Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tren Baju Lebaran Keluarga 2026, Harmonis, Nyaman, dan Elegan

Kompas.com, 9 Februari 2026, 18:00 WIB
Add on Google
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Lebaran bukan sekadar momen mengenakan pakaian baru. Di Hari Raya Idul Fitri, busana menjadi bagian dari simbol kebersamaan.

Karena itu, pilihan gamis keluarga atau busana sarimbit kembali menjadi tren yang dinantikan menjelang Lebaran 2026.

Tahun ini, arah gaya bergerak pada konsep modern, harmonis, dan effortless. Tidak lagi terlalu ramai dengan detail berlebihan, melainkan menonjolkan siluet ringan, warna lembut, serta material nyaman yang bisa dipakai dari pagi hingga malam saat silaturahmi.

Baca juga: Trend Baju Lebaran 2026: Inspirasi Model, Warna & Rekomendasi OOTD untuk Tampil Stylish

Lantas, model seperti apa yang diprediksi menjadi favorit keluarga Indonesia pada Lebaran 2026? Berikut ide model gamis lebaran keluarga 2026 dari berbagai sumber:

1. Sarimbit Silk Layer yang Anggun dan Ringan

Tren baju lebaran keluarga sarimbit silk layer Tren baju lebaran keluarga sarimbit silk layer

Model sarimbit berbahan silk atau satin premium diperkirakan menjadi pilihan utama. Tekstur kain yang lembut dan jatuh alami membuat tampilan terlihat elegan tanpa harus menambahkan banyak aksesori.

Pada model ini, ibu dan anak perempuan biasanya mengenakan gamis berlayer tipis atau aksen lipatan halus, sementara ayah dan anak laki-laki memakai koko berbahan satin matte atau silk blend dengan warna senada.

Kesan yang muncul adalah harmoni yang tidak kaku. Warna seperti ivory, sage green, champagne, atau dusty olive memberi nuansa hangat sekaligus modern. Selain tampil serasi di foto keluarga, bahan silk juga nyaman dikenakan seharian.

2. Gamis Outer Brokat Minimalis yang Tetap Syar’i

Tren baju lebaran keluarga gamis outer brokat Tren baju lebaran keluarga gamis outer brokat

Jika ingin sedikit sentuhan formal, gamis dengan luaran brokat tipis bisa menjadi alternatif. Berbeda dari tren lama yang sarat payet, brokat 2026 cenderung lebih halus dan ringan.

Outer biasanya dibuat terpisah sehingga bisa dilepas saat suasana lebih santai. Model ini fleksibel, tampil formal saat salat Id, lalu lebih kasual ketika bersilaturahmi.

Padanan untuk pria umumnya berupa koko katun premium atau toyobo dengan detail bordir minimal. Hasil akhirnya tetap elegan, tetapi tidak terkesan berlebihan.

Baca juga: Trend Baju Lebaran Anak Perempuan 2026: Model & Tips Memilih

3. Abaya Keluarga dengan Garis Geometris Halus

Tren baju lebaran keluarga abaya Tren baju lebaran keluarga abaya

Abaya modern tetap menjadi pilihan, terutama bagi keluarga yang menyukai potongan loose dan flowy. Versi 2026 lebih sederhana, dengan bordir tipis atau aksen garis geometris lembut.

Siluetnya cenderung lurus dan panjang, memberi kesan tinggi dan ramping. Warna-warna netral seperti taupe, broken white, atau soft mocha mendominasi.

Padanan untuk pria berupa kurta atau koko panjang dengan detail minimal. Gaya ini memberi kesan elegan yang bersahaja, tidak mencolok, tetapi tetap berkelas.

4. Gamis Pleated Floral

Tren baju lebaran keluarga motif floral Tren baju lebaran keluarga motif floral

Nuansa sukacita Idulfitri terpancar lewat pilihan busana Ibu dan putri yang mengenakan gamis beraksen rok plisket dengan motif floral berukuran kecil.

Materialnya yang ringan dan jatuh membuat siluet tampak mengembang lembut saat bergerak, menghadirkan kesan segar sekaligus anggun dalam suasana perayaan.

Sementara itu, keselarasan tampilan keluarga dijaga melalui pilihan busana Ayah dan anak laki-laki berupa kemeja koko polos.

Warna yang digunakan diambil dari tone paling kuat pada motif bunga gamis, misalnya hijau sage atau terracotta.

Pendekatan ini menciptakan keterhubungan visual yang harmonis, meski tanpa motif serupa, sehingga keseluruhan gaya tetap serasi dan enak dipandang.

Baca juga: Rekomendasi Parcel Lebaran 2026: Ide Parcel Kekinian, Sederhana, dan Berkesan

5. Minimalis Modern dan Koko Slim-Fit

Tren baju lebaran keluarga modern minimalis Tren baju lebaran keluarga modern minimalis

Konsep quiet luxury tercermin lewat pilihan gamis polos untuk Ibu dan putri, tanpa corak mencolok namun menonjolkan kualitas potongan yang presisi serta sentuhan sabuk kain yang mempertegas siluet secara elegan.

Fokusnya bukan pada ornamen, melainkan pada struktur, jatuh bahan, dan detail halus yang menghadirkan kesan modern sekaligus refined.

Keserasian keluarga diperkuat melalui busana Ayah dan anak laki-laki berupa kemeja koko slim-fit dari material senada dengan gamis.

Perbedaannya terletak pada aksen minimal seperti saku bobok tersembunyi yang menjaga tampilan tetap rapi.

Hasil akhirnya menghadirkan gaya keluarga yang clean, profesional, dan memancarkan kemewahan yang tidak berlebihan.

Warna yang Diprediksi Mendominasi

Tren warna Lebaran 2026 masih bergerak pada spektrum earth tone dan pastel lembut. Beige, cream, olive, sage, hingga dusty lavender menjadi warna yang aman sekaligus elegan.

Putih klasik tetap menjadi simbol kesucian Idul Fitri dan tidak pernah kehilangan penggemar. Sementara kombinasi warna netral dengan sentuhan bold seperti emerald atau maroon mulai dilirik untuk menciptakan kesan foto keluarga yang estetik.

Baca juga: Libur Lebaran 2026: Jadwal Resmi Cuti Bersama, Libur Sekolah, dan Kalender Pendidikan

Kenyamanan Jadi Kunci

Satu hal yang menjadi benang merah tren Lebaran 2026 adalah kenyamanan. Bahan breathable, potongan longgar namun terstruktur, serta desain yang fleksibel menjadi prioritas.

Keluarga modern kini mencari busana yang tidak hanya cantik saat difoto, tetapi juga nyaman digunakan dari pagi salat Id hingga malam saat berkunjung ke rumah kerabat.

Lebaran selalu tentang kebersamaan. Busana hanyalah pelengkap yang memperkuat momen tersebut.

Kini pertanyaannya, model gamis keluarga seperti apa yang paling mencerminkan karakter keluarga Anda tahun ini?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Ini Cara Arab Saudi Ciptakan Suasana Sejuk di Arafah saat Puncak Haji 2026
Ini Cara Arab Saudi Ciptakan Suasana Sejuk di Arafah saat Puncak Haji 2026
Aktual
Panduan Singkat Haji 2026: Hal yang Wajib Diketahui Jemaah Sebelum Berangkat dan Saat di Tanah Suci
Panduan Singkat Haji 2026: Hal yang Wajib Diketahui Jemaah Sebelum Berangkat dan Saat di Tanah Suci
Aktual
Tiga Kelompok Jemaah Haji yang Paling Rentan Saat Hadapi Cuaca Panas Ekstrem di Tanah Suci
Tiga Kelompok Jemaah Haji yang Paling Rentan Saat Hadapi Cuaca Panas Ekstrem di Tanah Suci
Aktual
Dokter Gizi Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Dehidrasi dan Heat Stroke di Tanah Suci
Dokter Gizi Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Dehidrasi dan Heat Stroke di Tanah Suci
Aktual
Dokter Gizi Bagikan Tips Bagi jemaah Haji Saat Beraktivitas di Tengah Cuaca Panas Ekstrem di Tanah Suci
Dokter Gizi Bagikan Tips Bagi jemaah Haji Saat Beraktivitas di Tengah Cuaca Panas Ekstrem di Tanah Suci
Aktual
Ketentuan Ibadah Haji bagi Perempuan Haid, Tawaf Ifadah Harus Menunggu Suci
Ketentuan Ibadah Haji bagi Perempuan Haid, Tawaf Ifadah Harus Menunggu Suci
Aktual
Jemaah Kloter 30 Embarkasi Makassar Mulai Masuk Asrama Haji Sudiang, Berangkat ke Tanah Suci Selasa Malam
Jemaah Kloter 30 Embarkasi Makassar Mulai Masuk Asrama Haji Sudiang, Berangkat ke Tanah Suci Selasa Malam
Aktual
Perjalanan Panjang Jemaah Haji Merauke ke Asrama Haji Sudiang demi Bisa Terbang ke Tanah Suci
Perjalanan Panjang Jemaah Haji Merauke ke Asrama Haji Sudiang demi Bisa Terbang ke Tanah Suci
Aktual
Kemenhaj Imbau Jemaah Haji Hemat Tenaga Jelang Puncak Haji 2026
Kemenhaj Imbau Jemaah Haji Hemat Tenaga Jelang Puncak Haji 2026
Aktual
Cerita Yusuf Merawat Blecki, Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026
Cerita Yusuf Merawat Blecki, Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026
Aktual
Sapi Berbobot 900 Kg Milik Peternak Reban Batang Terpilih sebagai Hewan Kurban Presiden Prabowo
Sapi Berbobot 900 Kg Milik Peternak Reban Batang Terpilih sebagai Hewan Kurban Presiden Prabowo
Aktual
Cerita Agus Pemilik “Si Gerandong”, Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Kota Palu
Cerita Agus Pemilik “Si Gerandong”, Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Kota Palu
Aktual
Pemkot Palu Keluarkan Larangan Penggunaan Kantong Plastik Saat Pembagian Daging Kurban Idul Adha 2026
Pemkot Palu Keluarkan Larangan Penggunaan Kantong Plastik Saat Pembagian Daging Kurban Idul Adha 2026
Aktual
Harga Sapi Kurban di Sukoharjo Naik Hingga Rp 2 Juta Jelang Idul Adha 2026
Harga Sapi Kurban di Sukoharjo Naik Hingga Rp 2 Juta Jelang Idul Adha 2026
Aktual
Ketentuan Umrah Wajib yang Dijalani Jemaah Haji Sebelum Puncak Haji di Armuzna
Ketentuan Umrah Wajib yang Dijalani Jemaah Haji Sebelum Puncak Haji di Armuzna
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com