Editor
KOMPAS.com - Mandi wajib di hari Jumat kerap dipertanyakan oleh umat Islam menjelang pelaksanaan sholat Jumat berjamaah.
Pertanyaan ini muncul karena adanya perintah mandi sebelum Jumat yang disebutkan dalam hadits Nabi Muhammad SAW.
Sebagian kalangan memahami perintah tersebut sebagai kewajiban, sementara jumhur ulama menilainya sebagai sunah yang sangat dianjurkan.
Perbedaan pandangan ini membuat pentingnya pemahaman yang tepat mengenai hukum mandi Jumat dan perbedaannya dengan mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar.
Berikut adalah penjelasan singkatnya seperti dirangkum Kompas.com dari laman MUI dan Kemenag,
Baca juga: Punya Luka tapi Harus Mandi Wajib? Ini Solusinya Menurut Para Ulama
Sholat Jumat merupakan ibadah mingguan yang hukumnya wajib (fardhu 'ain) bagi laki-laki muslim yang baligh, berakal, sehat, dan menetap (mukim).
Sehingga, Sholat Jumat memiliki kekhususan dibandingkan sholat fardhu lainnya.
Karena kekhususan tersebut, umat Islam dianjurkan melakukan sejumlah amalan sebelum berangkat ke masjid, seperti mandi, bersiwak, dan memakai wewangian.
Dalam pembahasan fikih, mandi sebelum sholat Jumat menjadi salah satu amalan yang paling sering dibicarakan, khususnya terkait status hukumnya.
Perintah mandi sebelum sholat Jumat disebutkan dalam hadits Nabi Muhammad SAW berikut ini:
مَنْ أَتَى الْجُمُعَةَ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ النِّسَاءِ فَلْيَغْتَسِلْ وَمَنْ لَمْ يَأْتِهَا فَلَيْسَ عَلَيْهِ غُسْلٌ
Artinya: “Barangsiapa dari laki-laki dan perempuan yang menghendaki Jumat, maka mandilah. Barangsiapa yang tidak berniat menghadiri Jumat, maka tidak ada anjuran mandi baginya.” (HR Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban)
Berdasarkan hadits ini, sebagian ulama salaf memahami perintah mandi Jumat sebagai kewajiban karena menggunakan bentuk kalimat perintah.
Meski demikian, jumhur ulama berpendapat bahwa mandi sebelum sholat Jumat tidak bersifat wajib, melainkan sunah muakkadah.
Pendapat ini didasarkan pada praktik sejumlah sahabat Nabi yang tetap melaksanakan sholat Jumat meski tidak selalu mandi terlebih dahulu.
Dengan demikian, mandi Jumat dipandang sebagai anjuran yang sangat ditekankan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan jamaah, bukan sebagai kewajiban yang berdampak pada sah atau tidaknya sholat.
Berbeda dengan mandi Jumat, mandi wajib atau mandi junub dilakukan untuk menghilangkan hadats besar.
Seseorang disebut junub apabila mengalami salah satu dari dua keadaan, yaitu keluarnya mani, baik secara sengaja maupun tidak, atau melakukan hubungan suami istri meskipun tidak sampai keluar mani.
Dalam kondisi tersebut, mandi wajib menjadi syarat sah untuk melaksanakan ibadah tertentu, termasuk sholat.
Salah satu lafaz niat mandi junub yang kerap dibaca adalah sebagai berikut:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitul-ghusla lirafil hadatsil-akbari minal-jinabati fardlan lillahi ta‘ala.
Artinya: “Saya niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu karena Allah Ta'ala.”
Dalam mazhab Syafi’i, niat dilakukan bersamaan dengan siraman air pertama ke tubuh.
Terdapat dua rukun yang harus dipenuhi dalam mandi junub.
Pertama, membaca niat.
Kedua, mengguyur seluruh badan.
Air harus mengalir ke seluruh bagian tubuh luar, termasuk rambut dan bulu-bulu.
Air juga harus mencapai pangkal rambut dan lipatan kulit agar tidak tersisa bagian yang terhalang air.
Selain rukun, berikut tata cara dalam mandi wajib sebagaimana dijelaskan oleh Imam al-Ghazali dalam kitab Bidayatul Hidayah.
Dengan demikian, mandi sebelum sholat Jumat memiliki kedudukan sebagai sunah yang sangat dianjurkan untuk menjaga kebersihan dan kesempurnaan ibadah.
Adapun mandi wajib atau mandi junub tetap menjadi kewajiban bagi mereka yang berhadats besar.
Memahami perbedaan keduanya penting agar umat Islam dapat menjalankan ibadah di Sholat Jumat dan ibadah lainnya sesuai tuntunan syariat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang