Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Amalan yang Bisa Dilakukan Saat Hati Gelisah

Kompas.com, 11 September 2026, 18:15 WIB
Puji Sri Rahayu,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Ketika hati diliputi kegelisahan, Islam mengajarkan sejumlah amalan yang dapat dilakukan untuk memperoleh ketenangan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Al-Qur’an dan hadis sahih menegaskan bahwa ketenteraman hati tidak hanya diperoleh melalui ikhtiar menyelesaikan masalah, tetapi juga melalui zikir, shalat, doa, dan membaca Al-Qur’an.

Amalan-amalan ini dapat diamalkan kapan saja, terutama ketika seseorang merasa cemas, sedih, kehilangan harapan, atau menghadapi tekanan hidup. Berikut beberapa amalan yang diajarkan dalam Al-Qur’an dan sunnah.

1. Memperbanyak Zikir kepada Allah

Amalan pertama yang dianjurkan adalah memperbanyak mengingat Allah. Al-Qur’an menyebut zikir sebagai jalan menuju ketenangan hati.

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

Alladzīna āmanū wa tathma’innu qulūbuhum bi dzikrillāh, alā bi dzikrillāhi tathma’innul qulūb.

Artinya: “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS Ar-Ra’d: 28)

Baca juga: Jangan Hanya Berdoa, Ini 3 Cara Menjemput Rezeki

Ayat ini menunjukkan bahwa zikir bukan sekadar bacaan lisan, tetapi sarana menghadirkan ketenangan batin ketika seseorang menghadapi berbagai persoalan hidup.

2. Menjaga Shalat dan Memohon Pertolongan

Saat hati gelisah, seorang Muslim dianjurkan segera kembali kepada shalat. Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

Yā ayyuhalladzīna āmanū ista‘īnū bish-shabri wash-shalāh, innallāha ma‘ash-shābirīn.

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS Al-Baqarah: 153)

Shalat menjadi ruang seorang hamba untuk mengadu kepada Allah. Karena itu, ketika menghadapi tekanan atau kebingungan, memperbanyak shalat sunnah maupun menjaga shalat fardhu tepat waktu merupakan amalan yang sangat dianjurkan.

Baca juga: Ghibah di Media Sosial, Apa Hukumnya dalam Islam?

3. Membaca Doa Nabi Yunus

Doa Nabi Yunus AS merupakan salah satu doa yang paling sering diamalkan ketika seseorang berada dalam kesulitan.

لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Lā ilāha illā anta subḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn.

Artinya: “Tidak ada tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim.” (QS Al-Anbiya: 87)

Rasulullah SAW bersabda:

دَعْوَةُ ذِي النُّونِ إِذْ دَعَا وَهُوَ فِي بَطْنِ الْحُوتِ: لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ، فَإِنَّهُ لَمْ يَدْعُ بِهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ فِي شَيْءٍ قَطُّ إِلَّا اسْتَجَابَ اللَّهُ لَهُ

Da‘watu Dzīn-Nūni idz da‘ā wa huwa fī baṭnil-ḥūt: Lā ilāha illā anta subḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn, fa innahu lam yad‘u bihā rajulun muslimun fī syai’in qaṭṭu illastajāballāhu lah.

Artinya: “Doa Dzun Nun ketika berada dalam perut ikan… tidaklah seorang Muslim berdoa dengannya dalam suatu perkara melainkan Allah akan mengabulkannya.” (Jami’ at-Tirmidzi No. 3505)

Baca juga: Kemenhaj Umumkan Peserta CAT PPIH Haji 2027 Gelombang 2: Cek Namamu!

Doa ini mengajarkan kerendahan hati sekaligus pengakuan bahwa pertolongan sejati hanya datang dari Allah SWT.

4. Membaca Al-Qur’an sebagai Penyejuk Hati

Al-Qur’an tidak hanya menjadi petunjuk hidup, tetapi juga obat bagi hati yang gelisah. Allah SWT berfirman:

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ

Wa nunazzilu minal-Qur’āni mā huwa syifā’un wa raḥmatul lil-mu’minīn.

Artinya: “Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS Al-Isra: 82)

Membaca, mentadabburi, dan memahami makna ayat-ayat Al-Qur’an menjadi salah satu amalan yang dapat membantu menenangkan pikiran sekaligus menguatkan keimanan.

Baca juga: Apakah Sound Horeg Haram? Ini Fatwa MUI, Dalil, dan Batas Penggunaannya

5. Memperbanyak Istigfar

Istigfar merupakan amalan sederhana yang memiliki keutamaan besar. Allah SWT mengabadikan ucapan Nabi Nuh AS kepada kaumnya:

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا

Faqultustaghfirū rabbakum innahū kāna ghaffārā.

Artinya: “Maka aku berkata, ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu. Sungguh, Dia Maha Pengampun.’” (QS Nuh: 10)

Dalam ayat berikutnya, Allah menjelaskan bahwa istigfar menjadi sebab datangnya rahmat, rezeki, dan berbagai keberkahan. Karena itu, memperbanyak istigfar dianjurkan ketika seseorang merasa sempit atau terbebani oleh persoalan hidup.

6. Menjaga Hati dengan Zikir Pagi dan Petang

Rasulullah SAW menegaskan pentingnya membiasakan zikir dalam kehidupan sehari-hari. Beliau bersabda:

مَثَلُ الَّذِي يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِي لَا يَذْكُرُ رَبَّهُ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ

Matsalul ladzī yadzkuru rabbahu walladzī lā yadzkuru rabbahu matsalul ḥayyi wal mayyit.

Artinya: “Perumpamaan orang yang mengingat Tuhannya dengan orang yang tidak mengingat Tuhannya adalah seperti orang yang hidup dan orang yang mati.” (Sahih al-Bukhari No. 6407)

Hadis ini menunjukkan bahwa zikir merupakan sumber kehidupan spiritual. Membiasakan zikir pagi dan petang membantu menjaga hati agar tetap tenang di tengah berbagai aktivitas dan tekanan sehari-hari.

Amalan Terbaik Adalah yang Dilakukan Secara Istikamah

Kegelisahan merupakan bagian dari ujian kehidupan manusia. Namun, Islam mengajarkan bahwa hati yang dekat dengan Allah akan lebih mudah menemukan ketenteraman. Zikir, shalat, membaca Al-Qur’an, istigfar, dan doa bukan hanya diamalkan ketika sedang mengalami masalah, tetapi menjadi kebiasaan yang dijaga secara istiqamah.

Dengan terus mendekat kepada Allah SWT, seorang Muslim tidak hanya memperoleh ketenangan hati, tetapi juga kekuatan untuk menghadapi setiap ujian dengan sabar dan penuh harapan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar