Editor
KOMPAS.com-Lailatul Qadar merupakan malam paling mulia dalam bulan Ramadhan yang sangat dinantikan umat Islam.
Dilansir dari laman Muhammadiyah, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa malam tersebut berada pada sepuluh malam terakhir Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil.
Petunjuk tersebut disampaikan Nabi melalui sejumlah hadis yang diriwayatkan para sahabat, termasuk ‘Aisyah ra dan Ibnu Abbas ra.
Umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah dan doa pada periode tersebut karena Lailatul Qadar diyakini membawa keberkahan serta ampunan dari Allah SWT.
Baca juga: Dzikir di 10 Malam Terakhir Ramadhan, Kunci Mendapat Lailatul Qadar
Petunjuk mengenai waktu Lailatul Qadar disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan dari ‘Aisyah ra.
عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ قَالَ: تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
“Diriwayatkan dari ‘Aisyah ra bahwa Rasulullah saw bersabda: Intailah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).
Hadis tersebut menjadi dasar anjuran bagi umat Islam untuk menghidupkan malam-malam ganjil pada sepuluh hari terakhir Ramadan.
Tanggal yang biasanya dimaksud antara lain malam ke-21, 23, atau 25 Ramadan, meskipun para ulama tetap menganjurkan memperbanyak ibadah sepanjang sepuluh malam terakhir.
Baca juga: Ramadhan 1447 H: Ini Doa Mustajab Saat Sahur, Berbuka, dan Lailatul Qadar
Petunjuk lain juga diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra yang menyebutkan bahwa Lailatul Qadar dapat dicari pada hari-hari tertentu di sepuluh malam terakhir Ramadhan.
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ قَالَ: الْتَمِسُوهَا فِي الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي تَاسِعَةٍ تَبْقَى، فِي سَابِعَةٍ تَبْقَى، فِي خَامِسَةٍ تَبْقَى
“Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra bahwa Nabi saw bersabda: Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan, pada saat tersisa sembilan malam, tujuh malam, atau lima malam.” (HR. al-Bukhari).
Hadis tersebut sering dipahami sebagai malam ganjil dalam sepuluh malam terakhir Ramadan.
Ulama juga menekankan pentingnya menghidupkan seluruh malam pada periode tersebut agar tidak melewatkan kesempatan mendapatkan Lailatul Qadar.
Baca juga: Malam Lailatul Qadar 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Jadwalnya
Para sahabat Nabi tidak hanya bertanya tentang waktu Lailatul Qadar, tetapi juga mengenai doa yang sebaiknya dibaca pada malam tersebut.
Pertanyaan itu pernah diajukan oleh ‘Aisyah ra kepada Rasulullah saw.
عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَيُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا؟ قَالَ قُولِي: اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
“Diriwayatkan dari ‘Aisyah ra, ia berkata: Aku bertanya, ‘Wahai Rasulullah, jika aku mengetahui malam Lailatul Qadr, apa yang harus aku ucapkan pada malam itu?’ Rasulullah menjawab: ‘Ucapkanlah: Allahumma innaka ‘afuwwun kariim tuhibbul-‘afwa fa‘fu ‘anni.’” (HR. at-Tirmidzi, hadis hasan sahih).
Doa yang diajarkan Nabi tersebut berbunyi:
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia, Engkau mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
Doa tersebut tergolong singkat, tetapi memiliki makna yang sangat dalam.
Rasulullah saw tidak mengajarkan doa panjang atau permohonan duniawi yang banyak pada malam yang sangat mulia tersebut.
Permohonan yang diajarkan justru berfokus pada ampunan Allah SWT.
Hal itu menunjukkan bahwa ampunan Allah menjadi karunia terbesar yang dapat diraih pada malam Lailatul Qadar.
Rasulullah meningkatkan ibadah pada 10 malam terakhir Ramadan
Rasulullah saw juga dikenal sangat meningkatkan ibadah pada sepuluh hari terakhir Ramadan.
Upaya tersebut dilakukan dengan memperbanyak ibadah, doa, serta menjalankan i’tikaf di masjid.
Langkah tersebut menjadi bentuk kesungguhan Nabi dalam mencari Lailatul Qadr yang diyakini membawa pahala dan keberkahan yang sangat besar bagi umat Islam.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang