Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Mustajab untuk Ibu Hamil agar Diberi Kesehatan dan Anak Saleh

Kompas.com, 13 Oktober 2025, 15:28 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Kehamilan adalah salah satu fase paling mulia dan penuh harap dalam kehidupan seorang wanita. Di dalam rahimnya, tumbuh amanah besar dari Allah SWT—sebuah kehidupan baru yang kelak menjadi penerus amal dan doa.

Dalam perjalanan penuh cinta ini, Islam mengajarkan agar seorang ibu senantiasa menjaga zikir dan memanjatkan doa.

Berikut rangkaian doa mustajab untuk ibu hamil yang bisa dibaca oleh calon ibu maupun ayah, agar kandungan diberi keselamatan, kelancaran persalinan, dan anak yang tumbuh menjadi pribadi saleh dan berakhlak baik, dilansir dari NU Online.

Baca juga: Bacaan Doa agar Terhindar dari Sifat Hasad Lengkap dengan Artinya

Doa untuk Menjaga Kandungan

اللّٰهُمَّ احْفَظْ وَلَدِيْ مَا دَامَ فِيْ بَطْنِ زَوْجَتِيْ، وَاشْفِهِ أَنْتَ الشَّافِيْ، لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا.

Latin: Allāhumma ihfaẓ waladī mā dāma fī bathni zaujatī, wasyfihi anta asy-syāfī, lā syifā’a illā syifā’uka, syifā’an lā yugādiru saqaman.

Artinya: Ya Allah, jagalah anakku selama ia berada dalam perut ibunya. Sembuhkanlah dia dan ibunya, karena Engkaulah Maha Penyembuh.

Doa ini dibaca untuk memohon penjagaan dan perlindungan Allah bagi ibu dan bayi selama masa kehamilan.

Doa Saat Kandungan 4 Bulan

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْهُ وَلَدًا صَالِحًا كَرِيْمًا كَامِلًا نَافِعًا مُبَارَكًا.

Latin: Allāhummaj‘alhu waladan ṣāliḥan karīman nāfi‘an mubārakan.

Artinya: Ya Allah, jadikanlah anak ini kelak anak yang saleh, mulia, cerdas, dan penuh berkah.

Empat bulan adalah masa ketika ruh ditiupkan ke janin. Karena itu, dianjurkan memperbanyak doa agar Allah menanamkan iman dan kebaikan dalam diri sang anak.

Doa Saat Menjelang Persalinan

اَللّٰهُمَّ يَسِّرْ وَلَادَتَهَا، وَسَهِّلْ خُرُوْجَ وَلَدِهَا سَلَامًا وَعَافِيَةً.

Latin: Allāhumma yassir wilādatahā, wa sahhil khurūja waladihā salāman wa ‘āfiyatan.

Artinya: Ya Allah, mudahkanlah proses kelahirannya. Keluarkanlah anak ini dengan selamat dan sehat.

Doa ini dibaca oleh suami maupun keluarga saat ibu hamil mulai merasakan tanda-tanda persalinan. Islam mengajarkan agar momen ini diiringi dengan dzikir dan keikhlasan.

Doa Setelah Bayi Lahir

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْهُ بَارًّا تَقِيًّا رَشِيْدًا، وَأَنْبِتْهُ فِي الْإِسْلَامِ نَبَاتًا حَسَنًا.

Latin: Allāhummaj‘alhu bārran taqiyyan rasyīdan, wa anbit-hu fil Islām nabātan ḥasanan.

Artinya: Ya Allah, jadikanlah anak ini kelak anak yang berbakti, bertakwa, cerdas, dan tumbuh dalam Islam dengan pertumbuhan yang baik.

Doa ini mencerminkan harapan terbesar setiap orang tua—memiliki anak yang sehat lahir batin, berakhlak mulia, dan menjadi sumber kebahagiaan dunia akhirat.

Baca juga: Doa dan Dzikir Umrah Lengkap, dari Perjalanan hingga Ibadah di Tanah Suci

Penutup

Dalam setiap doa dan tangisan kecil di dalam rahim, tersimpan rahmat yang besar dari Allah SWT. Sebab itu, setiap ibu hamil dianjurkan untuk memperbanyak zikir, membaca Al-Qur’an, dan menjaga ketenangan hati—karena dalam diri mereka sedang tumbuh makhluk yang kelak menjadi amanah besar di hadapan-Nya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Arab Saudi Hijaukan Gurun dan Lindungi Laut Merah, Ambisi Besar Menuju Visi 2030 Jadi Sorotan Dunia
Arab Saudi Hijaukan Gurun dan Lindungi Laut Merah, Ambisi Besar Menuju Visi 2030 Jadi Sorotan Dunia
Aktual
Menag: Santri Harus Tampil Jadi Pemimpin Bangsa, Pesantren Kunci Hadapi Tantangan Zaman
Menag: Santri Harus Tampil Jadi Pemimpin Bangsa, Pesantren Kunci Hadapi Tantangan Zaman
Aktual
Wamenhaj: Hampir 17.000 Haji Tempati Hotel bintang 4 dan 5 di Madinah
Wamenhaj: Hampir 17.000 Haji Tempati Hotel bintang 4 dan 5 di Madinah
Aktual
Berburu Oleh-oleh Haji Murah di Pasar Kakiyah, 'Tanah Abang' Makkah
Berburu Oleh-oleh Haji Murah di Pasar Kakiyah, "Tanah Abang" Makkah
Aktual
Polisi Dubai Tutup Jalan Tol demi Bantu Mobil Mogok, Videonya Viral
Polisi Dubai Tutup Jalan Tol demi Bantu Mobil Mogok, Videonya Viral
Aktual
Manfaat Masjid Terdaftar di Simas Kemenag, Dapat Bantuan hingga Mudah Ditemukan di Google Maps
Manfaat Masjid Terdaftar di Simas Kemenag, Dapat Bantuan hingga Mudah Ditemukan di Google Maps
Aktual
Kebakaran di Hotel Jamaah Haji Indonesia di Makkah, PPIH Pastikan Semua Jamaah Selamat
Kebakaran di Hotel Jamaah Haji Indonesia di Makkah, PPIH Pastikan Semua Jamaah Selamat
Aktual
Nahnu NU: Dari Ego Sektoral Menuju Harmoni Kolektif
Nahnu NU: Dari Ego Sektoral Menuju Harmoni Kolektif
Aktual
Wamenhaj Minta Petugas Siaga Penuh Hadapi Kedatangan Jemaah Setelah Armuzna
Wamenhaj Minta Petugas Siaga Penuh Hadapi Kedatangan Jemaah Setelah Armuzna
Aktual
Wamenhaj Pastikan Layanan Prima akan Sambut Jemaah Haji Gelombang Kedua di Madinah
Wamenhaj Pastikan Layanan Prima akan Sambut Jemaah Haji Gelombang Kedua di Madinah
Aktual
75 Kloter Sudah Pulang, Kemenhaj Tegaskan Larangan Bawa Zamzam dalam Koper
75 Kloter Sudah Pulang, Kemenhaj Tegaskan Larangan Bawa Zamzam dalam Koper
Aktual
Pandangan MUI soal Mitos di Bulan Muharram, Umat Islam Diminta Berpegang pada Akidah
Pandangan MUI soal Mitos di Bulan Muharram, Umat Islam Diminta Berpegang pada Akidah
Aktual
Mengenal Bulan Muharram, Pembuka Tahun Hijriah yang Mulia dan Diharamkan untuk Berperang
Mengenal Bulan Muharram, Pembuka Tahun Hijriah yang Mulia dan Diharamkan untuk Berperang
Aktual
KH Manarul Hidayat Restui Gus Hery Haryanto Azumi Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU
KH Manarul Hidayat Restui Gus Hery Haryanto Azumi Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU
Aktual
Kebakaran Hotel Al Hidayah di Makkah, Bagaimana Nasib Jemaah Haji Indonesia?
Kebakaran Hotel Al Hidayah di Makkah, Bagaimana Nasib Jemaah Haji Indonesia?
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com