Penulis
KOMPAS.com - Menjelang peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, banyak tulisan dibuat mengenai peristiwa luar biasa tersebut. Namun yang patut menjadi perhatian, seringkali penulisan Isra Mi'raj salah dengan berbagai variasi tulisan.
Untuk itu, sebelum menulis artikel, membuat banner, atau tulisan-tulisan lainnya tentang Isra Mi'raj, hendaknya memahami terlebih dahulu bagaimana menulis istilah Isra Mi'raj yang benar sesuai dengan akedah Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
Baca juga: Ayat-ayat Al Quran Tentang Peristiwa Isra Miraj Lengkap dengan Artinya
Untuk memahami tulisan Isra Mi'raj yang benar, berikut penjelasan lengkapnya.
Istilah Isra Mi'raj berasal dari bahasa Arab الإسراء والمعراج. Bila dituliskan dalam bahasa Indonesia merujuk pada kata aslinya dari bahasa Arab, biasanya dituliskan Isra' Mi'raj.
Ada dua apostrof ( ' ) dalam tulisan tersebut. Tapi keduanya memiliki cara baca yang berbeda. Pada kata Isra' tanda apostrof mewakili huruf hamzah ( ء ). Sedangkan tanda apostrof pada kata Mi'raj mewakili huruf 'ain ( ع ).
Cara membaca antara hamzah dan 'ain berbeda. Huruf hamzah tempat keluarnya (makhraj) dari pangkal tenggorokan, sementara huruf 'ain tempat keluarnya dari tengah tenggorokan. Suara hamzah lebih ringan sedangkan suara 'ain lebih dalam.
Baca juga: Sejarah Lengkap Isra Miraj: Latar Belakang, Kronologi, dan Hikmahnya
Menurut KBBI, cara menuliskan Isra Mi'raj yang benar adalah Isra Mikraj. Namun dalam penggunaan lebih populer, kata ini dituliskan dengan Isra Mi'raj.
Huruf kapital digunakan di huruf depan dari istilah tersebut karena merupakan nama peristiwa bersejarah dalam Islam.
Penggunaan tanda apostrof dalam kata tersebut diperbolehkan sesuai dengan PUEBI. Tanda apostrof digunakan untuk kata serapan tertentu dari bahasa Arab, terutama yang mengandung huruf ‘ain ( ع ).
Dengan demikian penulisan Isra Mi'raj yang benar boleh ditulis dengan Isra Mikraj sesuai KBBI atau Isra Mi'raj sesuai dengan PUEBI.
Sedangkan tanda apostrof yang digunakan untuk huruf hamzah dihapuskan.
Adapun penulisan Isra Mi'raj yang salah adalah:
Baca juga: Isra Miraj Itu Apa? Ini Penjelasan Lengkap Peristiwa Agung yang Diperingati Januari 2026
Mungkin sebagian orang berpikir untuk tidak memperdulikan penulisan Isra Mi'raj yang benar. Hal yang penting adalah orang yang membaca tulisan tersebut memahami maknanya.
Namun bagi penulis artikel, guru, dan pengelola media, penggunaan ejaan yang tepat dapat meningkatkan kredibilitas dan kualitas tulisan.
Untuk itu, penulisan Isra Mi'raj yang benar sesuai dengan kaidah bahasa yang berlaku penting untuk diperhatikan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang