Editor
KOMPAS.com-Jemaah haji dan umrah dianjurkan memperbanyak doa saat melaksanakan thawaf di Masjidil Haram, Makkah.
Salah satu doa yang dianjurkan dibaca adalah doa antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad.
Dilansir dari laman MUI, doa ini diajarkan Rasulullah SAW dan memiliki kandungan makna yang luas, meski lafaznya singkat.
Doa tersebut berisi permohonan kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat, serta perlindungan dari azab neraka.
Baca juga: Jemaah Haji Khusus Indonesia Mulai Tiba di Madinah, Masa Tinggal Lebih Singkat
Dalam rangkaian ibadah haji dan umrah, ada satu momen yang sering dilalui jemaah saat thawaf, tetapi kadang tidak disadari keutamaannya.
Momen itu terjadi ketika jemaah berjalan di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad.
Pada tempat inilah Rasulullah SAW mengajarkan sebuah doa yang singkat, tetapi kandungannya sangat luas dan dalam.
Dalam sebuah riwayat hadis, sahabat Abdullah bin as-Saib radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa ia mendengar Nabi SAW membaca doa di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad.
Adapun doa yang dimaksud adalah sebagai berikut:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Artinya: “Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.” (HR Ahmad)
Baca juga: Embarkasi Haji YIA Jadi Tuai Pujian, Menhaj Sebut Bisa Jadi Model Percontohan Nasional
Keistimewaan doa ini semakin besar karena lafaznya terdapat dalam Alquran, tepatnya dalam surat Al-Baqarah ayat 201.
Allah SWT berfirman:
وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Artinya: “Dan di antara mereka ada yang berdoa: Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari azab neraka.”
Doa ini menjadi salah satu bacaan yang dapat dihayati jemaah saat berada di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad.
Lafaznya ringkas, tetapi mencakup kebutuhan seorang muslim dalam kehidupan dunia dan akhirat.
Dalam tafsirnya, Imam Ibnu Katsir menjelaskan, doa dalam surat Al-Baqarah ayat 201 menghimpun seluruh kebaikan dunia dan menolak seluruh keburukan.
Menurut Ibnu Katsir, makna hasanah di dunia mencakup semua kebutuhan dan kenikmatan yang diinginkan manusia.
Kebaikan dunia itu meliputi kesehatan, rumah yang lapang, pasangan yang baik, rezeki yang luas, ilmu yang bermanfaat, amal saleh, kendaraan yang nyaman, serta nama baik.
Semua penafsiran ulama tentang nikmat dunia pada hakikatnya masuk dalam cakupan makna hasanah fid-dunya.
Baca juga: Cara Resmi Masuk Raudhah di Masjid Nabawi, Jemaah Haji Wajib Tahu
Sementara itu, hasanah fil-akhirah menurut Ibnu Katsir memiliki puncak makna berupa masuk surga beserta seluruh kenikmatannya.
Makna tersebut juga mencakup rasa aman dari kedahsyatan Hari Kiamat, kemudahan saat hisab, dan seluruh keadaan baik di negeri akhirat.
Adapun permohonan agar dijauhkan dari azab neraka juga memiliki makna yang luas.
Menurut Ibnu Katsir, permohonan tersebut mencakup dimudahkannya sebab-sebab keselamatan sejak di dunia.
Keselamatan itu antara lain berupa dijauhkan dari maksiat, dosa, perkara syubhat, dan hal-hal haram. (Lihat Tafsir al-Qur’an al-‘Adhim [Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah], jilid 1, h. 416)
Penjelasan Ibnu Katsir menunjukkan, doa tersebut secara tersirat mengandung peta kehidupan seorang mukmin.
Di dalamnya terdapat permintaan agar diberi dunia yang baik, akhirat yang baik, serta jalan hidup yang menyelamatkan.
Oleh karena itu, jemaah dianjurkan menghadirkan hati setiap kali sampai di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad.
Jemaah dapat membaca doa ini dengan khusyuk, penuh harap, dan kesadaran bahwa manusia selalu membutuhkan pertolongan Allah SWT.
Bila seorang hamba memperoleh tiga hal yang terkandung dalam doa ini, yaitu kebaikan dunia, kebaikan akhirat, dan keselamatan dari neraka, maka sungguh ia telah meraih keberuntungan yang sempurna.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang