Editor
KOMPAS.com - Program mudik gratis Pemprov Jateng 2026 kembali dibuka untuk perantau asal Jawa Tengah di Jakarta dan sekitarnya.
Pendaftaran dijadwalkan mulai pada pertengahan Februari 2026 dengan penambahan kuota bus dan tiket kereta api.
Animo masyarakat yang terus meningkat menjadi alasan utama kenaikan kapasitas jumlah armada dan tiket dalam Program Mudik Gratis Pemprov Jateng tahun ini.
Baca juga: Lebaran 2026 Resmi WFA 5 Hari: Ini Jadwalnya dan Bisa Mudik Lebih Awal
Koordinator Pendaftaran Publikasi dan Hotline Badan Penghubung Jawa Tengah, Yusril As-Shidqi, menyebutkan tersedia 302 bus dengan kapasitas sekitar 14.000 penumpang.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya menyediakan 289 bus.
Untuk layanan kereta api, kuota tahun ini mencapai 1.288 tiket. Angka itu lebih tinggi dari tahun lalu yang sebanyak 1.111 tiket.
"Ya kami tambah, kuota tiket mudik gratis karena melihat animo masyarakat untuk mendapatkan layanan ini terus meningkat," kata Yusril, Rabu (4/1/2026), seperti dikutip dari Tribun Banyumas.
Pendaftaran mudik gratis khusus bus dibuka mulai Kamis, 12 Februari 2026, pukul 09.00 WIB.
Sementara itu, pendaftaran tiket kereta api dimulai Rabu, 18 Februari 2026, pukul 09.00 WIB.
Skema pendaftaran dilakukan secara online dan offline.
Layanan online dapat diakses melalui laman pedamateng.penghubung.jatengprov.go.id serta aplikasi JNN (Jateng Ngopeni Ngelakoni) yang tersedia di Playstore.
Adapun pendaftaran offline hanya diperuntukkan bagi manula dan penyandang disabilitas, khusus untuk armada bus.
Pendaftar dapat datang langsung ke Kantor Penghubung Jateng di Jalan Darmawangsa VIII No 26, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Yusril mengingatkan bahwa pendaftaran akan ditutup setelah kuota habis.
Berdasarkan pengalaman sebelumnya, tiket biasanya habis dalam waktu singkat.
"Layanan offline hanya untuk manula di atas 60 tahun dan disabilitas, sisanya, harus daftar secara online dengan war tiket,” ujarnya.
Walau begitu, masyarakat diingatkan untuk bersiap karena pemesanan tiket biasanya berlangsung sangat singkat karena jumlah tiket yang terbatas.
"Belajar dari tahun kemarin, war tiket ini hanya berlangsung 10-15 menit saja," bebernya.
Program ini diperuntukkan bagi perantau asal Jawa Tengah dengan penghasilan maksimal setara UMR Jakarta.
Layanan juga menyasar pekerja informal. Pelajar atau mahasiswa kurang mampu juga dapat ikut serta dengan melampirkan surat keterangan tidak mampu dari kampus.
Syarat lainnya, peserta harus ber-KTP Jawa Tengah atau lahir di Jawa Tengah meskipun telah pindah domisili.
Pendaftaran dapat dilakukan secara perorangan maupun kelompok, maksimal empat orang.
Khusus pemudik kereta api, peserta wajib telah melakukan perekaman scan wajah di Stasiun Pasar Senen.
Dokumen yang perlu diunggah meliputi KTP atau Kartu Identitas Anak (KIA), serta bukti pekerjaan seperti akun ojek online atau foto aktivitas berdagang.
"Layanan mudik gratis ini untuk menampung teman-teman perantauan yang di Jakarta. Tentunya, ya untuk pekerja informal dan pekerja yang berpenghasilan rendah dengan maksimal sebesar UMR atau UMP Jakarta," terangnya.
Pemudik yang berhasil memperoleh tiket dapat menuju titik keberangkatan sesuai jadwal.
Keberangkatan bus dijadwalkan pada Senin, 16 Maret 2026, dari Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII, Jakarta Timur.
Sementara keberangkatan kereta api berlangsung Selasa, 17 Maret 2026, dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat.
Tujuan kereta api meliputi Stasiun Balapan Solo dan Stasiun Tawang Semarang.
"Untuk tujuan bus, bisa ke 35 kabupaten kota se-Jawa Tengah.Penumpang bisa turun di jalan raya paling dekat dengan lokasi tujuan tapi biasanya layanan mudik gratis bantuan bupati/wali kota diturunkan di pendoponya masing-masing daerah tersebut," terangnya.
Program ini merupakan kolaborasi antara bupati dan wali kota se-Jawa Tengah, Gubernur Jateng, Bank Jateng, serta sejumlah BUMN seperti Semen Gresik dan Jasa Raharja.
Sebanyak 85 bus merupakan bantuan dari Gubernur Jawa Tengah, sementara sisanya berasal dari pemerintah kabupaten/kota dan lembaga pendukung lainnya.
"Cara pendaftarannya juga berbeda, untuk bus bantuan wali kota dan bupati, nanti dibantu oleh teman-teman koordinator lapangan paguyuban Jawa Tengah. Jadi, hubungin langsung ke para koordinator lapangannya," terangnya.
Yusril menegaskan bahwa layanan mudik gratis Pemprov Jateng tidak dipungut biaya apa pun.
Ia meminta masyarakat segera melapor jika menemukan praktik pungutan liar.
Ia menyebutkan, aduan terkait pungli pada mudik gratis 2025 mencapai puluhan ribu laporan.
"Ya, modus calo tahun kemarin itu variatif, tapi umumnya punglinya bermodus membeli kaus. Kami larang karena apapun itu tidak ada pungutan yang terselubung," imbuhnya.
Program mudik gratis Pemprov Jateng 2026 diharapkan dapat membantu perantau berpenghasilan rendah untuk pulang kampung dengan aman dan nyaman, tanpa terbebani biaya tambahan.
Artikel ini telah tayang di TribunBanyumas.com dengan judul "Pendaftaran Mudik Gratis Pemprov Jateng Dibuka Mulai 12 Februari 2026, Tersedia Bus dan Kereta Api".
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang