Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Keistimewaan Khadijah, Istri Nabi Muhammad yang Mulia

Kompas.com, 23 September 2025, 05:12 WIB
Add on Google
Khairina

Penulis

KOMPAS.com-Di balik kebesaran Nabi Muhammad SAW, ada sosok istri yang mulia, yaitu Sayyidah Khadijah.

Ia adalah wanita istimewa yang mendukung perjuangan Rasulullah, baik secara lahir maupun batin, sejak awal dakwah Islam disampaikan.

Keutamaan Khadijah tidak hanya dikenal di kalangan sahabat, tetapi juga tercatat dalam sejumlah kitab klasik yang menegaskan kedudukannya sebagai wanita mulia.

Baca juga: Kisah Detik-detik Akhir Kehidupan Nabi Muhammad SAW

Berikut beberapa keistimewaan Sayyidah Khadijah yang patut menjadi teladan, dilansir dari laman Kemenag.

1. Wanita Terbaik di Zamannya

Sebelum menikah dengan Nabi Muhammad, Khadijah sudah dikenal sebagai wanita terpandang di Makkah.

Ia disegani karena kecantikan, kekayaan, kemuliaan, dan nasabnya yang terhormat.

Masyarakat Quraisy bahkan menjulukinya ath-Thâhirah atau wanita suci karena ketat menjaga kehormatan diri, sebagaimana dijelaskan Syekh Nawawi Al-Bantani dalam kitab Madarijus Su’ud.

Baca juga: Kisah Pernikahan Nabi Muhammad SAW dengan Khadijah Binti Khuwailid

2. Ibu dari Putra-Putri Nabi

Khadijah menjadi ibu dari hampir seluruh putra-putri Nabi Muhammad, yaitu Al-Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqayyah, Ummu Kultsum, dan Fatimah.

Hanya Ibrahim yang lahir dari istri Nabi lainnya, Maria Al-Qibtiyah, di Madinah.

Ketika putra-putra Nabi wafat di usia kecil, kaum Quraisy sempat mencela beliau sebagai “abtar” atau terputus keturunan.

Sebagai jawaban atas ejekan itu, Allah menurunkan Surat Al-Kautsar yang menegaskan keberkahan Rasulullah.

3. Orang Pertama yang Beriman

Saat Nabi Muhammad menerima wahyu pertama, Khadijah adalah orang pertama yang membenarkan risalah Islam.

Imam Ibnu Katsir dalam Al-Bidayah wan Nihayah menegaskan, Khadijah menjadi muslimah pertama yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.

Keimanan ini menunjukkan keteguhan hatinya dalam mendukung dakwah Nabi di tengah tekanan masyarakat Makkah.

Baca juga: Mengenal Istri-istri Nabi Muhammad SAW

4. Tidak Dimadu

Selama 25 tahun pernikahan dengan Khadijah, Nabi Muhammad tidak menikahi wanita lain.

Hal ini menunjukkan penghormatan dan cinta mendalam Rasulullah kepada Khadijah.

Bahkan, kecintaan Nabi kepadanya membuat Aisyah r.a. pernah merasa cemburu karena besarnya kasih sayang Rasulullah kepada Khadijah.

5. Mendapat Salam dari Allah

Pengorbanan Khadijah dalam mendukung perjuangan Nabi mendapat apresiasi istimewa.

Allah mengirim salam kepadanya melalui Malaikat Jibril, sebuah keistimewaan yang tidak pernah diberikan kepada wanita lain.

Ibnul Qayyim dalam Zadul Ma’ad menegaskan, penghormatan ini menjadi tanda kemuliaan Khadijah di sisi Allah.

6. Mendapat Rumah di Surga

Selain salam, Khadijah juga mendapat kabar gembira berupa rumah di surga yang terbuat dari mutiara indah.

Hadis riwayat Bukhari dan Muslim menyebutkan, Malaikat Jibril membawa pesan dari Allah bahwa rumah itu akan bebas dari kebisingan dan keletihan.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ أَتَى جِبْرِيلُ النَّبِيَّ ﷺ فَقَالَ: هَذِهِ خَدِيجَةُ قَدْ أَتَتْ مَعَهَا إِنَاءٌ فِيهِ إِدَامٌ أَوْ طَعَامٌ أَوْ شَرَابٌ، فَإِذَا هِيَ أَتَتْكَ فَاقْرَأْ عَلَيْهَا السَّلَامَ مِنْ رَبِّهَا وَمِنِّي، وَبَشِّرْهَا بِبَيْتٍ فِي الْجَنَّةِ مِنْ قَصَبٍ، لَا صَخَبَ فِيهِ وَلَا نَصَبَ

Artinya: “Dari Abu Hurairah ra, ia berkata: Malaikat Jibril datang kepada Nabi ﷺ lalu berkata: Ini Khadijah telah datang, bersamanya ada sebuah wadah berisi lauk, atau makanan, atau minuman. Maka apabila ia datang kepadamu, sampaikanlah salam dari Rabb-nya dan dariku kepadanya, serta kabarkan kepadanya bahwa ia akan mendapatkan sebuah rumah di surga yang terbuat dari mutiara dan di dalamnya tidak ada kebisingan dan tidak ada keletihan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Imam Ibnu Katsir menjelaskan, anugerah ini diberikan karena Khadijah tidak pernah meninggikan suara di hadapan Nabi dan selalu mendukungnya dengan penuh ketulusan.

Baca juga: 7 Amalan Sunnah Hari Jumat yang Dianjurkan Rasulullah SAW

7. Wanita Terbaik di Surga

Khadijah termasuk wanita terbaik di surga bersama Fatimah binti Muhammad, Maryam binti Imran, dan Asiyah istri Fir’aun.

Hal ini ditegaskan dalam hadis riwayat Ahmad yang menunjukkan betapa tinggi kedudukan Khadijah di akhirat.

أَفْضَلُ نِسَاءِ أَهْلِ الْجَنَّةِ : خَدِيجَةُ بِنْتُ خُوَيْلِدٍ، وَفَاطِمَةُ بِنْتُ مُحَمَّدٍ، وَمَرْيَمُ ابْنَةُ عِمْرَانَ، وَآسِيَةُ بِنْتُ مُزَاحِمٍ امْرَأَةُ فِرْعَوْنَ

Artinya: “Wanita terbaik penghuni surga adalah Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad, Maryam putri Imran, dan Asiyah binti Muzahim (istri Fir'aun).” (HR Ahmad)

Teladan Bagi Muslimah

Keistimewaan Khadijah menggambarkan perannya sebagai istri, ibu, sahabat, sekaligus teladan bagi umat Islam.

Kesetiaan, keimanan, dan pengorbanannya dapat menjadi inspirasi, khususnya bagi muslimah, untuk meneguhkan iman dan mendukung kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kemenhaj Perkuat Satgas Haji Nonprosedural, 80 Keberangkatan WNI Ditunda
Kemenhaj Perkuat Satgas Haji Nonprosedural, 80 Keberangkatan WNI Ditunda
Aktual
Ayam Bukan Hewan Kurban, Lalu Mengapa Bilal Pernah Menyembelihnya saat Idul Adha?
Ayam Bukan Hewan Kurban, Lalu Mengapa Bilal Pernah Menyembelihnya saat Idul Adha?
Aktual
Kenapa Shalat Terasa Berat? Bisa Jadi Tanda Belum Diizinkan Allah, Ini Kata Buya Yahya
Kenapa Shalat Terasa Berat? Bisa Jadi Tanda Belum Diizinkan Allah, Ini Kata Buya Yahya
Doa dan Niat
Puasa Daud: Niat, Tata Cara, Keutamaan, dan Hukumnya Lengkap
Puasa Daud: Niat, Tata Cara, Keutamaan, dan Hukumnya Lengkap
Doa dan Niat
Kemenhaj Ingatkan Calon Jemaah Haji Bangkalan Terkait Batasan Maksimal Bawa Rokok ke Tanah Suci
Kemenhaj Ingatkan Calon Jemaah Haji Bangkalan Terkait Batasan Maksimal Bawa Rokok ke Tanah Suci
Aktual
8 Calon Jemaah Haji Cadangan Asal Sumenep Berangkat Lebih Dulu dari Jemaah Reguler
8 Calon Jemaah Haji Cadangan Asal Sumenep Berangkat Lebih Dulu dari Jemaah Reguler
Aktual
Bukan Perjalanan Spiritual Biasa, Teuku Zulkhairi: Ibadah Haji Sebaiknya Jadi Impian Sejak Usia Dini
Bukan Perjalanan Spiritual Biasa, Teuku Zulkhairi: Ibadah Haji Sebaiknya Jadi Impian Sejak Usia Dini
Aktual
Pilih Kambing Jantan atau Betina untuk Kurban? Ini Kata Ulama
Pilih Kambing Jantan atau Betina untuk Kurban? Ini Kata Ulama
Aktual
PPIH Makassar Ingatkan Jemaah Haji Jangan Nekat Bawa Pulang Air Zamzam di Koper
PPIH Makassar Ingatkan Jemaah Haji Jangan Nekat Bawa Pulang Air Zamzam di Koper
Aktual
Jadwal dan Niat Puasa Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah Mei 2026 Lengkap dengan Keutamaannya
Jadwal dan Niat Puasa Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah Mei 2026 Lengkap dengan Keutamaannya
Aktual
Jangan Asal Beli, Ini Oleh-oleh Haji yang Dilarang di Pesawat
Jangan Asal Beli, Ini Oleh-oleh Haji yang Dilarang di Pesawat
Aktual
Museum Biografi Nabi Muhammad di Madinah, Wisata Religi Futuristik Dekat Masjid Nabawi
Museum Biografi Nabi Muhammad di Madinah, Wisata Religi Futuristik Dekat Masjid Nabawi
Aktual
Nekat Jalan Kaki Lewat Gurun ke Makkah, 5 WN Afghanistan Ditahan
Nekat Jalan Kaki Lewat Gurun ke Makkah, 5 WN Afghanistan Ditahan
Aktual
Daker Bandara Jeddah Terima 49 Koper Cadangan untuk Jamaah Haji yang Kopernya Rusak
Daker Bandara Jeddah Terima 49 Koper Cadangan untuk Jamaah Haji yang Kopernya Rusak
Aktual
Jelang Haji 2026, Saudi Siapkan Call Center 24 Jam dalam 11 Bahasa
Jelang Haji 2026, Saudi Siapkan Call Center 24 Jam dalam 11 Bahasa
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com