Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa dan Dzikir Mustajab Setelah Sholat Hajat Arab, Latin, dan Artinya

Kompas.com, 6 Mei 2026, 10:36 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sholat hajat merupakan salah satu bentuk ibadah sunnah yang dikerjakan ketika seorang muslim memiliki keinginan atau kebutuhan tertentu.

Setelah melaksanakan dua rakaat sholat hajat, dianjurkan untuk tidak langsung beranjak, melainkan melanjutkan dengan dzikir dan doa.

Pada fase inilah seorang hamba menguatkan harapan sekaligus menyerahkan seluruh urusan kepada Allah SWT.

Dalam literatur fikih seperti Al-Adzkar karya Imam Nawawi, dijelaskan bahwa dzikir sebelum doa berfungsi menenangkan hati agar permohonan lebih khusyuk dan penuh keyakinan.

Baca juga: Sholat Hajat Lengkap: Tata Cara, Niat, Doa Mustajab dan Waktu Terbaik agar Hajat Terkabul

Dzikir Setelah Sholat Hajat

Setelah salam, dzikir dibaca sebagai bentuk penyucian hati dan pengagungan kepada Allah SWT.

1. Istighfar

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ

Astaghfirullāhal ‘azhīm

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.”

Istighfar menjadi pembuka utama karena manusia menyadari keterbatasan dan kesalahan yang dimiliki.

2. Tasbih

سُبْحَانَ اللهِ

Subhānallāh

Artinya: “Maha Suci Allah.”

Tasbih mengingatkan bahwa Allah terbebas dari segala kekurangan.

3. Tahmid

الْحَمْدُ لِلَّهِ

Alhamdulillāh

Artinya: “Segala puji bagi Allah.”

Tahmid adalah ungkapan syukur atas segala nikmat yang telah diberikan.

4. Takbir

اللهُ أَكْبَرُ

Allāhu akbar

Artinya: “Allah Maha Besar.”

Takbir menegaskan bahwa tidak ada kekuatan yang melebihi Allah SWT.

5. Tahlil (penutup dzikir)

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ

Lā ilāha illallāh

Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Allah.”

Tahlil menjadi puncak pengakuan tauhid.

Salawat Setelah Dzikir

Setelah dzikir, dianjurkan membaca salawat sebagai bentuk cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Allāhumma shalli ‘alā sayyidinā Muhammad

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad.”

Dalam buku Shalawat dan Keutamaannya karya Habib Abdullah bin Alawi Al-Haddad, salawat disebut sebagai salah satu sebab terbukanya pintu terkabulnya doa.

Baca juga: Doa Sholat Hajat: Tata Cara, Niat, dan Bacaan Lengkap

Doa Setelah Sholat Hajat

Berikut salah satu doa yang sering diamalkan dalam berbagai kitab doa, sebagaimana dikutip dalam literatur klasik seperti Hisnul Muslim karya Sa’id bin Ali bin Wahf Al-Qahthani.

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الحَلِيْمُ الكَرِيْمُ ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْم ، الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ ، أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ ، لَا تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Lā ilāha illallāhul halīmul karīm.
Subhānallāhi rabbil ‘arsyil ‘azhīm.
Alhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn.
As’aluka mûjibāti rahmatik, wa ‘azā’ima maghfiratik, wal ghanīmata min kulli birrin, was salāmata min kulli itsmin.
Lā tada‘ lī dzanban illā ghafartah, wa lā hamman illā farrajtah, wa lā hājatān hiya laka ridhan illā qadhaitahā yā arhamar rāhimīn.

Artinya “Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Lembut lagi Maha Mulia. Maha Suci Allah, Tuhan pemilik Arasy yang agung. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Aku memohon kepada-Mu sebab-sebab rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, keberuntungan dalam setiap kebaikan, dan keselamatan dari segala dosa. Jangan Engkau biarkan dosa kecuali Engkau ampuni, tidak pula kesedihan kecuali Engkau hilangkan, dan tidak pula kebutuhan yang Engkau ridhai kecuali Engkau kabulkan, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih.”

Urutan Dzikir dan Doa Setelah Sholat Hajat

Agar lebih tertata dan khusyuk, urutannya adalah sebagai berikut:

  • Menyelesaikan sholat hajat dua rakaat
  • Membaca istighfar
  • Membaca tasbih, tahmid, dan takbir
  • Membaca tahlil
  • Membaca salawat kepada Nabi Muhammad SAW
  • Membaca doa hajat
  • Menyampaikan permohonan pribadi kepada Allah SWT

Hikmah Dzikir dan Doa

Dalam buku Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali, dijelaskan bahwa dzikir adalah jalan untuk membersihkan hati, sedangkan doa adalah bentuk penghambaan paling jujur seorang manusia.

Dzikir menenangkan jiwa, sementara doa membuka ruang harapan. Keduanya saling melengkapi dalam membangun kedekatan spiritual antara hamba dan Allah SWT.

Baca juga: Rahasia Berdoa Agar Semua Hajat dan Keinginan Dikabulkan

Refleksi: Ketika Hajat Tidak Langsung Terkabul

Salah satu hal yang sering menjadi pertanyaan adalah mengapa sebagian doa tidak langsung dikabulkan.

Dalam ajaran Islam, hal ini tidak selalu berarti doa ditolak. Bisa jadi, jawabannya ditunda, diganti dengan yang lebih baik, atau dijauhkan dari keburukan yang tidak terlihat.

Konsep ini dijelaskan dalam banyak literatur ulama klasik, termasuk dalam Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali, bahwa setiap doa memiliki nilai spiritual meskipun belum tampak hasilnya.

Ruang Memohon dan Berserah

Doa dan dzikir setelah sholat hajat bukan sekadar rangkaian bacaan, tetapi sebuah perjalanan batin yang menghubungkan manusia dengan Sang Pencipta.

Dari istighfar hingga doa permohonan, semuanya menjadi satu kesatuan ibadah yang menghadirkan harapan dan ketenangan.

Di tengah dinamika kehidupan yang penuh ketidakpastian, sholat hajat menjadi ruang kembali bagi seorang hamba untuk menundukkan diri, memohon, dan menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT dengan penuh keyakinan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Zubair bin Al-Awwam, Hawari Rasulullah yang Dijuluki Pembela Nabi
Zubair bin Al-Awwam, Hawari Rasulullah yang Dijuluki Pembela Nabi
Aktual
Apa yang Diucapkan Saat Bersin? Ini Sunnah Rasulullah Lengkap
Apa yang Diucapkan Saat Bersin? Ini Sunnah Rasulullah Lengkap
Aktual
Doa Meminta Hujan, Termasuk untuk Dibaca Saat Khutbah Shalat Istisqa
Doa Meminta Hujan, Termasuk untuk Dibaca Saat Khutbah Shalat Istisqa
Aktual
Profil KH Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
Profil KH Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
Aktual
Menag Akan Tertibkan Pesantren yang Cuma Catut Nama, Soroti Kepatuhan Unsur dan Syarat
Menag Akan Tertibkan Pesantren yang Cuma Catut Nama, Soroti Kepatuhan Unsur dan Syarat
Aktual
Libur Lebaran 2027 Bisa Sampai 10 Hari, Ini Rangkaian Tanggal Merah dan Cuti Bersamanya
Libur Lebaran 2027 Bisa Sampai 10 Hari, Ini Rangkaian Tanggal Merah dan Cuti Bersamanya
Aktual
 Mengapa Membaca Al-Quran Setelah Subuh Memiliki Keutamaan?
Mengapa Membaca Al-Quran Setelah Subuh Memiliki Keutamaan?
Aktual
ITB Bangun Hunian dan Musala Pascabencana di Bireuen, Rangka Berdiri dalam 3 Jam
ITB Bangun Hunian dan Musala Pascabencana di Bireuen, Rangka Berdiri dalam 3 Jam
Aktual
Kapan Doa Saat Hujan Paling Mustajab? Ini Dalil dan Penjelasannya
Kapan Doa Saat Hujan Paling Mustajab? Ini Dalil dan Penjelasannya
Aktual
Wamendikdasmen ke Mahasiswa UMB: Kuliah Bukan Hanya untuk Mendapatkan Ijazah
Wamendikdasmen ke Mahasiswa UMB: Kuliah Bukan Hanya untuk Mendapatkan Ijazah
Aktual
Mana yang Didahulukan, Menjawab Salam atau Bersalaman? Ini Adabnya
Mana yang Didahulukan, Menjawab Salam atau Bersalaman? Ini Adabnya
Aktual
Apa Itu Mindfulness? Bukan Sekadar Menenangkan Diri
Apa Itu Mindfulness? Bukan Sekadar Menenangkan Diri
Aktual
Tekan Biaya Haji 2027, Kemenhaj Pertimbangkan Maskapai Alternatif
Tekan Biaya Haji 2027, Kemenhaj Pertimbangkan Maskapai Alternatif
Aktual
Dua Jemaah Haji Asal Lamongan dan Tangerang Masih Dirawat di Arab Saudi
Dua Jemaah Haji Asal Lamongan dan Tangerang Masih Dirawat di Arab Saudi
Aktual
Kemenag Buka Pendaftaran Insentif Dosen Non-ASN Ma’had Aly Rp 1 Juta per Bulan
Kemenag Buka Pendaftaran Insentif Dosen Non-ASN Ma’had Aly Rp 1 Juta per Bulan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar