KOMPAS.com – Menjelang Idul Fitri 2026, perbincangan seputar tren busana Lebaran mulai ramai.
Jika beberapa tahun terakhir warna sage green, lilac, hingga dusty pink mendominasi, kini giliran butter yellow atau kuning mentega yang diprediksi menjadi primadona.
Warna ini bukan kuning cerah yang mencolok, melainkan nuansa lembut dengan sentuhan hangat yang memberi kesan bersih, segar, dan elegan.
Di tengah tren busana muslim yang semakin mengedepankan kesederhanaan dan kenyamanan, butter yellow hadir sebagai simbol optimisme sekaligus kelembutan, dua nilai yang selaras dengan suasana Idul Fitri.
Lantas, mengapa butter yellow menjadi tren Lebaran 2026? Model apa saja yang diprediksi populer? Berikut ulasannya dikutip dari berbagai sumber.
Baca juga: Desainer Sebut Tren Baju Lebaran 2026 Lebih Tenang dan Timeless, Gen Z Disebut Suka yang Simple
Perubahan tren warna setiap tahun umumnya dipengaruhi perkembangan mode global dan preferensi pasar.
Dalam buku The Psychology of Fashion karya Carolyn Mair, dijelaskan bahwa warna memiliki dampak emosional kuat terhadap persepsi seseorang.
Warna-warna hangat dan lembut cenderung memberi rasa nyaman serta membangun kesan positif.
Butter yellow berada di antara spektrum kuning dan krem, sehingga memancarkan efek “glow” alami tanpa terasa berlebihan.
Warna ini juga mudah dipadukan dengan palet netral seperti putih tulang, beige, cokelat susu, hingga abu-abu muda.
Dari perspektif budaya, warna cerah yang lembut kerap dikaitkan dengan harapan dan pembaruan.
Dalam konteks Lebaran, suasana kembali ke fitrah dan kebersamaan keluarga membuat warna ini terasa relevan.
Baca juga: Desainer Sebut Tren Baju Lebaran 2026 Lebih Tenang dan Timeless, Gen Z Disebut Suka yang Simple
Butter yellow menawarkan kesan dewasa dibanding kuning terang. Ia tampil lebih halus, tidak kontras, dan tetap anggun saat dikenakan dalam siluet panjang khas busana muslim.
Dalam buku Modest Fashion: Styling Bodies, Mediating Faith karya Reina Lewis, dijelaskan bahwa tren modest fashion global kini mengarah pada desain minimalis, potongan bersih, dan warna-warna lembut.
Hal tersebut sejalan dengan karakter butter yellow yang mengusung konsep “kemewahan sederhana”.
Warna ini cocok untuk berbagai usia dan bentuk tubuh karena tidak terlalu mencolok, sekaligus memberi efek cerah pada tampilan wajah.
Gamis lebaran minimalis butter yellowDesain simpel dengan potongan jatuh rapi menjadi favorit karena memberikan siluet anggun tanpa detail berlebihan. Butter yellow pada gamis polos menonjolkan kesan bersih dan modern.
Model ini cocok untuk berbagai usia karena tampil timeless dan mudah dipadukan dengan hijab netral.
Gamis polos warna butter yellowButter yellow dalam konsep polos satu warna memberi tampilan dewasa, kalem, dan berkelas.
Baca juga: Tren Baju Lebaran 2026: Pesona Abaya Jasmine, Elegan Syar’i dengan Harga Bersahabat
Gamis rompi lepas warna butter yellowPerpaduan layer dalam warna butter yellow menciptakan tampilan harmonis tanpa kesan berat.
Tunik lebaran warna butter yellowButter yellow membuat desain tersebut tetap lembut meski memiliki detail visual yang dinamis.
Kaftan selalu hadir saat Lebaran. Bordir tipis atau tekstur kain ringan menjadi sentuhan elegan tanpa terlihat ramai.
Butter yellow menonjolkan detail bordir secara subtil, cocok untuk acara keluarga besar atau open house formal.
Baca juga: Tren Baju Couple Lebaran 2026: Warna dan Model Terbaru
Set blouse dan rok lebaran warna butter yellowSiluet sederhana dalam warna butter yellow menciptakan tampilan segar dan modern.
Tunik rayon warna butter yellowTekstur halus pada bahan premium memperkuat kesan elegan yang effortless.
Agar tampilan maksimal saat Lebaran 2026, perhatikan kombinasi warna dan material.
Butter yellow dapat dipadukan dengan:
Selain warna, pemilihan bahan yang tidak mudah kusut juga penting agar tetap rapi sepanjang hari. Tren tahun ini menekankan kenyamanan, kesederhanaan, dan potongan bersih.
Lebaran bukan sekadar momen tampil cantik, melainkan momentum kebersamaan dan pembaruan diri.
Butter yellow, dengan nuansa hangat dan cerahnya, merepresentasikan optimisme serta suasana damai.
Tren ini menunjukkan bahwa busana muslim semakin bergerak ke arah desain fungsional, nyaman, dan tetap stylish tanpa berlebihan.
Apakah butter yellow akan benar-benar mendominasi Lebaran 2026? Melihat antusiasme pasar dan arah tren global modest fashion, warna ini berpotensi besar menjadi pilihan utama keluarga Indonesia saat merayakan Idul Fitri tahun depan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang