Editor
KOMPAS.com - Pemberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) Kloter 69 asal Kabupaten Bangkalan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (9/5/2026) dini hari.
Menjelang keberangkatan, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Bangkalan mengingatkan jamaah terkait aturan barang bawaan, termasuk batas maksimal membawa rokok ke Tanah Suci.
Pemerintah menetapkan setiap jamaah hanya diperbolehkan membawa maksimal 200 batang rokok atau setara dua slop.
Selain itu, berat koper jamaah juga tidak boleh melebihi ketentuan yang telah ditetapkan.
Baca juga: Jemaah Haji Diimbau Bijak Berbelanja untuk Hindari Over Bagasi Saat Berpindah dari Madinah ke Makkah
Pemerintah melalui Kemenhaj RI telah menerbitkan aturan terkait berat maksimal barang bawaan jamaah haji.
Kepala Kantor Kemenhaj Bangkalan, Arif Rochman, menjelaskan bahwa dalam aturan tersebut, koper jamaah tidak boleh melebihi berat 32 kilogram. Selain itu, setiap jamaah hanya diperbolehkan membawa maksimal 200 batang rokok.
"Sejak awal sudah kami ingatkan para jamaah agar jangan sampai mentok 32 kg karena kalau maksimal, biasanya roda koper kalah. Sementara nanti mobilitas koper akan pindah-pindah dari Makkah ke Madinah, tetapi sejauh ini tidak ada yang overload capacity (kapasitas kelebihan beban)," jelas Arif.
Baca juga: Cara Mengurus Bagasi Jemaah Haji yang Hilang di Bandara Jeddah KAIA Arab Saudi, Ini Langkah Mudahnya
CJH Kloter 69 Bangkalan dijadwalkan berangkat dari Masjid Jami Bangkalan di Jalan Sultan Abdul Kadirun, Kelurahan Demangan, pada pukul 05.00 WIB.
Karena itu, sebanyak 380 calon jamaah haji diwajibkan sudah berada di lokasi sejak pukul 03.00 WIB untuk persiapan salat Subuh sebelum diberangkatkan menuju Asrama Haji Surabaya.
Sehari sebelum keberangkatan, Jumat (8/5/2026), suasana Kantor Kemenhaj Bangkalan di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Mlajah, dipadati jamaah yang menyetor koper.
Kepala Kantor Kemenhaj Bangkalan, Arif Rochman, mengatakan hingga menjelang salat Jumat, koper yang sudah terkumpul mencapai 99 persen.
"Memang aturannya koper sudah harus masuk Asrama Haji H-1. Ini kan para jemaah berangkat besok, jadi hari ini kami kirim ke Asrama Haji Syrabaya. Insyaallah setelah salat Jumat koper berangkat dengan diangkut truk," ungkap Arif.
Pantauan di lokasi, ratusan koper jamaah tampak tersusun rapi di beberapa sudut lobi kantor Kemenhaj. Sejumlah jamaah juga memberikan tanda khusus pada koper mereka, seperti gantungan boneka hingga miniatur ketupat, agar lebih mudah dikenali.
"Walaupun tidak mewajibkan namun kami memberi tahu ke jemaah supaya ketika nanti mencari koper di sana, bisa lebih mudah. Lebih baik ada tanda yang gampang untuk mengenal masing-masing kopernya," jelas Arif.
Sementara itu, Ketua Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Kecamatan Geger, Mohammad Jazuli, mengatakan pihaknya telah mengimbau jamaah agar datang lebih awal ke kompleks Masjid Jami Bangkalan.
Menurutnya, seluruh jamaah diharapkan sudah berada di lokasi paling lambat pukul 03.00 WIB agar proses keberangkatan berjalan lancar.
"Karena jadwal keberangkatan dari Masjid Jami pada pukul 05.00 WIB dan tiba di Asrama Haji Surabaya pada pukul 06.00 WIB. Kami pantau tadi sudah 99 persen koper yang sudah masuk," ujar Jazuli saat ditemui di Kantor Kemenhaj Bangkalan.
Artikel ini telah tayang di TribunMadura.com dengan judul “Calon Jemaah Haji Bangkalan akan Diberangkatkan Besok, Kemenhaj Ingatkan Batasan Maksimal Bawa Rokok”.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang