Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Surat Penenang Hati dalam Al-Quran untuk Dibaca saat Cemas dan Gelisah Menghadapi Cobaan Hidup

Kompas.com, 12 Juli 2026, 13:41 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Al-Quran menjadi pedoman hidup umat Islam yang memuat petunjuk untuk setiap aspek kehidupan, termasuk ketika menghadapi kegelisahan, kesedihan, maupun berbagai cobaan.

Di dalamnya terdapat sejumlah surat dan ayat yang dapat dibaca sebagai ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT agar hati menjadi lebih tenang.

Membaca Al-Quran juga dapat memperkuat keimanan dan menumbuhkan rasa tawakal dalam menghadapi berbagai persoalan hidup.

Baca juga: 7 Surah dan Ayat Al-Quran yang Dianjurkan untuk Dihafal Sebelum Ajal Menjemput

7 Surat dan Ayat Penenang Hati dalam Al-Quran

Berikut tujuh surat penenang hati dalam Al-Quran beserta keutamaannya.

Baca juga: Keutamaan Membaca Surah Al-Kahfi Setiap Jumat: Dalil, Waktu Terbaik, dan Hikmah di Baliknya

1. Surat Al-Fatihah

Surat Al-Fatihah merupakan surat pembuka Al-Quran yang memiliki banyak keutamaan dan selalu dibaca pada setiap rakaat salat. Surat ini dikenal memiliki banyak fadhilah, termasuk sebagai doa yang dapat menenangkan hati.

Rasulullah SAW bersabda:

"Demi Zat Yang Jiwaku ada di Tangan-Nya, Allah SWT tidak menurunkan surah yang setara dengan surah Al-Fatihah dalam Taurat, Injil, dan Zabur, bahkan dalam Al-Quran," (HR Bukhari dan Muslim).

Surat Al-Fatihah juga dapat dibaca sebagai ikhtiar memohon ketenangan hati. Sebagian ulama menganjurkan membacanya sebanyak tujuh kali dengan perlahan dan penuh kekhusyukan.

2. Surat Al-Baqarah

Surat Al-Baqarah merupakan surat kedua sekaligus surat terpanjang dalam Al-Quran. Sejumlah ayat di dalamnya sering dibaca untuk menguatkan hati ketika menghadapi ujian kehidupan.

Al-Baqarah Ayat 216

Pada ayat ini, Allah SWT mengingatkan bahwa di balik sesuatu yang tidak disukai manusia bisa jadi terdapat kebaikan yang belum diketahui.

"Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."

Al-Baqarah Ayat 255 (Ayat Kursi)

Ayat Kursi merupakan salah satu ayat paling agung dalam Al-Quran. Ayat ini menjelaskan kekuasaan Allah SWT atas seluruh alam semesta sehingga dapat menumbuhkan ketenangan dan keyakinan dalam diri seorang muslim.

"Allah! Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Hidup, Yang Kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu-Nya melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi, dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dialah yang Maha Tinggi lagi Maha Besar."

Al-Baqarah Ayat 156-157

Kedua ayat ini mengajarkan pentingnya kesabaran saat menghadapi musibah serta menjanjikan rahmat dan petunjuk bagi orang-orang yang bersabar.

"Dan sesungguhnya Kami akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (156), (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata: ‘Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya kami akan kembali kepada-Nya.’ (157) Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk."

3. Surat Ar-Ra'd Ayat 28

Surat Ar-Ra'd ayat 28 mengingatkan bahwa ketenteraman hati diperoleh dengan senantiasa mengingat Allah SWT.

"(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tenteram."

4. Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas

Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas juga diyakini dapat dibaca sebagai doa untuk menenangkan hati sekaligus memohon perlindungan kepada Allah SWT dari berbagai keburukan. Ketiga surat ini dibaca, kemudian kedua telapak tangan diusapkan ke wajah dan bagian tubuh yang dapat dijangkau sebanyak tiga kali.

5. Surat Ali Imran Ayat 139

Surat Ali Imran ayat 139 berisi motivasi agar orang-orang beriman tidak larut dalam kelemahan dan kesedihan.

"Janganlah kamu (merasa) lemah dan jangan (pula) bersedih hati, padahal kamu paling tinggi (derajatnya) jika kamu orang-orang mukmin."

Ayat ini memberikan dorongan agar umat Islam tetap optimistis dan yakin terhadap pertolongan Allah SWT.

6. Surat Al-Insyirah Ayat 6

Surat Al-Insyirah, khususnya ayat keenam, menjadi salah satu ayat yang sering dibaca ketika menghadapi kesulitan.

"Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan."

Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa setiap kesulitan akan diiringi kemudahan sehingga umat Islam dianjurkan terus berusaha dan tidak berputus asa.

7. Surat Yasin

Surat Yasin merupakan surat ke-36 dalam Al-Quran yang terdiri atas 83 ayat. Sebagian ulama menyebutkan bahwa di antara keutamaan Surat Yasin ialah dibaca ketika menghadapi urusan yang sulit dengan harapan Allah SWT memberikan kemudahan atas persoalan yang dihadapi.

Sebagai pedoman hidup, Al-Quran tidak hanya memberikan tuntunan dalam beribadah, tetapi juga menjadi sumber ketenangan bagi hati yang sedang dilanda kegelisahan.

Membaca surat-surat dan ayat-ayat tersebut dapat menjadi ikhtiar untuk memperkuat keimanan, menumbuhkan kesabaran, serta meningkatkan rasa tawakal kepada Allah SWT.

Dengan rutin membaca, memahami maknanya, dan mengamalkan ajarannya, seorang muslim diharapkan memperoleh ketenangan hati serta kekuatan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar