parah hingga Akses Wisata Disekat
Aktual
Haji 2026 Tetap Jalan! Menhaj Pastikan Keberangkatan Sesuai Jadwal Meski Geopolitik Memanas
Haji 2026 Tetap Jalan! Menhaj Pastikan Keberangkatan Sesuai Jadwal Meski Geopolitik Memanas
Aktual
Bisht, Jubah Tradisional Arab Saudi yang Jadi Simbol Kehormatan dan Tradisi Saat Idul Fitri
Bisht, Jubah Tradisional Arab Saudi yang Jadi Simbol Kehormatan dan Tradisi Saat Idul Fitri
Aktual
Lebaran Haji 2026 Bulan Apa? Ini Jadwal Lengkap Idul Adha, Libur, dan Tanggal Pentingnya
Lebaran Haji 2026 Bulan Apa? Ini Jadwal Lengkap Idul Adha, Libur, dan Tanggal Pentingnya
Aktual
Arab Saudi Larang Overstay Umrah 2026, Jemaah Terancam Deportasi
Arab Saudi Larang Overstay Umrah 2026, Jemaah Terancam Deportasi
Aktual
Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunnah Nabi? Ini Dalil Hadits Nabi
Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunnah Nabi? Ini Dalil Hadits Nabi
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com